Sabtu, 01 November 2008

Sabartinah nama Ibunda. Tidak seharusnya saya kehilangan sabar

Dear sahabat blogger.


Selamat bulan baru. Sudah November. Sebulan lagi Desmber. Dua bulan lagi saya, anda dan kita semua akan punya tahun yang baru. Woooiiiii......heeeehhhh.....waktu berlalu. Sangat cepat. Amat cepat. Hidup dalam waktu yang terasa bergerak begitu cepat, ternyata menjadi beban berat bagi saya. Banyak hal, bahkan semua hal, serasa datang secepat badai tornado melintas .......wuuuzzzzz.....wwwwuuuuusssszzzzzzz.......menyapu hampir semua sisa daya tahan dan....minggu ini adalah minggu yang teramat berat bagi saya.


Saya memulai minggu dengan menggenggam "makian" entah dari siapa tetapi menghujani HP saya nyaris tanpa henti. Entah apa salah saya. Beban tugas memberikan bahan kuliah datang bertubi-tubi karena beberapa teman yang seharusnya bertugas, absen begitu saja tanpa pesan. Beberapa tugas laporan penelitian harus segera diselesaikan dan saya merasa seolah sendirian mengerjakan tugas-tugas itu. Ada kabar kurang menyenangkan dari Norman di Jogja. Kondisi Ibunda saya up and down. Seorang keponakan jatuh sakit dan dirawat di rumah sakit sementara saya "terbelenggu" tugas dan deal sehingga nyaris tidak dapat memberikan perhatian seperti yang seharusnya. Dalam seminar dan workhsop pengurangan resiko bencana di mana seharusnya saya hadir hanya sebagai peserta, tiba-tiba dipaksa berubah peran menjadi seseorang dengan beban tugas bambahan, bahkan ketika "tamu-tamu" lain telah nyenyak tidur di rumah masing-masing. Tugas pembuatan renstra sebuah institusi seolah-olah menjadi beban saya sendirian. Ruang hidup saya dalam minggu ini adalah ruang kemudi mobil dan ruang kerja. Saya berpendar ke sana dan kemari. Rumah bagi saya, dalam minggu ini, hanya menjadi semacam wisma tempat tidur di tengah malam. Dan dua hari terakhir, kondisi kesehatan saya drop. Tangan dan kaki bagian kiri amat sulit digerakan dan karena terpaksa harus terus bekerja maka saya harus menahan sakit yang termat sangat setiap bergerak.....wwwaaaaauuuuu.........

Dan dalam tekanan berat seperti itu, saya kehilangan kesabaran. Saya menjadi pemarah. Amat pemarah. Kata-kata kasar dan sergahan nan gahar mudah terlontar dari mulut saya. Saya menjadi amat sinis. Semua orang serasa musuh bagi saya. Dan, malam ini , ketika saya nyaris tak punya keinginan melakukan apapun selain mengkonsumsi obat tidur, sebuah buku lama saya baca kembali. Buku itu berjudul:
Jesus the Son of Man. Dan di dalamnya terdapat sebuah puisi yang amat bagus. Membaca puisi ini, saya yang tadinya nyaris kehilangan kendali diri, kembali teringat bahwa Ibunda saya bernama Sabartinah. Sesuai namannya, Beliau terkenal kesabarannya. Saya belum mau kehilangan sabar. Dan saya berharap semua sahabat lain jangan mudah hilang kesabaran karena akan terasa sangat buruk. Maafkan saya karena tidak punya posting bahagia yang saya bagikan kepada sahabat semua. Hanya keluh kesah. Maafkan saya. Ce'est La Vie. Itulah hidup. Tapi memang Tuhan Tidak Tidur. Malam ini disodorkan kepada saya sebuah puisi yang berjudul Yesus yang Tidak Sabar. Saya membaca dan mendapatkan hikmah di dalamnya. Bagaimana dengan anda?


Yesus yang Tidak Sabar
(Khalil Gibran)

Yesus sabar terhadap orang bodoh dan dungu,

laksana musim dingin menantikan musim bungan

Ia sabar laksana gunung diterpa angin.

Ia menjawab dengan ramah pertanyaan-pertanyaan kasar dari musuh-musuh-Nya.

Ia malah bisa berdiam diri terhadap umpatan dan pertengkaran,
karena Dia orang kuat dan orang kuat tahu menahan diri.


Tapi Yesus juga tidak sabar.

Ia tidak memaafkan seorang munafik.

Ia tidak membiarkan orang-orang licik dan pemutar balik kenyataan.

dan amarah-Nya tak dapat ditahan.

Ia tidak sabar terhadap orang yang enggan percaya akan terang sebab mereka berada dalam kegelapan,
terhadap orang yang lebih suka mencari tanda-tanda di langit daripada dalam hatinya sendiri.

Ia tidak sabar terhadap orang yang menakar dan mengukur siang dan malam
sebelum mereka mempercayakan impiannya kepada fajar atau senja.


Yesus seorang yang sabar

Namun Dialah manusia yang paling tidak sabar.

Ia ingin engkau menenun kain biarpun kauhabiskan waktu bertahun-tahun dalam alat tenunmu.

Tetapi ia tidak mau seseorang mencabut sehelai benang pun dari tenunan itu.


Tabe Tuan Tabe Puan

61 komentar:

Bigmike mengatakan...

Bagi sahabat Kristian, Selamat berhari Minggu. Tuhan memberkati

Bigmike mengatakan...

Bagi sahabat non-Kritiani, happy week end. GBU

Anonim mengatakan...

@ Pak Mike,

Selamat hari minggu. Mengingat kondisi pak Mike, saya teringat akan 1 buah ayat Alkitab.....Matius 11: 28-30,..... Yesus berkata "Marilah semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu...

Semoga pak Mike tidak lupa berdoa dalam kesibukan sekalipun. Tuhan Yesus akan menolong pak Mike (Yes, BTN)

Anonim mengatakan...

@ Pak Mike,

ada sambungannya, yaitu pada ayat ke 29, ....Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.

Jadi, berdoalah agar Tuhan memberikan hati yang lemah lembut dan rendah hati serta ketenangan jiwa (Yes)

Anonim mengatakan...

