Sabtu, 08 November 2008

I have a Dream: saya didatangi ayahanda tercinta (almarhum)

Dear sahabat blogger,

Ada urusan di Mataram dan saya hadir di sana. Bekerja siang malam untuk melakukan seleksi terhadap proposal-proposal guna mendapatkan pendanaan dari pihak MFP (multistakeholder forestry programme). Ada beberapa yang berhasil tetapi lebih banyak yang gagal. Sebenarnya tidak tahan juga melihat pijar mata mereka yang kecewa karena gagal. Tidak enak hati tapi demi obyektifitas, kebenaran ilmiah, profesionalisme dan harga diri ilmuwan, semua memang harus terjadi. Apaboleh buat. Que Sera Sera. Terjadilah yang harus terjadi. Selamat bagi yang berhasil. Ayo, mari belajar bersama kembali bagi mereka yang kalah. Anda bukan pecundang. Anda berada dalam gerbong kereta api yang bernama KRL "kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda".

Akibat bekerja begitu spartan dalam waktu yang amat pendek, semalam, jumat malam, saya jatuh sakit. Mendapat pengobatan seperlunya dan lalu, .....tidur amat nyenyak. Dan dalam tidur itulah, saya menemukan salah satu paradoks dari realitas dalam hidup, yaitu mimpi. Dalam mimpi itu saya didatangi oleh ayanda tercinta, SGT, yang sudah menempuh perjalanan abadi sejak bulan April lalu. Dalam mimpi itu, beliau menyapa saya dengan amat tenang......Ludji (begitulah saya biasa disapanya)......bapa belum mati....bapa ada di sini. Selalu melihat kamu, mamamu, dan kalian semua. Lalu, masih dalam mimpi, saya dan beberapa saudara diajak oleh beliau untuk bekerja bersama di kebun sambil bersenda-gurau. Saling bersiram air gayung...wwaaauuuuuwwww...bahagia bermain bersama beliau. Gembira laksana anak kecil yang mendapatkan permen bon-bon......ah, sayang mimpi itu terhenti di situ. Saya terjaga. Duduk bersidekap sejenak. Melihat teman kamar yang tidur sambil melakukan illegal logging di tengah malam .......ngooooo roccccckkkk......yeeeaaaachhhhh.....dan lalu ...... tidur kembali. Nyenyak. I have a dream.

Aha, jangan berpikir bahwa saya akan mengulas makna mimpi itu karena saya sama sekali tidak berkeahlian di situ. Tetapi tentang mimpi, saya ingin mengingatkan bahwa di tahun dahulu, ketika USA masih dibekap selubung rasialisme yang amat kuat, datanglah seorang pendeta muda yang bergelora yang berteriak I HAVE A DREAM. Ya, adalah mimpi DR. Martin Luther King Jr yang kemudian membangunkan bangsa Amerika. Dan akhirnya, bangsa Amrerika mampu membuktikan bahwa mereka mampu mengatasi masalah national mental barrier mereka. Obama jadi Presiden USA. Dahulu, katanya, orang beragama Katolik tidak mungkin menjadi Presiden USA. JF Kenedy membuktikan bahwa praduga itu salah. Orang Kulit berwarna tidak mungkin menjadi boss USA. Obama mematahkan mitos itu. Kita tunggu, apakah USA mampu memecahkan rekor Indonesia yang semula mengharamkan wanita menjadi presiden tetapi Megawati pernah duduk di kursi itu selama 3 tahun. Kita menunggu. Tetapi omong-omong apakah anda mengamati adanya paradoks dalam ceritera saya di atas? Oh, adalah ini: mimpi yang membangunkan.

Saya punya referensi yang amat terbatas tentang mimpi tetapi ijinkanlah saya berhikayat tentang 2 orang yang bertalian dengan mimpi. Kedua-dua menyangkut orang-orang dengan nama yang sama, yaitu Yusuf alias Yoseph alias Joe alias Ose (menurut tata pernamaan gaya Kupang, yaitu orang yang bernama Yosef akan disingkat menjadi Ose). Yoseph pertama adalah penafsir mimpi yang jempolan yang mampu menfasir mimpi firaun tentang lembu kurus dan lembu tambun serta gandum kurus dan gandum bernas. Tidak berhenti hanya menafsir, Yusuf mampu mengkonversi mimpi menjadi tindakan nyata yang produktif dan, jadilah dia Raja Muda di Tanah Mesir. Orang Asing yang menjadi di Mesir. Hebat? Tentu saja. Yusuf kedua adalah Yusuf yang beristerikan serang wanita cantik yang bernama Maria yang baru saja melahirkan seorang bayi lelaki nan tampan bernama Yesyua. Yusuf berimpi tentang malaikat yang memerintahkannya bersama keluarganya agar menyingkir ke Mesir. Dampak dari mimpi itu adalah, terselamatkannya Bayi Yesyua. Oh, Bayi Yesyua dimaksud bukanlah sembarangan bayi tetapi di belakang hari, ajaran-NYA sangat mewarnai peradaban dunia. Hampir 50% penduduk dunia, yang pada tahun 2007 berjumlah nyaris 7 milyar jiwa, dengan bangga mengatakan..I'm a Christian. Lagi-lagi anda melihat adanya paradoks di dalam kisah itu? Oh ya, adalah ini: mimpi yang membangunkan.

Apa makna mimpi saya semalam. Apakah membangunkan? Ya, paling tidak saya menjadi terjaga dari tidur. Apa maknanya? sungguh mati saya tidak tahu. Tapi saya cuma ingin belajar dari simbol yang saya dapatkan, yaitu bahwa selagi masih hidup, bekerjalah. Cogito ergo bekerja. Orare est laborare. Doamu adalah pekerjaanmu. Meski demikian, janganlah bekerja menjadi alasan hilangnya keceriaan dalam hidup. Bekerja tidak untuk mati. Bekerja ada karena hidup. Bekerjalah dengan gembira karena bekerja adalah nikmat dari Tuhan. So, saya senang karena memiliki mimpi. I have a dream. Ingin menjadi Marthin Luther? Ingin seperti Obama? Ingin layaknya Yusuf? Tidaklah. Kejauhan itu. Cukup ini, yaitu saat saya terjaga dari tidur, saya menemukan bahwa saya tetap menjadi diri saya sendiri. Selamat berhari minggu. Selamat beribadah bagi yang merayakannya. Happy weekend bagi yang bersukaria.

Tabe Tuan. Tabe Puan.

151 komentar:

Bigmike mengatakan...

For my dear SGT, di dalam gelombang radiasi manapun anda berada saat ini, saya cuma ingin mengatakan I LOVE U DADDY

Anonim mengatakan...

me too, hiiiikksss... :(

Anonim mengatakan...

@Bm and @all

Hehehehe..senang aku jadi pengunjung pertama nih.
Menurut aku, setiap orang butuh mimpi, tidak hanya dalam tidurnya, tetapi juga di kehidupannya yang nyata karena dengan mimpi itu kehidupannya akan bermakna, tidak hampa. Orang yang memiliki mimpi berarti memiliki tujuan, orang yang memiliki tujuan akan memiliki rencana untuk mencapai tujuannya, dan orang yang berencana akan melihat dengan jelas jalan yang harus dilaluinya, ia memiliki peta kehidupan untuk mencapai mimpinya.
Kita tidak boleh takut punya mimpi. Pesawat terbang dimulai dengan sebuah mimpi bahwa manusia juga bisa terbang seperti burung. Perjalanan keluar angkasa juga dimulai dari sebuah mimpi bahwa manusia bisa berjalan-jalan keluar dari bumi. Banyak kemajuan dibangun dari sebuah mimpi.
Kita harus hidup dengan mimpi kita, tidur dengan mimpi kita, bernafas dengan mimpi, rasakan mimpi itu mengalir di setiap pembuluh darah kita. Imajinasikan mimpi itu hingga seperti nyata.
Menggapai mimpi bukan persoalan yang mudah. Ketika kita berani bermimpi maka kita seperti menandatangani sebuah kontrak bahwa kita mau menjalani perjalanan berat dengan semua resikonya tanpa mengeluh sedikitpun. Buatku itu tidak mudah. Bermimpi memang mudah, tapi mewujudkannya, itu seperti sebuah mimpi buruk. Kadang ingin menyerah, berhenti saja dan melupakan mimpi-mimpi itu. Ada kata-kata bijak kata-kata yang sederhana tapi membuatku bertahan, “Jangan menyerah. Kalau kamu menyerah semua orang yang kamu sayangi akan menderita“. Dan ada bisikan lembut dikupingku “be strong, everything gonna be fine“. Selamat Hari minggu juga buat @BM dan keluarga. Tuhan berkati (YR)

Anonim mengatakan...

Mike Ketemu SGT, Kolor Blacu Ketemu Tuannya! H..he..he..

Biasanya SGT Trus ngomong! "Cepat Buka Kolor saya yang kamu pakai"

@ YR

Setuju! Setiap kita harus punya mimpi yang dikonversikan menjadi cita-cita,
Tapi Di Jawa Timur baru ada yang mimpi jadi bupati nggak kesampaian trus jadi pemimpi selamanya!!

(Budi)

Anonim mengatakan...

Tuan Ludji,

Berbulan-bulan membaca tulisan anda tetapi sungguh mati, baru hari ini saya meneteskan air mata. ...Ludji, bapa tidak mati....saya tertegun...terbayang ayanda saya almarhum yang sudah pergi ke negeri abadi belasan tahun yang lalu. Semenjak dia pergi, kami sekeluarga pindah ke Bogor. Sekarang saya di sini.

Saya ingin bermimpi untuk bertemu dia dan mengatakan bahwa mimpinya bagi saya, sudah terwujud sekarang. Semasa hidup dia menginginkan saya bekerja dan menghidupkan orang lain. Sekarang sudah terjadi. Mimpi bukan ilusi, mimpi bisa realitas. Tuan Ludji, saya bererima kasih atas tulisan ini. Tuhan Yesus memberkati anda dan keluarga. Teruslah posting. Di ujung jarimu ada jari Tuhan yang ikut menulis (Jodi, bgr)

Anonim mengatakan...

@All
Jika melirik biografi orang-orang sukses, maka dua kata yang mewakili mereka adalah: para pemimpi. Mereka memiliki begitu banyak energi untuk mengerjakan berbagai hal, membuat planning, dan berusaha mati-matian mewujudkannya. Selalu membangun hayalan baru, tindakan yang berbeda dari waktu ke waktu, terus bergerak , tidak ada kata rutinitas dalam kamus mereka, angan-angan adalah sumber energi yang dasyat.