@ Ama Ludji,

Jelas terang benderang bahwa ama itu stress. Resepnya ya kembali ke resepnya ama, jangan terlalu serius. Bercandalah. Selamat hari minggu. Tuhan memberkati

Anonim mengatakan...

sori, itu beta. Eh, jangan lupa pertemuan besok di BPDAS (A9ust)

Anonim mengatakan...

Selamat hari minggu buat semua. Kalau Ibunda bernama Sabartinah, maka saya Sabarianto. Tp persis spt @bm, saya manusia tidak sabaran, hi hi.

Eniwe, posting yg baik dimana kita semua dpt belajar untuk berserah kepadaNya kala banyak persoalan.

Teriring salam dan doa tulus.

-Sabarianto-

Anonim mengatakan...

@ Bigmike,

"pengakuan" dalam posting memberi petunjuk bahwa kita semua hanya manusia biasa. Bigmke juga ternyata manusia biasa yang kadang-kadang tidak mampu mengatasi persoalannya sendiri. Kejujuran dan kerendahan haiti? mngkin. Tapi hal terpenting bukan itu karena kiat bisa menyaksikan ternyata ada "tangan Tuhan" yang bergerak dan menolong BM. Maukah kita mendapatkan pengalaman seperti BM? (Eman, CN, Oebufu)

Anonim mengatakan...

@ Bigmike terkasih,

ada kemungkinan anda mengalami stres. Cobalah untuk bersikap agak rileks dan nikmati saja dahulu apa yang anda alami. Jangan diikuti keinginan hati untuk "melawan" tekanan yang datagn karena anda akan semakin tertekan. Tuhan bersama anda (Yenie, Srby)

Anonim mengatakan...

Kejujuran yang harus memaksa saya harus mengangkat topi. Kecenderungan kita adalah menutupi kekurangan kita. Kita munafik dan sok jagoan. Kalaupun kita mengeluh, hal itu hanya sekedar mencari perhatian tanpa solusi. BM mengeluh tetapi lantas mencari dan memperoleh solusi. Lalu, solusi itu dibagikan kepada kita. Salut (Sulis)

Anonim mengatakan...

@ Bigmike,

Pertama, saya bersimpati sama BM. Cool man. Tuhan Yesus menyertai.

Kedua, puisi ini menarik karena Yesus yang panjang sabar itu, tidak akan bersabar terhadap ketidakadilan. Maka, jangan pernah ada ketidakadilan karena Tuhan tidka menyukainya. Pusi yang bagus dan pengutipan yang tepat (Widyanto)

Anonim mengatakan...

waakakakakekekekkikikik....BM stres? woohhaaaaaaaa.....ternyata emang gak ada manusia super. So, ane setuju ma wied, be cool my maaaaaannnn....oleeee....oleeee...cool...(Proxy73)

Anonim mengatakan...

hoooiiii BM cobalah salah satu atau seluruhnya metode mengatasi stress hasil survei www.msn,com

1. Accupressure Pijatan-pijatan pada titik tertentu akan membantu Anda menstimulasi titik-titik penyembuhan. Prosedur ini sangat bagus untuk membantu Anda relax dan membantu meringankan kepenatan. Accupressure juga telah terbukti dapat membantu orang-orang untuk tidur lebih nyenyak di malam hari.

2. Olah raga Olah raga sangat efektif untuk membantu mengatasi stress karena berolah raga akan memperlancar peredaran darah dan membuka jantung untuk menerima lebih banyak oksigen. Berolah raga juga akan membantu Anda untuk dapat tidur lebih nyenyak di malam hari. Energi yang dilepaskan pada saat kita berolah raga juga akan menstimulasi tubuh kita untuk memproduksi lebih banyak endorphins yang merupakan hormon yang menyebabkan kita merasa bahagia.

3. Hobby Jika seseorang mengalami stress berat, maka cara yang baik untuk melepaskan stress tersebut adalah dengan menyalurkannya dalam bentuk hobby. Hobby yang melibatkan banyak orang dalam satu grup juga sangat dianjurkan karena hobby ini akan sangat kondusif terhadap kehidupan sosial seseorang.

Anonim mengatakan...

4. Minum Air Putih Hanya dengan minum satu atau dua gelas air putih akan sangat membantu Anda untuk lebih relax dan dengan cairan tubuh yang cukup, Anda akan terhindar dari kepenatan dan kelelahan yang akan semakin memperburuk keadaan jika Anda stress.

5. Pijat Jika pijat merupakan cara terbaik bagi Anda untuk melepaskan diri dari stress, maka mulailah menyalakan lilin aromatherapy dan lakukan pemijatan selepas Anda bekerja seharian. Pijatan tidak hanya ampuh untuk menenangkan pikiran dan jiwa Anda setelah Anda seharian beraktivitas, tetapi juga dapat membantu untuk meregangkan otot-otot yang penat dan menstimulasi peredaran darah. Bahkan pijatan-pijatan lembut dan ringan dari suami Anda akan membantu Anda untuk tidur lebih baik.

6. Meditasi Para pakar mengatakan bahwa cara paling ampuh untuk mengatasi stress adalah meditasi. Karena meditasi dapat membantu seseorang untuk menjernihkan pikiran dan berkonsentrasi pada ketenangan alam sekitarnya. Telah dibuktikan bahwa meditasi selama 15 menit memberikan istirahat dan ketenangan yang lebih dibandingkan tidur nyenyak selama 1 jam. Tetapi sebenarnya hanya dengan meditasi 1-2 menit setiap hari sudah dapat memberikan efek positif yang luar biasa untuk Anda. Mulailah dengan duduk tegak dan kosongkan pikiran Anda. Meditasi akan membantu kita untuk melupakan pikiran-pikiran dan kekhawatiran yang menyebabkan kita menjadi stress.

Anonim mengatakan...

7. Makan makanan yang bergiziPada saat kita dalam kondisi stress, makan secara teratur dan makanan yang mengandung karbohidrat rendah akan sangat membantu menjaga keseimbangan gula darah. Makan makanan yang mengandung terlalu banyak karbohidrat bukanlah hal yang baik karena akan meningkatkan kandungan insulin dalam darah yang akan menyebabkan Anda merasa lelah.