Ada sekelompok orang yang merasa kewalahan dengan begitu banyak keinginan yang ingin diraih, bahkan lelah mengontrolnya. karena bagi mereka begitu banyak peluang yang menggiurkan, sering timbul perasaan bahwa mereka tidak cukup pintar, tidak cukup baik, tidak cukup sehat dan tidak cukup smart meraih cita-cita yang terus saja bertambah setiap harinya, “menjinakkan” mungkin adalah kata yang tepat dalam hal ini, meneriaki diri sendiri dengan berkata:
“Hai jiwa yang gelisah !! maklumilah dirimumu yang ternyata bernafsu besar tapi mempunyai tenaga yang terbatas, pahamilah segala kekurangan dan keterbatasanmu. Kompromilah dengan dirimu sendiri, berlapang dada dan terimalah kenyataan. Bahwa dalam hidup, tidak semua bisa kau dapatkan, tidak semua bisa kau miliki .

Disisi lain ada pula sebagian kita yang justru tidak menyadari : bahwa jiwanya sedang tertidur , merasa tidak ada apa-apa dalam dirinya, apalagi berpikir bahwa ada kekuatan besar yang perlu dibangunkan. Adakalanya kita merasa nyaman dengan apa yang telah dicapai, cukup puas dengan segala rutinitas yang dilalui dari hari ke hari, hingga bulan berganti tahun. Sama sekali tidak terbersit keinginan untuk merubah sesuatu menjadi lebih baik, meraih cita-cita lebih tinggi. Ada semacam perasaan bahwa inilah prestasi terbaik yang bisa dilakukan, tapi benarkan begitu ?, hanya segitu sajakah ?

Dalam kehidupan ini begitu banyak pilihan yang bisa diambil. Ada sebagian orang yang mengetahui apa yang ia inginkan, tapi sebagian lagi mereka tidak tahu apa yang harus diperbuat, bagaimana mencapai keinginan tersebut. Kunci utamanya adalah: mengambil sebuah tindakan. Saya mengutip sebuah percakapan pada sebuah Film : "If you afraid, just step up, the good things will happen" ( dalam film tsb sang aktor menyarankan temannya yg kuper untuk memulai sebuah pembicaraan, dengan hanya sekedar mengucapkan salam atau menyapa ) point-nya adalah: mulailah melakukan sesuatu, lakukan langkah awal.

Orang bijak mengatakan : “bermimpilah dan siap untuk kecewa”. Setiap manusia pasti melalui proses itu, bernegosiasi dengan diri sendiri, berkompromi dengan apa yang terjadi. Sementara disisi lain teruslah berlari, bangunlah mimpi baru, teruslah berkreasi, sehingga hidup terasa lebih indah dengan kejutan baru yang membuat kita lebih bersemangat.
Tidak menyesali apa yang tidak berhasil diraih dan tidak pernah berhenti berharap. Mensyukuri dan menyadari segala nikmat yang kita terima adalah sebuah anugrah. Namun berusaha dan terus bermimpi adalah sebuah ikhtiar untuk menjadi lebih baik.(Adek)

Anonim mengatakan...

Wah yang ini lebih komplit lagi!!

Hidup mas adek! hidup!!

Lho kok Mas Trus Adek??

(Budi)

Anonim mengatakan...

@Budi

Mas budi, apa yang terjadi di Jawa Timur itu sudah terjawab oleh Bung Adek tuh....Kata Bung Adek,
“bermimpilah dan siap untuk kecewa”. Setiap manusia pasti melalui proses itu, bernegosiasi dengan diri sendiri, berkompromi dengan apa yang terjadi.
Tidak menyesali apa yang tidak berhasil diraih dan tidak pernah berhenti berharap. Mensyukuri dan menyadari segala nikmat yang kita terima adalah sebuah anugrah. Namun berusaha dan terus bermimpi adalah sebuah ikhtiar untuk menjadi lebih baik.(YR)

Anonim mengatakan...

Hmhhh.....bigmike, eruslah menulis, jari TUHAN ikut mneulis di situ......

Saya setuju 100@ sama bung Jodi. Tulisan BM membawa berkat.

Ah, saya ikutan teringat ayahanada saya....sedang apa ya siang-siang begini di surga? (Julius)

Anonim mengatakan...

@ YR dan Adek,

Saya baru menyadari bahwa anda berdua adalah kawan baru di blog ini tetapi komentar-komentar kalian luas biasa. Sering-seringlah memberi komentar. Ho ya, salah satu puisi dari YR saya koleksi. Salam kenal ya (Julius, CN. Oebufu)

Anonim mengatakan...

@Budi
Lho kok Mas Trus Adek??

hihihihih...berarti Adek punya mas-nya..bagi dong masnya..(YR)

Anonim mengatakan...

hoooiiii NK,

sejak ditegur BM kok lalu "menghilang" dari koment. Saya saja yang komennya dihapus balik-balik terus. Ah, sikap kurang dewasa tuh....

Tapi saya mau bilang bahwa betul kapan Indonesia bisa tiru USA. Bigmike yang Kristen Protestan bisa jadi Presiden Indonesia, misalnya. Tapi NK juga harus ingat bahwa USA masih kalah dari Indonesia karena belum ada presiden USA yang wanita. Hillary yang prempuan ternyata tidak dikehendaki menjadi presidan. Iya kan? Saya bermimpi suatu waktu Britney Spears, idola saya itu, jadi presiden USA ha ha ha ha (Julius)

Anonim mengatakan...

@Julius
Salam kenal juga mas. Tq untuk apresiasinya. (YR)

Anonim mengatakan...

@Mike n @Jodi

Ayah -- by Rinto Harahap

http://www.youtube.com/watch?v=t1XEo5xjMlY

poempuisi mengatakan...

@ Bigmike,

Setuju dengan Jodi, ....di ujung jarimu Tuhan ikut menulis....

Anonim mengatakan...

@ Julius,

Apa iya perempuan tidak dikehendaki USA sebagai presiden? Kegagalan Hillary adalah karena dia muncul pada saat yang tidka tepat. Senadaninya citra USA tidak terlalu jatuh di mata dunia yang pluralis, sehingga warga amerika memerlukan sosok yang bisa memulihkan citra mereka, mungkin Hillarylah yang akan menjadi presiden USA. Jadi, bukan soal wanita dan enggaknya (Yennie)

Anonim mengatakan...

@ Julius,

Apa iya perempuan tidak dikehendaki USA sebagai presiden? Kegagalan Hillary adalah karena dia muncul pada saat yang tidak tepat. Seandainya citra USA tidak terlalu jatuh di mata dunia yang pluralis, sehingga warga amerika memerlukan sosok yang bisa memulihkan citra mereka, mungkin Hillary-lah yang akan menjadi presiden USA. Jadi, bukan soal wanita dan enggaknya tapi soal the shy american (Yennie)

Anonim mengatakan...

@ Jenie,

Saya masih OL. Kawan mungkin benar tetapi mari kita bicara fakta, sudah berapa presiden USA yang perempuan?

Hei, kawan ini bagaimana, perempuan kok tidak pro perempuan? (Julius)

Anonim mengatakan...

@ Jenie dan Juliu,

Saya perempuan dan sama sekali tidak anti Obama. Saya juga mendukung suka Obama jadi presiden USA. Tapi saya memang sedih karena saya berharap USA dipimpin perempuan. Di awal pencalonannya, Hillary mempertajam isu apakah perempuan bisa jadi presiden Amerika Serikat. Seharusnya, inilah peluang terbesar perempuan USA menjadi presiden-negara paling kuasa di dunia ini terbesar sejak pencalonan perempuan pertama Victoria Claflin Woodhull tahun 1872.

Tapi faktanya memang mengecewakan. Jadi walau sudah berdemokrasi lebih dari satu abad, AS ternyata belum pernah punya presiden perempuan. Aneh bukan. Indonesia saja, yang katanya masih bayi demokrasi, pernah punya presiden perempuan (Saijah)

Anonim mengatakan...

@ Bigmike,

Mula-mula saya menemukan anda di blog WP tapi rupanya di Wp hanya back up saja. Blog ini memang mengasyikan dan ternukti, potensi dari daerah sama sekal tidak dapat dipandang sebelah mata. Keep on psoting sebab saya akan keep on watch (Saijah)

Anonim mengatakan...

Bolehkah kita bermimpi? Mengapa mimpi harsu dikategorikan tidak ilmiah dan tidak boleh dipercaya? Bigmike betul, mimpi adalah salah satu paradoks terbesar dalam realitas kehidupan manusia.

Oh iya, BM saya juga menggunakan pilihan anonim karean saya perhatikan kadang-kadang diskusi di blog ini berlangsung sangat keras ha ha ha (Saijah)

Anonim mengatakan...

@ Saijah,

Selamat datang di blog BM. Selamat berinteraksi. Aturan di sini jelas, silakan berdiskusi dengan keras tapi JANGAN MEMAKI. Salam kenal ya....(Julius)

Anonim mengatakan...

woooi @julius

lu tanang saaa... katong su macang ke SGT, walau sonde kelihatan, katong masi bola-bale hi hi.

nah sebelum be pi di dunia lain, lu analisa dolo. megawati jadi presiden dipili rakyat ato "kecelakaan" politik indonesia? analisalah yg jujur dan objektif!

itu saaa... selamat basong dola-dalih, be ada lia-lia sa sang basong samua dar jao hi hi.

-nk-

Anonim mengatakan...

@ NK,

kebetuan sebelum off saya mampir lagi ke blog BM.

Baik sudah kalo NK mendefenisikan diri sebagai the sleeping dog. Saya hormati pilihan anda. Sekali waktu anda dan Wilmana pernah menjadi "idola" kami tetapi memang ....begitulah....