8. Sex Jika Anda masih belum tahu, sex merupakan cara efektif untuk menyembuhkan hampir apapun juga, termasuk juga stress! hoooiii BM, yang ini asik neeeeehhhh....huaahahahahah.....
9. Tidur Kelelahan bukan kondisi yang bagus untuk mengatasi stress. Kondisi kurang tidur akan membuat Anda melihat masalah secara berlebihan dan memperburuk situasi.

10. Terapi Dengan mengunjungi ahli terapi secara teratur akan sangat membantu Anda mengatasi stress.

Sumber : msnbc.msn.com, forbes.com

Anonim mengatakan...

OK bigbro', gw enggak tau bermanfaat atau tidak tetapi gw cuma mau bm tetap sehat dan rajin mempsot ing sesuatu yang berguna bagi sesama mu. Bukankah itu tujuan julie berblog? c'mon maaaannnnn.....(Proxy73)

Anonim mengatakan...

O Proxy73 udah mengajukan tawaran solusi bagi BM, saya juga ingin menawarkan perenungan BM terhadap salah satu falsafah manusia Jawa (bukankah BM 1/2 Jawa - Ibunda berasal dari Jawa).

Dalam falsafah Jawa, tekanan dalam hidup dapat dihadapi dengan berbekal "Pasrah, sumarah lan nrimo ing pandum" (Ghentenx, SYDN)

Anonim mengatakan...

Pasrah dalam falsafah jawa menggambarkan bahwa setiap daya upaya tidak lepas dariNYA. Pasrah tidak berarti bahwa BM boleh pasif tidak berbuat apa-apa dan menyerah pada tekanan. Sebaliknya, pasrah bermakna bahwa BM harus berusaha semampunya dengan tidak mengenal lelah. Hal ini disebut laku luar dari sikap pasrah.

Bersamaan dengan itu, BM harus terus berdo'a dan memohon kepadaNYA agar diberi kemampuan untuk mengtasi berbagai persoalan. Ini disebut laku dalam. Nah, dalam menjalankan laku luar dan laku dalam, BM wajib tetap berusaha untuk berbuat baik setiap hari.

Anonim mengatakan...

Sumarah, berarti berserah diri padaNYA. Dengan bersikap sumarah, BM harus terus menjalani kehidupan dengan lebih tenang dan damai.

Dengan bersikap sumarah, BM ebih siap dalam menghadapi cobaan dariNYA. Tidak semua usaha dan harapan selalu berhasil dengan baik dan sukses. Dengan sikap sumarah kita siap dengan hasil apapun, termasuk kemungkinan terjelek sekalipun dari usaha dan kerja.

Anonim mengatakan...

Akhirnya adalah Nrimo ing Pandum, yaitu sikap menerima dan tidak terlalu mengejar harta dunia melalui bekerja. Rejeki, hidup, mati dan jodoh semua sudah diatur dariNYA. Nrimo ing pandum, tidak berarti BM tidak bekerja keras, dan atau malas. BM harus stetap tegar bekerja, berusaha dan berdo'a, dengan tidak lupa bersyukur kepadaNYA.

Semoga butir-butir falsafah Jawa ini masih dapat berguna bukan saja bagi BM tapi juga bagi kita semua

Anonim mengatakan...

@ Bigmike,

puisi yang indah dan berlaku untuk banyak situasi. Sayapun boleh saja menggatikannya dengan siapa saja, Budha Gautama, Nabi Muhammad SAW, Kong Fu Tse , misalnya. Para manusia mulia ini memang orang yang paling sabar terhadap kebaikan tetapi tidak untuk kemunafikan dan kejahatan. Sahabat mudaku, sebaiknya tidak usah terlalu berkeras memaksakan diri dalam bekerja. Bekerja tidak sama dengan mengorbankan diri. Setjuku? (Syamsudin)

poempuisi mengatakan...

Dear BM,

Jangan gusar
harap bersabar
Tuhan maha sabar
kaupun seharusnya memiliki sabar

poempuisi mengatakan...

nggak nyangka, gw yang lagi psoting lirik lagu nan puitis dari super group GNR eehhh bertepatan BM yang hatinya sedang rusuh. The law of attraction? Nobody knows

Ada penggalan lirik lagu yang amat tepat di mana dalam keadaan seperti BM, kita memerlukan waktu untuk sendiri. Guna kontemplasi, guna berdoa, guna di guna-gunain ha ha ha

Sometimes I need some time...on my
own

Sometimes I need some time...all alone

Everybody needs some time...on their own

Don't you know you need some time...all alone

Gimana bro??????

Anonim mengatakan...

Saat engkau lelah,capek,letih, orang-orang menghinamu…
masuk kedalam kemahNya…..
biar setiap luka yg ada,Tuhan yg pulihkan, sembuhkan, dan perbaharui kembali..
Kami semua mengasihimu, kami selalu mendukungmu. Tetap kuat, jangan lemah. GBU always. (YR,Jkt)

Anonim mengatakan...

Saat engkau lelah,capek,letih, orang-orang menghinamu…
masuk kedalam kemahNya…..
biar setiap luka yg ada,Tuhan yg pulihkan, sembuhkan, dan perbaharui kembali..
Kami semua mengasihimu, kami selalu mendukungmu. Tetap kuat, jangan lemah. GBU always. (YR,Jkt)

Anonim mengatakan...

@BM renungkanlah puisi ini :

BERDIRI DI MUKA CERMIN
Tuhan, aku orang yang gampang terluka
betapa hatiku mudah tertipu
ketika lingkungan mengecewakan aku
ketika orang menyakiti aku
ketika aku sendiri salah bertindak
aku merasa tidak kecewa, tidak sakit hati
namun sesungguhnya, diam-diam aku tertikam
jauh di lubuk hati, luka itu mengeram
membusuk, menggeliat....
dan ia adalah racun yang menyebar
tulang-tulangku ngilu, dagingku demam
mata mengabur, lidahku tawar
tak kulihat lagi cahaya wajah-Mu
tak kukecap lagi manis firman-Mu
tanganku mengepal, seolah malu menuding-Mu
kutindas diriku sendiri
aku dan keakuanku berdiri sebagai musuh
baku cengkeram, baku cakar
dengan kejam kubenci diriku sendiri
sampai berdarah!
dan aku terpuruk, aku merintih
- aku capek, Tuhan, aku capek....
lantas napasku satu-satu, mengurung
(aku merasa sendiri)
dalam diam, setitik air menitik di pundakku
aku mendongak: dan sepasang mata mengaca mengambang
air mata-Mu meleleh - bening dan dingin
dan aku terjatuh dalam peluk-Mu dengan tangis tersedu
aku salah, Tuhan, aku salah
aku telah menyakiti mereka yang mengasihiku
dan Engkau, Tuhan, adalah Bapa yang mendekap
tempat kehangatan, rasa aman, rasa dimiliki
dan kesegaran roh hidup yang memulihkan aku sebagai anak
dalam berbaring di dada-Mu aku disembuhkan
dan tertidur dalam irama detak jantung-Mu
Dikutip dari puisi denmasmarto 1991. (Adek)

Anonim mengatakan...

@ Bung Adek.

Puisimu sangat indah karena memberi petunjuk bahwa tidak ada alamat lain yang lebih tepat bagi kita untuk berkeluh kesah, yaitu kepada Tuhan Yang Maha kuasa. Saya copy paste juga ya....(Peter, Jogja)

Anonim mengatakan...

@ Bigmike,

Saya percaya bahwa tiap-tiap orang pasti ada saat lemahnya tetapi saya juga percaya bahwa pak Mike bukan orang yang gampang menyerah. Salam dari Jogja (Peter)

Anonim mengatakan...

@ Bigmike,

Di balik kemudahan ada kesukaran yang mengintip. Di balik kesukaran...percayalah....ada kemudahan yang disediakan Allah bagi kita. Your are one of the best blogger i've ever read. Be strong my man //Pritha//

Anonim mengatakan...

wow sahabat kita tercinta rupanya terkena sindrom stres bekerja (distress). Suatu gejala yang sudah lama diidap hampir semua kalangan pekerja di Jakarta kecuali, katanya, kelompok pegawai negeri. Ini katanya lho....

Pada hakikatnya, manusia memang membutuhkan stres demi meneruskan hidup. Karena dalam keadaan tertekan atau stres, badan menghasilkan hormon adrenalin yang merangsang kita melakukan sesuatu. Stres sendiri sebenarnya bukanlah penyakit, tetapi merupakan respon tubuh dan pikiran terhadap tekanan (stresor).

Ketika seseorang mengalami stres, tubuh bereaksi dan membangkitkan tanda bahaya, sehingga memicu terjadinya beragam reaksi biokimia di dalam tubuh. Kadar adrenalin dalam aliran darah meningkat, penggunaan energi dan reaksi tubuh mencapai titik tertinggi; gula, kolesterol dan asam-asam lemak tersalurkan ke dalam aliran darah; tekanan darah meningkat dan denyutnya mengalami percepatan.

Masalahnya, jika tubuh tak dapat merespon rangsangan ini secara terus menerus, stres akan merugikan karena tubuh "dipaksa" untuk selalu dalam kondisi siap, yang akhirnya dapat mengganggu fungsi organ, dan sudah tentu, mekanisme neuron yang berujung pada meningkatnya kadar emosional dan lain sebagainya.

nah berikut tips yang mungkin bisa berguna:

Anonim mengatakan...

1. Tingkatkan jam manajemen dan pengaturan anda.
Banyak hal yang dapat anda lakukan pada area ini, diantaranya adalah mulai menyusun daftar pekerjaan yang harus anda lakukan, belajarlah untuk mulai berkata ’tidak’, mintalah pertolongan pada orang lain kala anda membutuhkannya dan mulailah berhenti untuk membuat rencana-rencana yang tidak realistis bagi diri anda sendiri
2. Relaks dan ambil nafas dalam-dalam
Ketika anda merasa tertekan dengan jumlah pekerjaan yang harus anda lakukan atau ketika anda merasa tertekan karena tingkah seseorang, hal terbaik yang dapat anda lakukan adalah ‘bernafaslah melalui hidung anda dan mulailah merasa rileks’. Hal tersebut akan membantu anda melihat dan menghadapi permasalahan dengan lebih baik.
3. Break lebih banyak ketika anda bekerja
Lima menit break pun cukup untuk membantu anda dalam mengurangi stres. Tinggalkan meja kerja, berjalan sekeliling atau berjalan naik turun tangga baik untuk anda (tapi jangan menggangu rekan anda yang sedang bekerja. Nanti anda akan menjadi seseorang yang membuat teman anda tertekan seperti contoh di atas :) ).
4. Tersenyumlah
Tips yang selalu dianjurkan oleh setiap orang dan bagi setiap orang, tersenyumlah lebih banyak. Kita semua tahu bahwa tertawa dapat mengurangi stres. Anda akan terkesima bila mengetahui bagaimana orang disekitar anda dapat menjadi menyenangkan ketika anda membuat usaha untuk menyenangkan diri anda sendiri.
5. Belajarlah untuk mendengarkan lebih baik
Daripada kesal karena seseorang tidak setuju dengan pendapat anda, lebih baik anda mendengarkan apa yang dibicarkan lawan bicara anda dan temukan area-area dimana anda dan lawan bicara anda dapat menemukan persetujuan. Bertindak tegas tetapi fleksibel.

Anonim mengatakan...