Tapi kalo mengaku sleeping dog kok kenapa di chatt masih "mengonggong" tentang indonesia seolah-olah Indonesia lebih buruk dari USA. Saya akui Secara umum memang begitu tapi untuk point saya, harap anda dan Jenie, tunjukkan USA sudah ada berapa presiden perempuan? Ini tidak perlu anda jawab karena anda sudah mendefenisikan diri sebagai sleeping dog...selamat tidur boss. Salam dari negeri kering, Kupang (Julius)

Anonim mengatakan...

ah, ternyata sleeping dog mau baribut tapi ya namanya sleeping dog jadi keliatannya doggy yang ini masih mabok dan tidak tahu persoalan hi hi hi hi. Tidak akan saya layani lagi lah....bye boss. Beta off dolo (Julius)

Anonim mengatakan...

ama @juliussss...

setelah ama olok-olok bilang beta sonde dewasa, lalu beking kesimpulan duga-duga beta gonggong indonesia lebe buruk dari usa, ternyata ama sonde mau analisa megawati itu dipilih rakyat atau kecelakaan politik indonesia. beta cuman mau baca sa ama pung analisa terlepas dari urusan politik amerika.

pilihan mengapa beta sonde muncul disini agak pribadi jadi ama sonde parlu duga-duga mengapa apalagi katakan kurang dewasa. itu sonde etis. yg pasti beta saban hari cek posting @bm kareja jauh lebe mencerahkan ketimbang baca komentar dan ikut didalamnya.

baaaeee sudah. bagitu saaa. salam hangat selalu dan Tuhan Allah berkati ama selalu.

-nk-

Anonim mengatakan...

wah besok bakalan rame nih! pada ngebahas soal mimpi sama pilpres USA!

Opa Syam! Broer Jimi n Proxy "Filsuf"73 belon nongol,

pengen baca komen opa syam tentang pilpres USA!

Pengen baca komen Ibu pendeta Esther dari SBY tentang Mimpi!

Pengen nonton perang antara -nk- VS Julius!!

Jadi Nggak sabar nunggu senin hari!

(Suto Sinting)

Anonim mengatakan...

ha ha ha suto sinting. anda akan kecewa karena saya sama sekali tidak ingin "berperang" disini. saya cuman minta agar "ketidakhadiran" saya di kolom komentar tdk dikatai aneh-aneh. itu saja.

tp terus terang saya ingin membaca analisa jujur dan objektif (silahkan siapa saja yg tertarik beranalisa) tanpa kaitkan dengan urusan politik amerika. megawati, pilihan rakyat atau sebuah kecelakaan dari konflik politik indonesia???

salam hangat buat semua.

peace and love - nk

Anonim mengatakan...

@ NK,

ha ha ha ha....baik sudah kalo beta keliru menduga ama kurang dewasa ketika "menghilang" dari komen. Tetapi mengapa saya berkesimpulan begitu? karena saya masih terpengaruh nuansa diskusi dan posting yang ama lakukan dahulu kala. Dalam banyak kesempatan komen dan posting ama selalu menampilkan diri sebagai person bijak bestari. Bahkan ama begitu memuja amerika yang super rasional itu dan berjiwa sangat besar itu.

Oke lah, Saya dengan tulus minta maaf dan saya ambil pelajaran penting di sini. Jangan tertipu dengan "mulut manis" karena isinya sering teramat pahit. Kata-kata amat menipu.

Tapi sebelum kita tutup interaksi kita di sini, ada yang harus saya berikan catatan akhir karena hobi anda "memecehkan" Indonesia belum abis-abis juga. Begini:

1. George Bush ketika kasi kalah Al Gore tu rakyat yang pilih langsung atau kalah karena electoral votes? Obama ni, yang akan memilih dia jadi presiden USA adalah rakyat langsung atau electtoral votes?

2. Kalau NK sudah jawab pertanyaan di atas maka sekarang saya minta jawab: megawati tahun 1999 dulu itu seharusnya terpilih jadi presiden atau tidak? sistem ketika itu mirip electoral votesnya USA tidak?

Kalau NK sudah jawab dengan jernih maka berhenti sudah diskusi kita. Selanjutnya silakan memilih sikapmu sendiri untuk "menghilang" dari komen-komen kritis tetapi harap jangan dari "pojok-pojok" melecehkan Indonesia. Jelas ko boss? Tuhan Yesus Memberkati anda (Julius, CN)

Anonim mengatakan...

@ Bigmike,

Saya hari ini kecewa karena dikecewakan oleh orang yang dahulu sangat manis berkata-kata tetapi jiwanya tidak sebesar mulutnya. Tak apalah. Saya sudah minta maaf atas kata-kata saya terhadap kaan kita itu tetapi saya juga sudah menjelaskan bahwa Indonesia tidak selamanya "kerucuk" dalam dunia pergaulan Internasional.

Tetapi supaya BM jangan salah sangka, BM tahu siapa saya karena kita pernah bertemu dan berdiskusi, tentang anda saya tidak akan salah. Kata-kata anda amat sejalan dengan perilaku anda. Jiwa anda besar meski agak pemarah. Anda cepat marah tetapi anda pulalah yang cepat tertawa dan mengjak orang lain tertawa. Anda bersedia mengorbankan diri bagi orang laen. Kekurang anda adalah, anda terlalu asyik dengan dunia akdemik sehingga anda seperti membiarkan saja "penipuan-penipuan" yang dlakukan oleh kawan seiring anda yang politisi pendusta itu. Anda sudah menjelaskan tetapi saya tetap tidak sepakat tentang pilihan sikap anda.

I have a dream, BM berani ambil putusan untuk terjun lansung ke dunia pengambil keputusan, kami perlu orang dengan tipe seperti anda. Dan percayalah, ada banyak orang siap mendukung anda lengkap dengan sumberdaya mereka. Pegang kata-kata saya.

Anyway, anda adalah salah stu blogger terbaik yang pernah saya baca (Julius, CN)

Anonim mengatakan...

@ Bigmike,

Mimpi itu apa? Bapak moyangnye psikoanalisis modern, Sigmud
Freud, berpendapat bahwa mimpi membawa hasrat atau keinginan yang
terpendam. Freud percaya bahwa mimpi menyajikan ulang keinginan-keinginan yang sejalan dengan aktivitas-aktivitas sebelumnya.

So, apa keingingan BM. Be your self, maka nggak heran impiannya adalah pengulangan terhadap keinginan-keinginan BM sendiri.

Selanjutnya Freud percaya bahwa mimpi kadang termotivasi oleh keinginan masa kecil. Ide menarik lain yaitu bahwa Tak ada yang dibuat-buat saat mimpi terjadi dan
mimpi terjadi secara biologis, disarikan komplet dari kebutuhan-kebutuhan insting dan pengalaman2 personal.

Nah yang paling menarik dari
teori Freud tentang mimpi adalah teorinya tentang ‘Terjadinya Mimpi’. Mimpi terjadi di saat ‘Kolapsnya
Ego’ yakni saat tuntutan antara “ID” (kebutuhan jasmaniah yang teramat sangat penting) dan “SUPEREGO” (alam bawah sadar atau kata hati) berkumpul menjadi
“EGO” (keinginan-keinginan pribadi dan merupakan penghubung antara ID dan SUPEREGO). Nah rumit kan? ...wakakakekekekkkikik...sederhananya begini ajah, mimpi BM silakan ditafsir sendiri (teori Jung juga begitu) tetapi harap diperhatikan apa yang ssungguhnya diinginkan BM. Kebaikan? Persahabatan? Kasih sayang? maka itulah IMPIAN. Tidak perlu BM tertidur, dalam keadaan tersadarpun, kita semua termasuk BM, tetap bisa dan boleh bermimpi....eh, GW ngimpi apa kok ngomong kayak manusia jadul wakakakakekekek....
oleeeeee....oleeeee....mimpi (Proxy73)

Anonim mengatakan...

woooiiiii suto sinting......dari mana ente tau gw filsuf????? wakakakakakkekekek...gw manusia biasa aje..... Bisa marah bisa pula diomelin tapi gw kagak maen kabur kalao diomelin.....ha ha ha ha ha ha ....oleeeee....oleeeee....kabur (Proxy73)

Anonim mengatakan...

@ YR dan Adek,

nah, ente berdua nyang cocok dijadiin filsuf. Biasanya peran gituan dimainin si Patrice. Ulasan ente berdua bisa menjadi penyambung yang baik bagi tulisan BM. Bravo buta anda berdua (Proxy73)

Anonim mengatakan...

@ NK,

Ha ha ha ha terjawab sudah fenomena menghilangnya NK dan Wilmana bareng seabreg alias-aliasnya itu....eh kok ngingetin gw sama amrozi CS yang punya bejibun alias. Selamat deh punya maenan baru tapi sayangnya jiwa kalian bedua nggak sebesar mulut gede kalian. Ingat nggak ketika kalian gebukin bareng si A9ust ampe si grogi tih si A9ust?????

eh, ketika ceritera berganti....kalian kabur.....ha ha ha ha ha ha....ya udah good be my friend......semoga didomain baru itu kalian bisa bertengkar demi pertengkaran itu sendiri ampe puassssssss...kayak iklan Pro Xl ...wakakakekekekekek......(Proxy73)

Anonim mengatakan...

Nah ynag ini nggak untuk NK (coz dia udah minggat)...untuk Julius aja dech....

1. Emang betul sistem Amerika sebenernya nggak milih presidennya langsung. Americans milih orang-orang dengan electoral votes lalu merekalah yang bakal milih si Obama. Kasus GWB waktu ngalahin Al Gore menunjukan begitu. Jumlah rakyat pemilih AG lebih banyak kebanding GWB tapi hakim memutuskan 35 EV asal Florida seluruhnya milih GWB maka jadilah doski presiden Amerika. Kalau pake terminologi sinis....ya itu kecelakaan namanya.....ha ha ha ha

2. Megawati pada 1999, ketika itu pemilihannya enggak langsung. Kite-kita milih anggota DPR/MPR dan merekalah yang milih Presiden. Sayangnya anggota DPR/MPR itu dengan aktor-aktor GD, AR, YIM, AT etc...nggak mau ngikutin keinginan mayoritas masyarakat yang memilih partainya mega (pdip) sebagai pemenang....kecelakaanpun terjadi.....tapi ya dasar amanah...2001 doski jadi juga presiden yang dalam sistem ketika itu harus dianggap sebagai hasil pilihan rekyat. Orang pro USA boleh menolak tapi dienye harusnya bisa menerima kalo dibilang bahwa GWB nggak dipilih rakyat. Mana berani manusia kerdil jiwa itu....wakakakakakk.....

3. Tapi gw setuju ama yenie, Hillary tuh salah masa ajah. Coba kalo USA nggak belepotan ama citranya yang cenderung unilateralian....jadi deh si Hillary....Obama dipilih guna nyelametin muka USA....heeeiiii...gw njuga bisa milih orang afro-american yang ada bau-bau muslim, dunia ketiga en so on so on ...tuh bukti gw enggak keterlaluan jahatnya.....
Kita bilang ajah si Hilary lagi apes....gimane bro?????? Kayaknya bung Julius nih anak buahnya mbok mega ya?????? pro perepuan muluuuu.....ha ha ha ha ha (Proxy73)

Anonim mengatakan...

The last but not least, khusus untuk Bigmike,

Ditinggal pergi oleh adik-adik sendiri??????? Jangan kuatir, jangan bersedih. Ada kami di sini. Doakan saja adik-adikmu itu bahagia dengan mainan baru mereka. Good luck for them

Ente marah. Kami biasa aje.....Kami marah, ente biasa aje.....Kamu sahabat bagi kami. Kamipun sahabat sejati bagi mu. Kata orang bule: Friend in need is friend indeed.

Why? Why? Why? Coz, dalam goresan tanganmu kami melihat ada tangan Tuhan di dalamnya. Ente Kristiani. GW Muslim. Tapi kita sama Indonesia. I have a dream. Bigmike terus menulis membagikan kebaikan, persahabatan dan kasih sayang. Setuju bro???????? (Proxy73)

Anonim mengatakan...

@julius

Bae suda beta terima permintaan maaf maua beta harus juju katakan permintaan maafmu masih diembel-embeli deng kata spt "jangan tertipu mulu manis...dstnya." Tidak apa-apa. Itu urusan anda dan Tuhan Allah.

Lu angka nuansa diskusi yg lalu. Lu mengerti dalam konteks. Beta garuk sang lu, lu dan kawan-kawan su garuk sang beta. Beta "jahati" lu org, lu org sudah jahati beta. Artinya apa? Artinya katong su impas. Nah dalam konteks sekarang beta sala apa???

Di kotak suara beta hanya bilang: "buat bt yg lebe menarik kalu indonesia bs ikut amerika, kaum minoritas, cina kristen bisa jadi penguasa karena kepandaiannya. ko karmana?" Tarus lu sandiri kas komen disini: "... kapan Indonesia bisa tiru USA. Bigmike yang Kristen Protestan bisa jadi Presiden Indonesia, misalnya.

Sayangnya bukang cuman itu, lu pi tamba lai yg macam-macam, beking kesimpulan duga-duga yg lu sandiri su akui dan minta maaf.

Soal lu pung pertanyaan, amerika pili priseden lgsg sonde spt yg lu. Yg menentukan disana, walau aneh bin ajaib, adalah elektoral vote bukang popular vote. Katakanlah demokrat memang elektoral vote, maka tidak lagi elektoral vote pili obama tp dia otomatis jadi presiden spt sakarang. kanapa? karena parte demokrat sebelum pemilu, di konvensi, semua negara bagian dgn masing2 jumlah elektoral vote sudah menominasi dia sebagai calon presiden.

Tentang megawati, tara usa lu analisa, anggap sa be tarik kembali be pung permintaan.

@proxy73

pilihan saya tidak berdiskusi dgn kalian sptnya memang pantas stelah membaca komentarmu. Tau dari mana saya dan wilmana pergi agar bisa bertengkar sepuas-puasnya demi pertengkaran itu sendiri??? tp sudahlah, saya tdk tertarik adu mulut lagi. Yg pasti saya dan anda berbeda disini. saya punya beban moral bertutur kata di blog ini sedang anda tidak. saya harus jaga nama baik kakak saya. anda tidak. ditambah alasan lain yg pribadi yg akhirnya membuat saya memilih memberi ruang kepada @bm dan sahabat2nya tanpa diganggu oleh karakter saya yg beda. tp rupanya ini jadi bahan olok2 kalian.

Begitu saja dan Tuhan Allah berkati kalian semua.

-nk-

Anonim mengatakan...

eh maap... ada koreksi. pd para 1 dan 2 harusnya spt ini:

Bae suda beta terima permintaan maaf mu walau beta harus jujur katakan permintaan maafmu masih diembel-embeli deng kata spt "jangan tertipu mulu manis...dstnya." Tidak apa-apa. Itu urusan anda dan Tuhan Allah.

Lu angka nuansa diskusi yg lalu. Lu harusnya mengerti dalam konteks dong. Beta garuk sang lu, lu dan kawan-kawan su garuk sang beta. Beta "jahati" lu org, lu org sudah balas jahati beta. Artinya apa? Artinya katong su impas. Nah dalam konteks sekarang beta sala apa???

dan seterusnya....

Anonim mengatakan...

@bm...

maaf oo kalu katong su beking suasana agak lain. bung bisa banyangkan saaa, beta yg sonde ada sala apa-apa disini tp suda ditanggapi aneh-aneh dan dapa olok dari bung pung kawan dong, apalai kalu beta iko diskusi, bisa jadi spt yg dulu. beta su sonde mau lai spt itu.

bagitu saa ee kaka sayang.

-nk-

Bigmike mengatakan...

Dear sahabat blogger,

Ada satu laporan penelitian yang membuat setelah posting saya baru sempat turun berkomentar. Terima kasih atas semua komen yang sudah diberikan.

@ YR dan Adek....waaahhhh saya sangat serius untuk meminta, jikalau ada kesempatan berilah satu atau dua posting di sini. Komen-komen anda sangat menarik dan beberapa di antaranya sangat layak diposting. Tertarik kah anda?

@ Bung Jodi, sebenarnya saya sangat penasaran dengan identitas anda tapi karena "kesepakatan" saya tidak bermaksud mengutak-atik jati diri anda. Saya duga odi berasal dari Kupang dan tinggal di sekitar Oeba - Merdeka. Ah, ya memang kenangan lama sulit dihindarkan dan apalagi menyangkut orang tua kita. Terima kasih sudah mengapresiasi tulisan saya tapi apakah Tuhan ikut menulis di ujung jari saya? Saya tidak tahu. Setiap tulisan saya pada dasarnya adalah olah kedangkalan pikir yang saya punyai dan oelh akrena itu saya selalu berdoa kecil setiap akan posting ...Tuhan buatlah tulisan ini berguna......GBU kaka

Bigmike mengatakan...

@ Bung Julisus,...ha ha ha ha diskusi kita tentang kesediaan saya berperan di luar tugas saya rupanya masih belum bisa diterima sahabat. Ha ha ha pokoknya begini lah, Talenta saya dalah mengajar, saya masih ingin terus mengembangkan talenta itu. Bisa sepakat ko? GBU

@ Yenie, wellcome back...GBU

@ Saijah, selamat datang. Blog ini bukan blog yang bagus. Tapi kalau mau bergabung, saya senang. GBU

@ Proxy73, wakakakakkekekek....anda ingin menghindar dari julukan filsuf tapi komen-komennya ya menjurus ke situ. Eh, pengalaman saya dulu di UGM, kawan-kawan di filsafat kok rada-rada exentrik....ha ha ha ha ha GBU

@ Bang Budi,

hhuuiiiiiihhhhh.....percakapan di chatt box membuka mata saya bahwa ternyata adik-adik "punya soal" dengan saya.....cilakanya kita yang abang-abang (merah-merah ha ha ha ha) "dituding sesuatu". Ya tida apa, itu hak mereka...be cool big bro.....mama Wenyi, Tio baeek-baek ko? GBU

Bigmike mengatakan...

@ NK,

Shalom. Ada baek ko? Selamat punya domain sendiri. Selamat berolah pikir di sana yang mudah-mudahan bisa ikut menyebarkan prinisp-prinsip kebenaran.

Tapi ada yang harus beta jelaskan:

1. Blog ini pada dasarnya milik semua orang. Percakapan mau halus, mau keras, sepenuhnya "wilayah" para sahabat. Saya hanya menjaga agar jangan memaki lantas, sesuai dengan keyakinan saya, saya juga menghimbau untuk tidak menggunakan "agama" sebagai bahan saling menyerang KECUALI keyakinan anda dipertanyakan an dipersoalkan.

Meski di masa lalu saya juga gemar berapologi tapi sekarang saya sudah tidak tertarik lagi ikut terlibat dalam "wilayah perang" yang satu ini KECUALI jika keyakinan saya itu diserang.

2. Seingat saya, warning saya tentang hal itu terjadi di posting "rumput" dan itu saya lakukan terhadap Wilmana. Coba dicek kembali, Lalu karena Wilmana memberikan beberapa tanggapan balik maka saya menjelaskannya secara terukur. NK waktu itu malah mengomentari percakapan itu sebgai.....diskusi terbaik....tapi sejak itu, adik berdua "menghilang" dari percakapan kritis dan hanya memberikan komentar-komentar personal. Agak mengherankan tapi dari percakapan antara NK dengan Budi dan diikuti dengan percakapan antara NK dengan Julius + Proxy73 barulah terkuak apa yang sebenarnya terjadi. Tapi biar begitu saya tetap menghormati apapun pilihan NK, dan mungkin juga Wilmana, untuk surut dari percakapan kritis di sini.

3. Tapi lalu menduga bahwa blog ini adalah blog orang dewasa yang tidak cocok dengan NK serta kawan-kawan yang sering mengeroyok dan berolok-olok lalu NK tidak lagi bahagia, menurut hemat saya dalah keliru. Pada dasarnya dikusi keras ya begitu itu. Coba lihat kembali "kelakuan" NK selama ini. Apakah tidak pernah berolok-olok? Apakah tidak pernah mengeroyok? Siapa bilang kawan-kawan itu mengeroyok? (Kita tunggu saja apa pendapat Agust, pak Syam dan yang lain-lain - tapi saya harap bung-bung ini tidak perlu menjelaskan apa-apa). Bukankah mereka adalah pengunjung blog yang sudah barang tentu bisa berbeda pendapat dengan adik?. Jikalau jumlah yang tidak sepaham lebih banyak dari adik ya terimalah itu sebagai suatu realitas jangan dimaknai sebagai pengeroyokan.

Salah satu contoh bersikap adalah percakapan OBAMA VS MEGAWATI.....para sahabat PASTI tidak akan bereaksi JIKA NK tidak meminta Indonesia mengikuti AS. Buktinya ya komen-komen personal NK di posting-posting lain kan tidak mendapatkan tanggapan apa-apa. Apa artinya? Ada keyakinan mereka yang berbeda dari NK dan terlebih dahulu NK sudah menyatakan itu. Mereka cuma sekedar merespons. lalu, terjadilah diskusi. Bahwa dalam diskusi ada tambahan kata ini dan itu, wah...selama tidak memaki ya normal toh?