6. Buatlah penyesuaian pada lingkungan kerja anda
Buatlah suasana yang nyaman bagi tempat kerja anda. Foto keluarga atau vas bunga pada meja kerja. Bagi yang memiliki ruangan sendiri dapat mengatur tingkat cahayanya, temperatur suhu, tingkat kedap suara atau faktor lainnya yang dapat membuat anda lebih nyaman.
7. Jangan risaukan hal-hal sepele
Jangan menghabiskan energi anda pada hal-hal yang sepele atau sesuatu yang tidak dapat anda rubah. Mulailah melihat masalah yang lebih besar, jangan terpaku pada masalah kecil.
8. Tidurlah lebih banyak
Hal lain yang dapat anda lakukan untuk mengurangi tingkat stres dan menjaga agar badan anda tetap bugar adalah memanfaatkan waktu istirahat anda semaksimal mungkin untuk tidur. Saya pernah membaca suatu artikel dimana dikatakan bahwa tidur selama 10 menit di siang hari dapat membuat anda bugar dan panjang umur.
9. Temukan mentor anda
Atau teman untuk berbagi. Mempunyai seseorang untuk menjadi teman bicara (curhat) sangat membantu dalam mengurangi stres anda. Habiskan waktu anda dengan seseorang yang mempunyai sifat optimis. Orang dengan sifat negatif hanya akan membuat anda tertular sifat tersebut. Pilihlah orang yang mempunyai sifat positif untuk diajak bekerjasama.

Nah, selamat mencoba melakukan terapi sendiri berdasarkan tips di atas. BM, be cool ....we love you (PM, MK, Jkt)

Anonim mengatakan...

@Bung Peter
Trims untuk dukungannya.
Sebagai sesama sabahat blog, tentunya kita nggak ingin pemilik blog berada dalam keadaan sedih, untuk itulah kita semua perlu memberikan dukungan biar @BM tetap kuat. Spesial to @BM simak kata2 dari saya,
God has gifts for you :
light for every shadow
a plan for every tommorow
a key for every problem
and a joy for every sorrow.
So enjoy God's gifts today.(Adek)

Anonim mengatakan...

Dear Bigmike,

Kisah BM adalah kisah anak manusia yang punya kehendak untuk bekerja. Mengapa peru bekerja. Guna mendapatkan makan.....“Jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan” (II Tesalonika 3:10).....dan inilha ironisnya manusia, makanan diperoleh tetapi batinnya tertekan. Inilah paradoksnya manusia. BM menggunakan istilah ce'set la vie. Bekerja untuk mendapatkan kesenangan dan dalam kesengan ditemukan kesakitan. Inilah makna hidup itu, yaitu berjuang untuk mendapatkan keseimbangan di antara dua tuntutan it, yaitu mendapatkn kesengan sambil menghindari sakit. Yang berhasil itlah yg dikatakan sukses. Yang gagal adalah pecundang. Tragis.

Tapi, saya yakin BM tidak terlalu konol untuk beralhir sebagai pecundang. Ada banyak kebisaan yang dapat dipakai sebagai modalagar tidak menjadi pecundang. In tips Alkitabiah agar hidup tidak menjadi pecundang. Sebaliknya berkemenangan....(David, Ressud, Srby)

Anonim mengatakan...

Bagaimana Memperoleh Hidup yang BERKEMENANGAN ???

Ini tips memperoleh hidup berkemenangan seperti yang dilakukan Raja HIZKIA dalam 2 Tawarikh 20 : 1-30:


1. Mencari Tuhan

2. Berseru pada Tuhan

3. Memandang kepada Tuhan

4. Menyanyikan pujian kepada Tuhan

(David, brother in Jesus)

Anonim mengatakan...

@ Bigmike,

Anda stress? Mungkin saja. Apa itu stress? Stress adalah respon fisik dan psyche kita terhadap tuntutan lingkungan itulah yang oleh Hans Seyle (dalam Munandar, 2001) dinamakan stres, atau bahasa ilmiahnya, General Adaptation Syndrome (GAS). Stres bisa berdampak positif bagi seseorang (disebut sebagai eustress); yang patut diwaspadai di sini adalah stres yang berdampak negatif, atau disebut juga sebagai distress. Menurut Seyle, distress disebabkan oleh respon terhadap tuntutan lingkungan yang kurang, berlebih, atau salah, sehingga menimbulkan penyakit, baik fisik (radang lambung, tekanan darah tinggi, penyakit jantung) maupun psikologis.

Nah, sahabat BM, sekarang saya kasi tau BM bahwa stress bisa diatasi dengan menulis. Ngga percaya? ikut uraian berikut (Suryana)

Anonim mengatakan...

mengapa menulis? Bukankah menulis justru membuat kita makin banyak menguras pikiran? Tentu bukan sembarang aktivitas menulis yang dapat mengatasi stres. Melalui penelitiannya, psikolog James W. Pennebaker (dalam Hernowo, 2005) memberikan insight mengenai aktivitas menulis yang seperti apa yang bermanfaat bagi kesehatan fisik dan psikologis. Selama 15 menit setiap harinya selama 4 hari berturut-turut, Ia meminta tiga kelompok mahasiswa untuk menulis mengenai trauma yang pernah mereka alami dengan 3 derajat intensitas yang berbeda: hanya menuliskan fakta yang terkait dengan trauma, hanya melepaskan emosi yang terkait dengan trauma, dan menuliskan fakta serta emosi yang terkait dengan trauma tersebut. Sebagai kelompok pembanding, dengan durasi yang sama ia juga meminta sekelompok mahasiswa untuk menulis mengenai topik netral yang tidak relevan. Hasilnya? Dari kuesioner yang dibagikan setelah eksperimen berakhir, terungkap bahwa mahasiswa yang menuliskan fakta serta emosi yang terkait dengan peristiwa traumatis yang pernah mereka alami memiliki suasana hati yang lebih baik, pandangan yang lebih positif, dan kesehatan fisik yang lebih baik. Temuan ini dikonfirmasi dengan pengecekan silang ke unit kesehatan mahasiswa setempat yang melaporkan bahwa rata-rata kunjungan mahasiswa yang termasuk dalam kategori ini turun 50% dibandingkan dengan bulan-bulan sebelum mereka mengikuti eksperimen. Ketika Pennebaker melakukan penelitian yang serupa beberapa bulan kemudian, ia juga menemukan bahwa mahasiswa yang menulis peristiwa traumatis mereka serta emosi yang terlibat di dalamnya meningkat fungsi kekebalan tubuhnya dibandingkan dengan mahasiswa yang menulis topik yang netral.

Anonim mengatakan...