Nah, di soal tidak happy inilah saya akan menutup komentar saya begini: terima kasih sudah berkontribusi di blog ini. Sedikit banyak promosi-promosi yang NK bikin telah membuat blog ini dibaca oleh lebih banyak orang lagi. Posting-posting yang diberikan juga amat membantu meringankan tugas saya dalam memelihara blog. Jikalau untuk semua yang sudah dilakukan ternyata dibayar dengan "unhappyness" saya secara tulus dan rendah hati memohon maaf. Bahwa NK masih sudi berkunjung untuk melihat-lihat blog dari jauh, ya saya mengucapkan terima kasih. TUHAN YESUS MEMBERKATI NK

Bigmike mengatakan...

DEAR ALL,

DENGAN INI SAYA MOHON PENGERTIAN BAIK PARA SAHABAT UNTUK TIDAK MEMBERI TANGGAPAN BALIK
TERHADAP KOMENTAR TERAKHIR DARI NK. KOMENTAR SAYA TERHADAP NK MOHON TIDAK USAH DIBERI TANGGAPAN APA-APA KARENA KOMENTAR ITU PERSONAL ANTARA SAYA DENGNA NK. SAHABAT-SAHABAT HANYA PERLU TAHU SUPAYA MAKLUM.

NK SECARA TERSIRAT TELAH MENYATAKAN DIRI UNTUK PAMIT DARI PERCAKAPAN KRITIS DI SINI. DIA HANYA AKAN BERKUNJUNG DALAM POSISI ADIK DARI PEMILIK BLOG. MOHON PUTUSAN ITU DIHORMATI. JIKALAU SELAMA INTERAKSINYA DI BLOG INI NK TELAH MENIMBULKAN RASA KURANG NYAMAN BAGI PARA SAHABAT, SAYA ATAS NAMA NK MEMOHON MAAF. SEBALIKNYA JIKA ADA TUTUR KATA SAHABAT-SAHABAT TELAH MENIMBULKAN RASA KURANG ENAK BAGI NK MAKA SAYA, ATAS NAMA SAHABAT-SAHABAT MOMOHON MAAF KEPADA NK.

Yang sudah terjadi, ya terjadilah, Que sera-sera. Carpe diem. Mari kita bergerak ke depan, bersama-sama atau sendiri-sendiri, untuk sesuatu yang lebih baik.

Selanjutnya percakapa tentang demokrasi USA VS Indonesia silakan terus dipercakapkan untuk kenpentingan pencerahan bersama.

Anonim mengatakan...

@ Bigmike,

Baiklah, semula saya ingin menanggapi sesuatu tapi karena BM sudah memberikan catatan maka saya sudahi saja.

1. Mimpi itu perlu karena seperti yang dikatakan YR bahwa sejarah menyatakan bahwa peristiwa besar dan orang-orang besar selalu berawal dari mimpi. Itu sebabnya DR. Marthi Luter King Jr mennyatakan I Have a dream.

2. USA berntung sudah bisa menggapai banyak impian-impiannya dan masih punya banyak mimpi lagi, termasuk mimpi buruknya tentang chaos pasar finansialnya. Untuk itu mereka telah bekerja keras mengatasi bermacam-macam tantangan. Tapi jangan lupa, sebagai sebuah bangsa, usia mereka sudah amat tua. Prasangka rasis baru bisa mereka atasi setelah nyaris 200-an tahun usia berbangsa mereka. Indonesia baru berusia 63 tahun. Memang ada proses belajar dri pengalaman bangsa-bangsa lain tetapi jangan lupa prestasi bahwa pada usia ke 60-an Indonesia sudah memilih para pemimpinnya secara langsung. Indonesia sudah memiliki presiden wanita. Ada banyak masalah tapi hal itu lumrah dalam proses berbangsa dan bernegara.
Tinggal bagimana kita menyikapnya, di kalangakaum skeptis, Indonesia tidak lebih kumpulan kegagagaln. DI kalangan kaum optimistik, Indonesia adalah peluang terbaik bagi mereka yang hidup dari Sabnag sampai Merauke. Dari Sulut sampai NTT (Syamsudin, blogger tua)

Anonim mengatakan...

Whuahh salah kira dong aye!!

si filsuf malah ngomong soal USA, Opa Syam komennya pendek amat!!

@Opa Syam

Ada sebagian kalangan, katakanlah kau pesimistis(Mnrt Opa) berpendapat begini :

Amerika, Walaupun Dua kubu mayoritas bertentangan, mereka tidak lagi mempersoalkan hal2 yang mendasar! (mis ideologi negara!)

Indonesia, Sudah 63 thn merdeka! tapi soal pancasila saja! benturan keras (Kadang sangat keras) masih sering terjadi, nah inilah yang membuat kalangan ini pesimis!

Kalo menurut Opa n sobat lainnya gimana???

(Suto sinting)

Anonim mengatakan...

@ Bigmike,

Posting yang amat bagus. Mimpi harus diisi dengan bekerja. Jika tidak maka yang ada hanyalah mimpi kosong alis menghayal alias melamun. Sebaliknya bekerja tanpa mimpi adalah bekrja yang tidak tentu arah. Hanya asal kerja keras tetapi tidak punya arah yang hendak dituju dengan bekerja keras itu. Setuju. Apa mimpi BM tentang NTT? (Eman, CN, Oebufu)

Anonim mengatakan...

@ Suto sinting,


Sebelum menanggapi saudara saya harus megnambil kesimpulan dahulu berkenan dengan topik dikusi tentang kasus megawati. Tampak benar dalam logika demokrasi terpilihnya megawati sebagai presiden adalah keharusan. Sebaliknyalah, naiknya Gus Dur sebagai presiden merupakan kecelakaan. Barulah pada tahun 2001, Megaati memperoleh apa yang seharusnya menjadi hak bagi dia. Terlepas apakah Megawati kapable atau tidak pada posisi itu. Pemilu 1999 menghendaki dia sebagai presiden. Pada point ini tidak bisa dikatakan bahwa Indonesia lebih buruk dari USA.

Mengapa Gus Dur yang naik sebagai presiden? ini jelas berkaitan dengan permasalahan yang diangkat oleh Suto Sinting, yaitu tarik ulur antara kelompok Islam dan nasionalis yang merupakan ekstensi masalah sejak penyusunan piagam jakarta, UUDS 1950, konstituante dan akhirnya dekrit presiden 1959 untuk kembali ke UUD 1945. USA dan kebanyakan negara Barat menyelesaikan masalah ini dengan prinsip sekularisme.....(saya sambung di baan supaya tidak panjang dan makan ruang....) (Syam)

Anonim mengatakan...

Saya sambung.....

Tetapi harap diingat bahwa ketika itu USA dan negara-negara Barat beruntung karena di Eropa sudah terjadi gerkan pencerahan yang melemahkan pengaruh gereja terhadap dunia politik. Keuntungan lain adalah meskipun kaum katolik dan protestan berbeda sahadat tetapi pandangan-pandangan tentang gereja dan dunia relatif tidak berbeda jauh. Dua kelompok inilah yang membentuk USA.

Keuntungan seperti itu tidak terjadi di Indonesia karena ketika Indonesia didirikan sudah eksis kelompok Islam yang tidak memisahkan politik dan agama. Tari ukur terjadi di situ. Atas jiwa besar bapak pendiri bangsa maka Pancasila di diajukan sebagai jalan tengah. Bung Karno lantas berjuang membangun karakter bangsa dengan pola pikir pancasila. Hampir berhasil karena kasimo, leimena, bapaknya Gus Dur bisa duduk bersama tanpa berusaha saling menghancurkan. Sayangnya, sifat megalomani BK menghasilkan aneka eksperimen yang membawa bangsa Indonesia ke dalam posisi yang berseberangan dengan USA dalam kancah geopolitik dunia, AS VS US.

Maka BK dijatuhkan oleh kerja sama CIA dan Jenderal Soeharta dkk (thesis Ben Anderson), Jatuhnya BK menyebabkan proyek sitesa masyarakat pancasila terbebgkalai. Soeharto yang megatasnamakan pancasila untuk berkuasa ternyata menyelewengkannya. Tapi harap dipehatikan SIAPA PENDUKUNG UTAMA SOEHARTA? Tidak lain dan tidak bukan adalah USA yang sedang mencari sekutu anti komunis.

Soeharta jatuh, orang-orang seperti berkelahi untuk sesuatu yang dahulu seharusnya sudah diselesaikan oleh BK.

JAdi, tehadap pertanyaan apakah indonesia gagal dalam urusan perkubuan itu? ya Indonesia agak terkebelakang. Tapi harus juga ditanya, siapa biang keroknya? USA.

Jadi, Indonesia memang tidak prima berdemokrasi tetapi seandainya saja kisah bangsa ini tidak diganggu oleh kepentingan-kpentingan luar maka ada kemungkan Indonesia dapat memainkan agenda-agenanya sendiri. Sampai di sini, sebagian orang mungkin pesimis tapi saya yang cukup dekat dengan aneka peristiwa sejarah jatuh bangunnya RI, bersikap optimis bahwa Indonesia bisa mengatasi masalahnya. Berpikir buruk tidak akan menolong keadaan. Dari pada begitu, kerja keraslah. Jangan menyoraki Indonesia dari jauh-jauh. Taruh tangan di sini untuk bekerja seperti kata BM.
(Syamsudin, blogger tua)

Anonim mengatakan...

@BM
hehehe @BM, kalo diminta buat komen aku masih berani tapi diminta buat satu materi posting belum berani tuh. Yah perlahan2 aku belajar dulu, mungkin satu waktu aku punya nyali untuk menulis. (YR)

Anonim mengatakan...

@ Opa Syamsudin,

Pengamatan anda cukup tajam tetapi sebenarnya kita belum pernah melihat upaya yang sungguh-sungguh dari para pemimpin INdonesia, selain Bung Karno, untuk menyatukan Indonesia. Kita pernah memiliki Gus DUr tetapi sayang kemampuan manajerialnya nol besar. Secara normatif, NU dan Muhammadiya bersuara mengatakan bahwa Pancasila dan NKRI sudah final tetapi tetap tidak cukup kiuat bersuara ketika proses-proses paraktis seperti UU Pornografi. Akibatnya kita terus-terusan hidup bercuriga satu dengan yang lainnya.Saya tidak tahu apakah saya akan dimasukkan kedalam golongan optimis atau pesimis menurut Opa Syam (Larry)

Anonim mengatakan...

@ Bigmike,

mimpi saya dalah Bigmike mau cepat mengurus kredit profesornya. Setelah tunai urusan akademik, saya bermimpi BM turut serta dalam oroses politik pengambilan keputusan. Thats my dream (Larry)

Anonim mengatakan...