Efek yang sangat positif dari aktivitas menulis ini kemudian dijelaskan oleh psikolog Louise Sundararajan dari Pusat Psikiatri Rochester, New York (ABCNews, 28 September 2005). Berdasarkan analisis hasil tulisan pada penelitian lainnya terhadap mahasiswa yang orangtuanya sedang menjalani proses perceraian, Sundararajan menemukan bahwa aktivitas menulis ekspresif –menulis dengan menuangkan segala pikiran dan perasaan tanpa terpaku pada tata bahasa atau ejaan, ‘memaksa’ otak untuk memproses kembali kekuatiran dan ketakutan yang sebelumnya terendap begitu saja di alam bawah sadar dan berpotensi menimbulkan stres. “Menulis adalah sebuah proses,” ujarnya, “Salah satu prosesnya adalah ketika anda menulis, anda mengeluarkan semuanya. Anda mengatakan seberapa anda membencinya atau menyukainya, dan anda menggunakan semua kata yang dapat menggambarkan perasaan anda. Namun ada proses lain. Anda juga menyusun ulang semua masalah-masalah anda. Anda mundur selangkah, melihat, dan merefleksikan semua itu. Itu penting, dan anda harus melakukan keduanya.” Dari analisis yang dilakukan, ia melihat bahwa mahasiswa yang menulis dengan ekspresif lebih mampu menghadapi proses perceraian orangtuanya, dan mampu melihat masalah dalam perspektif yang sesuai serta menghadapinya dengan terbuka. Dengan begitu, Sundararajan menyimpulkan, mereka akan lebih cepat pulih secara psikologis.

Anonim mengatakan...

@ BM and all,

dengan referensi tersebut maka sebenarnya saya sudah lama melihat gejala bahwa BM akan menulis setiap teringat ayandanya, ibundanya dan atau kegusaran hatinya. Salah seorang adik BM, kalau tidak salah wilmana, mengira bahwa BM suka mengumbar kesedihannya kepada orang lain. Sebenarnya tidak, secara naluri BM akan melakukan itu sebagai bagian dari mekanisme pertahannya psychenya terhadap stress. Perilaku BM membuktikan kebenaran teori Pennebaker dan Sundarajan tentang kegunaan menulis dalam mengatasi stress.

Maka BM, anda sudah benar dan sebenarnya anda sudah memiliki obat untuk mengatasi stress-mu. Ya, teruslah menulis. Teruslah menebar kebaikan, persahabatan dan kasih sayang dengan tulisan-tulisanmu yang memukau. Bberapa sahabat benar bahwa membaca tulisanmu senikmat dengan membaca Goenawan Mohammad. SAya dan banyak di antara kami, menunggu tulisanmu setiap minggu (Suryana)

Anonim mengatakan...

jhiaaha ha ha ha ha ha...si Sur sok serius tuh...nih gw kasih versi nggak serisunya....

Derita Djie

Sebut saja namaku Djie…

Dan aku masih ingat ketika seorang ibu mendandaniku sehingga tampak sangat cantik sekali.

Kisah sedihku ini dimulai ketika seorang dengan wajah seram datang ke tempatku dengan mulut bau minuman, dengan suara serak meminta dengan paksa supaya aku ikut dengannya.

Kulihat dia menyelipkan uang ke tangan ibu yang menjagaku sambil menyeringai memperlihatkan deretan gigi yang hitam-hitam menjijikan. Tapi apa dayaku sehingga aku pun terpaksa ikut dengannya meski entah apa yang terjadi pada diriku ini.

Aku memang lemah dan tak punya kekuatan untuk menolaknya. Dibawanya aku pergi sehingga tak berapa lama kudengar dari kejauhan suara cekikikan wanita-wanita. Semakin dekat dengan tempat itu, aku melihat ada 4 orang laki-laki ditemani wanita-wanitanya sambil minum-minum. Ahhh minuman keras lagi?

Orang yang membawaku masuk dalam kumpulan orang-orang itu yang ternyata temannya, sambil memandangi diriku dengan penuh nafsu dan kelihatannya aku mau dimakan hidup-hidup. Tiba-tiba tangannya menyentuh diriku. Merabaku sehingga tak ada lagi di seluruh tubuhku yang tidak dijamahnya aku tak bisa berkata apa-apa.

Dan sekali lagi aku memang lemah serta tak punya kekuatan untuk menolak tingkah laku orang ini. Melihat apa yang dilakukannya pada diriku, keempat temannya ternyata tidak tinggal diam. Sambil teriak-teriak “Aku mau, aku mau donk…!!!”

Akupun juga mengalami perlakuan yang paling menyedihkan, akhirnya secara bergiliran mereka pun menjamahku dari ujung ke ujung dengan penuh kepuasan dan bukan itu saja yang mereka lakukan mereka mulai mengulum dan menghisap ujung tubuhku. Tapi tetap saja aku tidak berontak karena aku lemah dan tak punya kekuatan untuk menolaknya.

Aku begitu lemah, sehingga perlakuan keji mendatangiku berkali-kali hanya demi sebuah kepuasaan sesaat, hanya aku biarkan saja.

Dan itu pun masih terjadi sampai saat ini.

Catatan: Pada saat orang itu memaksaku pergi, dia memanggil nama lengkapku Djie Sam Soe isi 12 batang.....wakakakakekekekkikikik...(Proxy73)

rh, bm nggak stress lagi kan????

Anonim mengatakan...

@ Proxy73,

ha ha ha ha saya penggemar Djie Sam Soe, ha ha ha ha kacau tuh.....thanx humornya, saya teruskan ke kawan-kawan ha ha ha

@ Bigmike,

memang minggu kemarin Ama terlihat tidak biasa. Mudah tersinggung ha ha ha. Dan dalam rencananya, minggu ini bakal tidak kalah padatnya kan? Tapi beta yakin ama pasti bisa mengatasi situasi dengan baik. Selamat pagi. Tuhan memberkati.

Anonim mengatakan...

heeeeiiittt sori.....(A9ust)

Anonim mengatakan...

@ Bigmike and all,

Ghentex sudah sangat baik menguraikan tentang falsafah Jawa tentang Nrioi ing pandum. Saya ingin menambahkan bahwa Narimo Ing Pandum (disingkat NiP) merupakan salah satu falsafah hidup masyarakat Jawa mengisyaratkan tentang perlunya keikhlasan dalam hidup. Nrimo ing pandum bermakna, kira-kira, “menerima dengan ikhlas setiap pemberian yang telah diterima”.

Seperti halnya doktrin predistinasi, istilah ini sering disalahmengerti sebagai suatu sikap yang fatalistik. Pada hal jika mengkaji budaya Jawa –yang mana falsafah di atas bersumber– tidaklah demikian maksudnya. NiP merupakan suatu sikap tulus ikhlas atas pemberian Allah yang telah diterima (dan yang tidak dapat dirubah lagi). Ini bukan suatu sikap fatalistik ala Jawa, sebab dalam budaya Jawa juga dikenal falsafah “Kodrat bisa diwiradat”.

Pemberian (Jawa: pandum) itu diterima dengan legowo (ikhlas) karena ada suatu pemahaman bahwasanya pemberian Allah itu baik adanya. Sekalipun pemberian tersebut tidak sesuai dengan yang kita inginkan, bahkan kadang-kadang merupakan sesuatu yang ingin kita hindari (kita sering menyebutnya musibah). Oleh karena itu diperlukan suatu kearifan tersendiri untuk melihat kebaikan dari ketidak baikan itu. Menikmati sesuatu yang samasekali tidak nikmat itu bagi kita.

So, BM ikhlaskan saja semua kejadian. Anda pasti kuat karenanya (Wuryandono)

Bigmike mengatakan...

Howdy, selamat siang sahabat blogger. Apa kabar? Sehat? Semoga demikian. Apapun juga, bagi anda yang bekerja saya ucapan selamat bekerja. Bagi anda ya g kurang sehat, saya doakan cepat sembuh. Bagi yang bersukaria, tetaplah waspada. Setelah pagi akan datang malam. Bagi yang berduka, jangan terlalu berduka. Setelah malam, matahari pagi akan mennyingsing. Bahagia bersama anda semua. God Bless You all

Bigmike mengatakan...

Untuk sahabat, sahabat yang amat banyak: Bung A9ust, YR, Adek, Proxy73, Pritha, Ghentenx, mas Wury, suryana, David (sahabat baru?), Sulis, Yenie, Pak Syam, BUng Eman, mas Wied, Bung Yes, Pretymelia, Poempuisi, dan....ha ha ha adik Sabarianto "ngantuk" (ketika kecil suka mengantuk terutama sesudah mengkonsumsi "nuh ali" ha ha ha). Thenx sudah menyapa. Terima kasih atas saran-saran. Wah, beberapa memaksa saya untuk melakukan copy paste karena sangat bermanfaat. Tengkyu. GBU. Keep on comment

Bigmike mengatakan...

Oh iya, saya masih sibuk. Masih juga merasakan tekanan pekerjan tetapi justru setelah menulis malah agak lebuih ringan. Apakah teori Pennebaker dan Sundarajan yang dikirm sahabat suryana benar? mungkin saja. BTw, thanx. GBU

Anonim mengatakan...

@ BM,

tuh ada kata bijak di bagian bawah blog yang berbunyi:

"A journey of a thousand miles must
begin with a single step."
- Chinese Proverb

Sebuah langkah kecil adalah langkah yang "melawan" keinginan diri sendiri untuk tidak melangkah. Begitulah, stress hanya bisa dilawan dengan kemauan yang kuat untuk melawannya. Bigmike bisa? 1000% saya yakin bisa. Bravo (13)

dollyrk28 mengatakan...

hallo suami, I love u

Nick mengatakan...

sore pak, saya Nick. semester 3 saya sudah mencari-cari soal TMT tapi tidak ketemu, bagaimana ya?

Anonim mengatakan...

Ini model si Nick di atas yang bikin BM stress ha ha ha ha ha. Hoooiiiii...cari di blog makati24.blogspot.com jangan di sini. Dasaaaarrrrrr......ha ha ha ha ha (Sony)

Anonim mengatakan...

dollyrk28
hallo suami, I love u

Bg yg jao dikira Susi Doli berada di ujung dunia dan lama ga bersua suami.

Faktanya, kalimat di atas diketik pake laptop sang suami dan atas bimbingan beliau pula... Malah biasanya sambil dipangku sang suami...

Ada-ada aja... Ga suami ga istri... Sama saja maboknya....

(Wilmana)

Anonim mengatakan...

@ Bigmike and all,

Agak mengejutkan membaca puisi dari Khalil Gibran. Mengapa Yesus harus tidak sabar padahal DIA mengajarkan tentang panjang sabar sebagai pengejawantahan hukumnya yang lain dari pada yang lain, yaitu KASIH? (tentang hukum kasih ini, BM pernah menguraikannya secara sangat memukau dalam 3 seri tulisan).

Setelah masa terkejut lewat, saya mencoba melakukan kontemplasi dan....ahaaaa....eureka....saya ketemu.....lalu saya sepenuhnya mengamini Khalil Gibran.

Di dalam kitab Markus 11:15-19 tercatat betapa tidak sabarnya YESUS, yang bagi golongan anti YESUS dikatakan sebagai hilangnya hak moral Yesus sebagai penganjr kasih. Apa yang menyebabkan Yesus amat marah? tidak lain dan tidak bukan adalah keserakahan Imam-Imam di Bait suci yang asyik masyuk berdagang meninggalkan fungsinya sebagai Imam.

Khali Gibran menulis bahwa ...Ia tidak sabar terhadap orang yang menakar dan mengukur siang dan malam
sebelum mereka mempercayakan impiannya kepada fajar atau senja.....ya mereka adalah orng-orang yang asyik bekerja sambil lupa pada hakikat bekerja itu sendiri. Mereka tidak sedang bekerja tetapi sedng membunuh dirinya sendiri, sedng membunuh nuraninya sendiri dan sedang mencoba mengkali Tuhan dengan dalil-dalil mereka sendiri.