@ Pak Syam dan Larry,

Apa yang kalian percakapkan? USA dan Indonesia sama-sama menganut pluralisme berkebangsaan tapi yang satu jadi kampiun demokrasi yang satu masih belajar berdemokasi. Ya jangan diperdebatkan dong. Kita nggak bisa menyuruh Chris John berkelahi melawan Larry Holmes kan? Yang mengatakan Indonesia ikut USA juga sama naifnya. Ya nggak bisa dong. Indonesia ya Indonesia. USA ya USA. Gitu aja kok repoootttt.....(Erick, jkt)

Anonim mengatakan...

@ Bigmike,

Puisi i i berisikan mimpi saya tenang Indonesia yang lebh baik buat semua kita.

Mimpi Merah Putih

Apakah masih berarti
Semua warna ini
Sudah mau dua generasi
Masihkah dapat diyakini

Merah artinya berani
Kenapa masih ada kurang percaya diri
Putih artinya suci
Kenapa masih ada timbul iri

Sudah 63 tahun kini
Katanya tak muda lagi
Masihkah berbenah diri
Harus tunggu berapa tahun lagi

Padamu negeri
Kami berjanji
bukan nya
Kami manipulasi

Padamu negeri
Kami berbakti
bukan nya
Kami mencuri

Padamu negeri
Kami mengabdi
bukan nya
Kami korupsi

Bagimu negeri
Jiwa raga kami
bukan nya
Semua hutang-hutang kami

Ingatlah selalu tentang ini
Bapak Ibu pemimpin kami
Presiden, Wakil Presiden dan Menteri
Gubernur, Walikota dan Bupati

Yang terhormat wakil-wakil rakyat kami
Amanah tidak hanya untuk anak dan istri
Tak juga hanya untuk Partai dan famili
Bapak Ibu dipilih untuk kemakmuran negeri

Inilah suara kami
Tak lewat bicara hanya puisi
Tuk dapat saling mengingati
Tuk dapat saling menghormati

(Erick)

Anonim mengatakan...

Kalau saya tidak setuju pak Mike menjadi politisi karena jiwanya akan rusak oleh lingkungan politik yang kacau balau. Tetaplah jadi dosen pa Mike. Engkau tidak kaya tetapi kaya sahabat. Kami mencintaimu (Sony)

Anonim mengatakan...

@ dear all,

Jikalau ingin memahami amerika maka kita harsu tahu persis filosofi bangsa ini, yang amat terkenal dan diseut sebagai the american dream.

American Dream, adalah suatu aforisme orang-orang Amerika yang berdatangan dari bumi eropa yang ketika itu dilanda perang puluhan tahun di antara kelompok Katolik dan Protestan. Harap diberi catatan bahwa sejarah ini bermula dari peperangan antara keyakinan. Oleh karena itu, para pendahulu yang tiba di amerika lalu memimpikan the american dream agar hidup mreka tidak lag sama dengan yang di alami di tanah eropa (Widyanto)

Anonim mengatakan...

Apa inti dari the american dream? Intisarinya adalah suatu kepercayaan yang bertumpu pada intisari ajaran Protestantisme yang memandang kerja sebagai suatu calling (Weber.

Orang amerika percaya bahwa melalui kerja keras, pengorbanan, dan kebulatan tekad, tanpa memperdulikan status sosial, seseorang dapat mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Jelas-jelas bahwa ajaran ini berasal dari prinsip Protestantisme.

Tapi tidak itu saja, the american dream juga berakar dari sebuah keyakinan bahwa Amerika Serikat adalah sebuah "kota di atas bukit" (atau city upon a hill"), "cahaya untuk negara-negara" ("a light unto the nations"),[3] yang memiliki nilai dan kekayaan yang telah ada sejak kedatangan para penjelajah Eropa sampai generasi berikutnya. Tak salah lagi, ajaran inipun berasal dari prinsip-prinsip yang ada di dalam Alkitab.

Bangsa amerika memang menghayati betul prinsip-prinsip dasar the american dream. Mereka bekerja keras, disiplin, rasional, hemat tetapi tidak kekurangan jiwa sosialnya. Mereka adalah bangsa GNP tertinggi di dunia meskipun sekarang ini sedang diterjang badai krisis finansial. Mereka tahan uji dan bertekad baja dalam mempertahankan kehormatan mereka yang dapat dilihat ketika PD II. Ketika kehormatannya terinjak-injak, masyarakat USA bersedia mengorbankan sistem produksi nasional mereka demi menyediakan mesin perang kelas wahid yang menjungkalkan baik jepang maupun jerman. Sampai di sini kita memang harus mengangkat topi bagi bangsa ini. They have a dream. Seharusnya kitapun bersikap seperti mereka, yaitu we have a dream. Tapi tidak selamanya bangsa ini bisa ditiru, Mengapa?

Anonim mengatakan...

Apa yang tidak perlu kita tiru dari amerika? Satu hal, kadang-kadang bangsa ini terlalu sombong. Semua orang dilihat berdasarkan kacamatanya sendiri. Suatu survey yang pernah diadakan di amerika menunjukkan bahwa hanya 23% orang amerika yang mengenal hal-hal lain di luar negara mereka. Harap anda ingat bahwa juara kompetisi basket NBA disebut sebagai juara dunia.

Amerika cenderung melihat dunia dalam kacamata unilateral. Antara kaum demokrat dan republik ada perbedaan plat form tetapi pada dasarnya mereka sama saja dalam menilai diri mreka dan dunia luar. Amerika lah yang terbesar. Dari mana asal-muasal sikap ini? Tidak lai dan tida bukan adalah berasal dari the american dream itu sendiri, dimana mereka mendefenisikan diri sebagai kota di atas bkit. Kota lain hanyalah kota-kota lembah. Mereka adalah negeri terang. Negeri lain adalah negeri gelap. Dan, semua keunggulan itu berasal dari warisan leluhur mereka yang berasal dari eropa.

Inilah asal muasal mengapa USA, seperti dikatakan BM, dibekap sindrom rasialisme yang secara legal baru bisa di atasi pada akhir tahun 1960-an. Tetapi penyakit bawaan itu masih kuat dan hadir sampai hari ini. Itu sebabnya Obama berpidato bahwa ..tidak ada amerika asal afrika, asal asia...kita semua adalah USA. Mengapa dia perlu menegaskan itu? ya sikap bangga diri berlebihan itulah. Bangsa amerika kadang terjebak dalam narsisme politik. Jangan meniru itu (Widyanto)

Anonim mengatakan...

@All
Tulisan ini sangat jauh dari topik yang @BM posting, tapi nggak tau kenapa aku pingin banget untuk dimuat disini sebagai bahan perenunagn bagi saudara2ku yang membutuhkannya,semoga memberi pencerahan…
Ada satu cerita begini, suatu hari ada seorang pemuda yang datang ke rumah seorang kakek yang bijaksana. Pemuda tersebut merasakan hatinya sering gelisah, panik, stress, dan mudah tersinggung sehingga hal itu menyebabkannya selalu berada dalam medan konflik. Untuk itulah ia datang untuk meminta nasehat sang kakek. Kakek itu pun dengan sangat antusias menerima dan mempersilahkannya untuk masuk. Kemudian pemuda itu menceritakan seluruh keluh kesahnya. Sementara sang kakek mendengarkan dengan seksama. Setelah selesai, kakek itu masuk ke dalam rumah kemudian keluar dengan membawa segelas air putih.

"Silahkan diminum nak, kata sang kakek.
Betapa terkejutnya pemuda itu ketika ia meminum air yang dihidangkan oleh kakek itu.
Ah, air apa ini kek? Koq rasanya asin sekali. Aku belum pernah minum air se-asin ini.

Sang kakek hanya tersenyum, kemudian mengajak pemuda tersebut ke halaman belakang rumahnya yang luas. Disana terdapat sebuah danau kecil yang airnya bening bersih. Terlihat pula seekor angsa berenang kian kemari. Sang kakek kemudian mendekati pinggir danau dan menaburkan segenggam garam ke seluruh danau sambil menyuruh pemuda itu minum air danau. Tentu saja pemuda itu merasakan air danau yang segar, sejuk dan jernih.

Sang kakek berkata, "Perumpaan gelas dan danau ini adalah seperti hati kita, dan garam sebagai permasalahannya. Terkadang bukan banyaknya masalah yang membuat hati resah, gelisah, dan lainnya. Tetapi karena kita tidak pandai melapangkan dada kita. Segenggam garam ternyata jadi sangat asin dan tidak enak apabila ditaruh pada segelas air. Namun segenggam garam tidak berarti apa-apa apabila kita memiliki hati seluas danau atau lebih luas dari itu".

Cerita diatas sangat menarik untuk disimak dan diresapi karena begitu mudahnya penyakit hati tumbuh berkembang di hati kita.
Hati adalah hal yang paling penting dari diri manusia. Hati adalah raja dalam tubuh kita. Kadang rasanya berat sekali untuk melapangkan dada atau hati ini ketika dikecewakan dan disakiti oleh orang lain. Bahkan persoalan kecilpun akhirnya menjadi besar karena sempitnya hati ini. Hati yang sempit selalu membuat diri ini tidak mampu menerima kebenaran.

Biasanya yang menghambat kita dalam melapangkan dada diantaranya adalah: prasangka negatif, pengaruh prinsip hidup, pengaruh pengalaman, pengaruh pembanding, pengaruh kepentingan dan prioritas,dan pengaruh sudut pandang.
Disinilah dibutuhkan kerendahan hati atau humble. Dengan adanya sikap rendah hati, kita bisa mengikis rasa ego kita, dan mau belajar dari orang lain. Rendah hati juga menyangkut kesediaan kita untuk diajar, dan mengajar orang lain. Seberapa sering kita mempraktekkan sikap rendah hati, itulah yang akan menentukan jiwa kita sesungguhnya.
Seorang sahabat akan berani menegur, berani memarahi, berani membentak jika kita salah, membuat kita terbangun dari perbuatan kita yang salah, dan teguran itu memang akan membuat kita berpikir singkat bahwa dia bukan seorang sahabat, tapi setelah kita berpikir lebih jauh, kita akan mengetahui teguran itu hanya bisa dilakukan oleh seorang yang sayang dan perhatian dengan kita, apalagi orang itu masih satu DNA sama kita.
Nobody’s perfect, di atas langit masih ada langit kan? Jadi kenapa kesal, kenapa ngambek?(Adek)

Anonim mengatakan...

@ Bigmike and all,

Mau tahu siapa yang menaikkan Bush, siapa yang menurunkan Bush, siapa yang menaikkan Obama, siapa yang menyebabkan USA menyerang Irak? Tahukah anda? mereka adalah apa yng di USA dikenal sebagai Seven Deadly Sinners yang meliputi Time, Newsweek, CBS, NBC, ABC, New York Time, dan Washington Post (Taki, Fourth Estate Follies, The American Conservative, 23/05/2005).

Jika Pol Pot membunuh jutaan manusia secara fisik, Seven Deadly Sinners telah menjadi mesin propaganda dan agitasi pemerintahan Bush yang membunuh jutaan (pikiran) manusia.

Jaringan media massa yang mengusung konservatisme berkembang sangat pesat pascaperistiwa 9/11. Sebagai contoh jaringan radio, yang berjumlah 1300 pemancar, sebagian besar memiliki kedekatan dengan ideologi kanan (Hendrik Hertzberg, New Yorker, 08/08/03).

Kedekatan militer AS dengan media konservatif bisa terlihat dengan diikutkannya (embedded) mereka dalam penyerbuan ke Irak. Sebagai hasilnya, laporan-laporan live datang dari front terdepan, tentu saja dengan versi militer. Masih untung ada Al Jazeerah, yang menyajikan berita dari “another side“.

Pada 26 Januari 1998, William Kristol dan Robert Kagan bersama para pendukung neokon lainnya mengirim sebuah surat kepada Clinton yang isinya meminta agar AS segera menggulingkan Saddam Husein (Andrew J. Bacevich dan Tom Engelhardt, New Boys in Town: The Neocon Revolution and American Militarism, antiwar.com, 23/04/05). Namun, baru pada tahun 2003, lima tahun kemudian, mimpi para neokon itu dapat terpenuhi.

Mengapa Bush yang semula didukung lalu dimusuhi? Jawabannya adaah tuntutan pasar. Jawabannya adalah Bush menguasai sendiri keuntungan pasar minyak di Irak. So, Amerika mungkin hebat tetapi jangn tertipu dengan itu semua. Jangan memuja buatan tangan manusia, Pujalah Tuhan Yang memberikan itu semua
(Salmon SiDRAGON)

Anonim mengatakan...

@ Bigmike,

Salam kenal. Ini blog yang sungguh-sungguh bagus. Hal-hal sulit dijelaskan secara ringan dan mudah ditangkap. Artikel Kristianinya memukau. Saya mengutip serial KASIH. Thanx. Salam dari Medan. Jesus Loves U (Salmon SiDRAGON)

Anonim mengatakan...

@BM,
Tawaran @BM asyik juga tuh, tapi saya lebih menikmati menjadi komentator. (Adek)

Anonim mengatakan...

@Adek
Dua jempol unutk Anda!! benar2 mencerahkan! sip dah!!

@Mas Wid!!

Bukan main ulasan anda tentang amerika!! salut! salut!

Munngkin mas Wid bisa ikut turut mengulas Topik dialog saya dengan Opan Syam!

@OPa Syam

OPa! Mungkin Ulasan opa banyak benarnya tapi bagi saya masih ada hal yang mengganjal, yaitu:

1- Pemilu 99 memang PDIP mendapat kursi terbanyak, tapi apakah itu otomatis Mega harus jadi presiden? saya rasa kok tidak begitu! jadi menurut saya, GD JADI PRESIDEN itu BUKAN KECELAKAAN POLITIK! tapi itulah keinginan mayoritas anak bangsa ini yang pada saat itu sulit menrima WANITA MENJADI IMAM.

2. Soal gangguan, OPa! Sejarah mencatat semua negara2 besar itu tidak luput dari gangguan dari luar! contoh; Amerika saja awal2nya diganggu terus sama Inggris, Jerman dan Jepang itu dihajar habis-habisan oleh bangsa luar juga, tapi sekarang kita bisa lihat betapa hebatnya mereka! jadi bagi saya, ada sesuatu yang yang salah dengan bangsa ini OPa! kalau tidak bagaimana mungkin bangsa yang begini besar dengan pontensi sangat sangat menjanjikan masih belun bergerak maju juga??

OPa! sekali lagi saya mohon pencerahan! sebelumnya TK berat!!

Diskusi tidak perlu bertengkar! begitukan Opa??

(Suto)

Anonim mengatakan...

@ Bigmike,

ada banyak mimpi gw tapi yang terpenting is nyelesein sekolah. Mimpi kedua, BM terus membuat posting dan hanya untuk gw ....mungkin enggak ya?????? ha ha ha ha just melamun ....hmhh.....//Pitha//

Anonim mengatakan...

@ hoooiiii eneng Pritha, ade-ade aje impian eloooo.....mimoi gituan mah kagak bakalan kesampean....wakakakekekek....(Proxy73)

Anonim mengatakan...

Omong-omong gw setuju ma mas Wied. Amerika bisa dituru untuk hal tertentu tapi enggak untuk hal laennya......sering-sering mengulas sesuatu dong mas Wied....salam untuk temen-temen di SM, Jogja.....kabarnya hot spotnya ketiup puting beliung yachhhh....be ware bro....(Proxy73)

tuaksatu mengatakan...

@ Bigmike,

Kata Bung Karno, gantunglah cita-citamu setinggi langit. That's Indonesian dream. Posting yang bagus. Di hari pahlawan ini saya ingin mengajak BM bersama saya meneriakan salam kebangsaan. MERDEKA

Anonim mengatakan...

@ Suto,

Ah mas Suto mengungkit kenangan lama nih. Mudah-mudahan nggak ada yang marah kalau saya menceriterakan sesuatu. Saya sebenarnya tidak bertipe pemberang dan bertengkar. Tetapi di blog ini saya "terpaksa" harus bertengkar. Berkali-kali bahkan. Asal mulanya adalah evolusi (topik yang selalu saya tunggu ditulis oleh BM).

Akibat salah satu statement saya di situ, habis-habisan saya di keroyok dan diolok-olok. Bahkan sesudah itu, menu olok-olok seolah-olah menjadi makanan wajib bagi saya setiap ke sini. Sempat saya malas ke sini tapi daya tarik tulisan BM mampu "menyihir" saya untuk kembali ke komentar blog. Tapi itu masa lalu. Seperti kata bigmike, yang sudah terjadi ya biar saja terjadi. Kita songsong besok yang lebih baik. Diskusi boleh keras, lama-lama saya menikmatinya juga, tapi jangan memamik dan salig benci. Begitulah mas Suta

Anonim mengatakan...

Sekarang tentang megawati VS Gus Dur,

maaf mas Suta kita berbeda pendapat. Sedikit saya kuak jati diri saya ya,...pada tahun 1999 itu saya ada di gedung pemilihan presiden itu. Sebagai apa? biar rahasia saja. Sistem ketika itu mirip dengan EVnya USA, orang memilih wakil dan wakil-wakilnya itu memilih presiden. Kalau saja PKB memang pemilu barulah bisa dikatakan Gus Dur dikehendaki anak bangsa.

Kasus 1999 ini yang akan saya pakai untuk menunjukkan bahwa sebenarnya anak bangsa tidak bermasalah dengan soal pluralisme. elit-elitnyalah yang mengipas-ngipas isu semacam itu dan meracuni masyarakat. Saya tingal di wilayah Banten yang kuat sekali nuansa agamisnya tapi di sini Ratu Atut menang hampir mutlak dari calonnya partai PKS.

Nah, mas Suto, 1999 itu murni ulahelit. GD memang pengen jadi Presiden tapi sebenarnya ketika PKB kalah dia bisa menerima megawati sebagai presiden. Kata GD ketika itu adalah, yang jadi presiden adalah yang hak. Tapi, elite ISlam ICMI yang amat yakin dengan Habibie, untuk diatur-atur mereka, berubah pendapat sewaktu pertanggungjawaban Habibie ditolak. Malam itu juga, semua orang bergerak liar untuk menari jalan bagaimana menjegal megawati. Tapi tidak ada tokoh yang terlalu kuat untuk dihadapkan dengan mega karena pada dasarnya semua tahu bahwa dialah yang menang pemilu. Lal akal-akalan pun ditempuh, calonkan GD. Lobi dia. GD mula-mula enggan. Tapi kemudian antusias dengan catatan bahwa mega harus dipilih jadi wakilnya. Poros tengah yang pada dasarnya ingin "memborong semua" kuatir bahwa jangan-jangan GD bertaktik dan mundur begitu saja dalam pencalonan untuk membiarkan mega melenggang sebagai presiden. oleh karena itu Yusril disiapkan dalam kontijensi plan, kalau GD tiba-tiba mundur, Yusril maju. Mengapa GD? Di otak elit itu ada 2 hal, 1) GD dapat membujuk mega; 2)GD dapat diatur-atur karena sejak semula GD sudah dipersepsikan sebagai orang lemah yang akan tunduk kepada pentolan poros tengah karena berutang budi. DI lain pihak PDIP terlalu percaya diri dan tidak ingin memberi konsesi apapun kepada kelompok Amiens CS. Selalu dikatakan bahwa, terpilih dahulu baru dibicarakan. Maka, terjadilah semua yang sudah terjadi.

GD jadi presiden dan ternyata sikap perilakunya tidak cocok dengan skenario elit sponsornya. Amien Rais malah pernah meragukan kesehatan jiwa GD dan dinyatakan secara terbuka. Akibatnya terjadi lagi kecelakaan berikutnya, GD dilengserkan. Mega jadi Preside. GD marah tapi dia lupa bahwa dia sendiri pernah mengatakan bahwa mega harus jadi presiden karena partainya menang pemilu bahkan jika kemenangan itu hanya berselisih 1 suara.

Anonim mengatakan...

Jadi apa kesimpulannya?

1. Di tingkat akar rumput, bangsa Indonesia sangat siap menjadi bangsa pluralis. Jelek-jelek saya sudah berhaji 3 kali tapi hidup berdampingan tetangga saya orang Manado Kristen. Kami sangat harmonis. Beiiau juga sangat harmonis dengan tetangga-tetangga lain. Sekali-sekali kalau di rumahnya ada acara gereja dan banyak orang datang, pemuda-pemuda sekitar itulah yang mangatur parkir, keamanan, tenda. Masalah kita ada di elit-elit itu. Saya sering risih karena khotbah-khotbah sering sangat meghasut.