Oh, sahabatku BM yang baik, ingatlah pesan Alkitab itu. Bekerja tidak harus mencelakakan diri sendiri. Kerja yang keterlalaun (workacholic) hanya akan mendatangkan stress dan lalu mencari penghiburan di luar Tuhan. Jangan kawan (Paul)

Bigmike mengatakan...

@ Bung Paul,

Terima kasih nasehatnya. Persoalan saya adalah sindrom spiderman, yaitu ada perasaan siapa yang memiliki kekuatan lebih maka tanggungjawabnya-pun besar. Mengatur harmonisasi antara sindrom spiderman dengan kebuthan untuk mengasihi diri sendiri masih merupakan pergumulan saya. Denan bantuan doa bung Paul dan senua sahabat lain, semoga masalah bisa diatasi. Shalom

Bigmike mengatakan...

hi hi hi hi ......Wilmana kemungkinan besar benar karena memang sejak saya dan isteri masih berpaacaran, Wilmana itu sukanya mengintip. Ternyata, sekarangpun dia tetap masih mengintip ha ha ha.

Dulu, solusinya adalah "kosi" tapi sekarang apa daya dan apa boleh buat ha ha ha ha ha ha ha.

Isteri saya sedang belajar membuat blog dan alangkah senangnya dia ketika blognya jadi. Nah, meskipun isinya masih tidak keruan tapi bagaimana cara menghentikan orang yang sedang berbahagia kecuali membiarkannya "berdendang" ????? ....ha ha ha ha ha.....

Bigmike mengatakan...

@ Nick,

andalah mahasiswa saya yang pertama memiliki blog. Bravo atas keberanianmu dan selamat go global....GBU

Anonim mengatakan...

sy ga tau mau kasih solusi apa Oor kasih do'a or ngomen or ngemeng apa

but I let u know, abis baca ini sy spontan ter-cengang2 critanya kok bisa2nya bener2 mirip lagu & klip Malaikat Juga Tahu dr Dewi Lestari yg sy posting td malem. Kalo ga salah sih, lagu ini ttg kejenuhan yg amat sangat gara2 nungguin sang kekasih lama banget sakitnya. Sure! Bukannya doi nggak cinte tapi.... duh gimana yaa.....

~JM

ps.
eh, madame dolly ikutan ngeblok jugak yah?! wuelleh welleh... semangkin cyber family ajah nih. Wah... bisa2 ntar DoIP (Dinner over IP) sekluarga dunk, anytime, anywhere

Anonim mengatakan...

eh he, suwir gw heran deh, kenapa mrs dolly pake sufix di akunnya rk28 ya?
emangnya doi apanya rk8 instead of rk2?

kenapa ga sekalean aj pake sufix rk88 biar dikira masih ada kaitan dg densus 88 mabes polri yg hr ini via mil2an nyebarin sas sus ancaman teror bom di jabodetabek?

~JM

Bigmike mengatakan...

Hooiii MR JIMI,

tararengkyu sudah kwak kwek kwik di blogini. Saya baru balik mataram untuk urusan golek mangan di sana.

Memang saya stress tapi sekarang sudah agak normal kembali terutama karena "honor dari mataram" lumayan menggiurkan ...ha ha ha ha ha ha....lumayaaaannnnasapa dapur ngebul lagi......

Bigmike mengatakan...

soal dolly pake dolly28 nggak ada urusan sama densus....cuma uusannya sama dengus....yaitu denbagus suaminya ha ha ha ha....saya pake 24...dianya ikutan 28.....biar kompak katanya....waktu ditanya kenapa pakenya kok 28.....katanya: ...nggak usah terlalu serius deh....ha ha ha mabok juga kan????? mabok cinta ha ha ha ha

Anonim mengatakan...

yah yah yah...pemilik blog baru pulang plesiran ke pantai senggigi NTB nich...ngusir stres yach??????...ya udah, kalo stress nya udah hilang....ya posting dong...boleh juga postinglah....wakakakekekikiki....(Proxy73)

embun777 mengatakan...

Paling menarik ..kalau membahas masalah kesabaran…, Saya tidak berani menuduh Tuhan suka bercanda atau suka menguji kesabaran qta , tp hanya kadang terlintas ajah dlm Pikiran qt …Ah…semakin aku belajar bersabar semakin pula datang masalah yg bertubi tubi …!!? , ttp kalau qta nikmati ..Wah…sungguh luar biasa kebahagian qta setiap mampu keluar dari permasalahan dg jurus kesabaran tadi…he..hee…
Mengutip Pidato Soekarno yg saya dengar di pembuka lagu Kelompok Kampungan yg diposting bung JM …..>> “…qta..hbs digembleng..hancur lebur..bangkit kembali..! 7 x..” ( mungkin maksudnya walaupun qta hbs digembleng dg segala permasalahan tetap bersabar dan tetap Semangat..! )
kata org Kesabaran itu ada batasnya…setuju (..? ) (..ya) Seperti juga Tuhan Jesus pd saat berdoa di Taman Getsmane dalam diri sbg Manusia / kedagingan Dia katakan….
“Bapa seandainya bisa.. maka Cawan ini lalulah…tetapi hanya KehendakMu lah yang jadi…” Kalau qta renungkan Tuhan Jesus sendiri dlm Doa tsb memberi gambaran bahwa dlm kedagingan qta memang ada satu titik batas .. atau Kepasrahan yg qta artikan sbg Tauladan dalam kesabaran/ puncak kepasrahan.., Yang saya petik inti dari arti kesabaran adalah : Dalam Kesabaran ada Kepasrahan , tentu saja kepasrahan disini adalah kepada Tuhan. Karena yg harus selalu qta ingat adlh qta harus selalu mengandalkan Tuhan maka qta akan lebih drpd Pemenang.
Jadi klo ada masalah sesulit apapun qta uueenak koq..!! tinggal bilang sama Tuhan : “ Ya Tuhan saya tidak tahu bagaimana Engkau akan mengatasi segala kesulitan saya.., tetapi saya selalu percaya bahwa Engkau akan mengatasinya..” Amin.

Ini Jurus pembuka Ilmu SABARATI lho..he..hee…
Salam.GBU