2. Gangguan terbesar bagi Indonesia adalah sikap eltinya. Yang kedua, datang dari situasi geopolitik dunia. Geoekonomi dunia. Uraian panjang dari sahabat Widyanto cukup membantu menjelaskan. Kita memang harus mengakui bahwa Indonesia masih baru dalam berdemokrasi. Kita baru berdemokrasi 10 tahu sejak 1998. Anda, saya, BM dan kita semua baru saja bisa berbicara bebas. Sebelum 98 mana berani kita begini?Itu kemajuan kan? USA sendiri, setelah Lincoln menghapus perbudakan masih perlu menunggu ratusan tahun sebelum mampu menghapus total diskriminasi rasial. Baru 2008 seorang kulit hitam bisa menjadi presiden. Kalau kondisi amerika bisa diterima maka kenapa situasi di Indonesia tidak dianggap sebagai kemajuan? Kalau sahabat lain tetap bersikap pesimis, itu hak mereka. Saya memilihoptimis. Tapi usia saya sudah di rembang petang. Saya kuatir kalau pesimisme berkembang di kalanagn muda, Itu sebabnya saya sangat menyukai BM karena dia contoh orang muda yang optimis (Syamsudin, blogger tua)

Anonim mengatakan...

@ Pak Syam,

Uraian anda amat bagus. Diam-diam Pak Syam mantan orang tinggi juga nih ha ha ha ha...

Begini, saya setuju dengan pak Syam bahwa elit kita berotak kotor. Akar rumput dikipas-kipas agar menjadi eksklusif. Saya baca berita pagi ini di www.okezone.com bahwa pengirim sms ancaman bom di mal-mal adalah pengagum amrozi cs. Ada satu aktor yang harus kita beri catatan khusus, yaitu pers. Bayangkanlah pemberitaan mereka begitu rupa dan tidak berimbang sehingga efeknya adalah Amrozi cs aalah pahlawan besar. Pers peduli dengan iklan dan kisah Amrozi cs dibikin bagaikan sinetron dan mengaduk-aduk perasaan orang yang mengabaikan akal sehat. Pers kita harus ditata lebih baik kalau mau melihat Indonesia yang lebih jaya. Mereka mengeruk uang orang tapi mengabaikan etika berbangsa dan bernegara. Jika mas Wied menguraikan tentang 7 setan pers di USA, maka di sini jga ada setan pers (Nana)

Anonim mengatakan...

@ Bigmike,

OK lah, saya bisa paham penjelasan BM. Agak mengharukan juga ya? Tapi yakinlah seyakin-yakinnya, BM tidak akan kekurangan saudara. Kami adalah suadara BM di dunia maya. Don't worry brother.

Tapi sebelum kita close dengan NK dan yang lain-lain itu, saya mau jelaskan bahwa saya memberi komentar ketika itu hanya karena....sekali lagi hanya karena.....sebelumnya sudah ada bahasa bahwa Indonesia turut AS ...bla...bla...bla....saya kira BM setuju bahwa menyatakan pendapat jika diperlkan adalah kewajaran bukan?

Anway, you are the best blogger. Jangan kuatir kehilangan teman. Sahabatmu sudah banyak. Just Keep on posting bro (Julius)

Anonim mengatakan...

@ Bigmike,

Sekarang tentang USA, Harap dicatat, saya adalah pengagum USA. Tanpa Ford Foundation saya cuma anak petani desa biasa yang terus melakukan tebas bakar, tanam jagung. Paling-paling jadi tukang Ojek. Larry Fisher Yahudi yang jubir Gedung putih beberapa kali itu, pada tahun 1980-an datang ke Indonesia dan melali World Neighbour mendirikan YTNS/T/F dan saya bisa bekerja membangun hutan-hutan konservasi dan hutan keluarga di Fkores, Sumba dan Timor. Saya bisa melajutkan kuliah dan bepergian ke beberapa bagian dunia juga karena USA. Tidak ada soal dengan USA.

Tetapi kekaguman tidak berarti tidakkritis. Beberapa kelakuan USA yan agak naif harus dikritik yang pada dasarnya sudah diuraikan dengan amat bagus oleh sahabat Wied dari Jogja itu. Salah satu contoh kebijakan USA yang menyengsarakan kami di Timor adalah restunya pada tahun 1975 agar Indonesia menganeksasi Timtim tapi tahun 1999 memberikan kesempatan agar Indonesia tampak sebagai bangsa pecundang di dunia Internasional. Ketika itu saya masih menyelesaikan sekolah di USA dan alangkah malunya saya karena Indonesia dikecam habis-habisan layaknya bangsa barbar. Meraka lupa bahwa biang kerok masalah ada justru USA sendiri. Terlihat paradigma, ada kenetingan kau kurangkul habis kepentingan kau kutendang (saya jadi teringat tragedi BM dan blognya - beberapa blogger terinspirasi membuat blog setelah asyik dengan BM, misalnya poem dan tuak, kami di CN juga ada bberapa bikin blog, saya lihat mahasiswa BM juga mulai bikin blog - semoga jangan menendang BM kalau blog anda-anda sudah mapan - maaf saya masih terharu dengan kisah BM dan blognya).

Jadi, mengagumi USA tida berarti lupa akan kekuranagnya. Menjewer Indonesia tidak berarti selalu membuang ludah kepadanya. Yang sempurna itu cuma 1, Allah maha pengasih (Julius)

Anonim mengatakan...

Ha ha ha ha ha, sjak awal saya ingin kasi tau sat barang tapi malah lupa...


Proposal saya termasuk yagn ditolak oleh penilaian BM di Mataram. Saya akui proposal itu buruk dan saya sudah belajar di mana letak kekurangannya.

Thanx BM, Saya tidak marah Bahkan saya bersukur karena kelemahan saya bisa terkuak. pada PAC berikutnya harap diterima ya ha ha ha ha ha (Julisu)

Anonim mengatakan...

waaaaahhhhh,,,,salah ketik nama JULIUS

Anonim mengatakan...

@ Bigmike and all,

Blog ini unik. Hal yang ditulis jarang yang berupa hal-hal besar. Bahannya selalu hal-hal kecil yang ada di sekitar penulisnya sendiri. Narcism? Mungkin saja tapi jika melihat tanggapan yang beraneka warna, saya pikir kok tidak. Wah, saya tertarik untuk bergabung nih. So, salam kenal ya sekaligus saya anonim saja dahulu deh.....(Elizahayu, jkt)

Anonim mengatakan...

@ All,

bagi yang mendiskusikan USA, harap bisa membedakan antara pemerintah dan masayarakatnya. Orang Amerika pdad asarnya dalah orang yang hangat dalam bersahabat. Compassion. Mudah memuja.

Tapi pemerintahnya ya memang begitulah. Kata Lord Acton, power tends to corrupt. Nah, untuk mengawal pemerintahan, ketaatan orang USA terhadap rulesa patut diacungin jempol. Di Indonesia?????? waaaaaahhhhhh ha ha ha ha.

BTW, saya masih org Indonesia, dan masih mencintai Indonesia. (Elizahayu)

Anonim mengatakan...

@OPa Syam!

Whuihhh! Ternyata benar dugaan saya! OPa ini bukan Bloger biasa!
itulah kenapa saya meminta opa yang mengulas ganjalan saya ini, ternyata sperti nonton video ulang sejarah pemilu 99 ha.. ha.. ha..sip opa! masih ada hal yang cukup mengganjal tapi lain kali saja kita sambung lagi, oke opa!

@Mike

Soal adik2 itu biar sajalah! tidak terlalu dipikirkan! anggap saja ini bagian dari proses pengembangan diri mereka.

Mike ingat? dulu semuanya tinggal ngumpul di perdatam, dan setelah sekian lama dan merasa kuat berdikari, adik2 satu persatu pergi meninggalkan rumah, punya rumah dan rumah tangga sendiri2, sama sepertin sekarang, setelah sekian bulan mereka disini dan belajar dari Mike, mungkin ini saatnya mereka pergi dan membangun sesuatu sesuai impian mereka sendiri, dan KITA HANYA BISA BERHARAP SATU SAAT NANTI TUMBUH MIKE2 BARU! biar tambah semarak Ok??


(Suto)

Anonim mengatakan...

@ Bigmike,

Tadi adalah temen gw. Hampir semua hidupnya tingal di USA. Sekarang....hi hi hi hi...dia boss gw (sekaligus ce'es gw). Lewat blog prbadi gw, dia tau alamat BM. Pelan tapi pasti dia mulai suka. Di blognya juga BM udah ditautin he he he he.

GW juga amazing dech dengan cara relationshpi antara BM ma sodara-sodara. Di posting-posting keliatan akur tapi kok bisa ada yang ....yah begitu dech.... Tapi jujur lho, gw terharu dengan statement BM. Resiko abang ya????? Sabar saja bro. Kita-kita ada di sini kok....Keep on psoting. We love u (PM)

Anonim mengatakan...

@ Pak Proxy "Filsuf"73

Kenapa setiap @pritha nongol kok ente kayaknya hepi banget?? Jangan2!!

@neng Pritha

Jangan mimpi BM teruSs! sekali2 mimpi filsuf kita ini lho!
lihat doski cembokhur tuhh!

(suto sinting)

Anonim mengatakan...

@ Bigmike,

Lirik ini khusus untuk BM.....khusus untuk BM, nggak yang laen....ayoooo teruslah melintasi arus deras sekarang ini karena anda punya mimpi untuk berbagi kebaikan, persahabatan dan kasih sayang.

I Have A Dream

I have a dream, a song to sing
To help me cope with anything
If you see the wonder of a fairy tale
You can take the future even if you fail
I believe in angels
Something good in everything I see
I believe in angels
When I know the time is right for me
Ill cross the stream - I have a dream

I have a dream, a fantasy
To help me through reality
And my destination makes it worth the while
Pushing through the darkness still another mile
I believe in angels
Something good in everything I see
I believe in angels
When I know the time is right for me
Ill cross the stream - I have a dream
Ill cross the stream - I have a dream

(PM)

Anonim mengatakan...

@ Mas Suto,

Anda benar tentang BM dan adik-adiknya. Tapi gw curiga, Mas suto = Mas Budi????? Is that right????? ha ha ha ha (PM)

Anonim mengatakan...

Kok Ketahuan Ya??

(Budi)

Anonim mengatakan...

@ Mas Suto,

Yang bisa menasehati BM tentang masa lalu kan cuma Mas Budi. Nah kalo berulang lagi tetang ngumpul-ngumpul di perdatam (perdatam? gw jadi tahu di mana BM pernah tinggal he he he he) ya sapa lagi kalo mas Budi. So, Suto - Budi he he he he he (PM)

GW off dulu ya, ntar diomelin boss gara-gara ngeblog padahal doski juga mulai mabok ma BM hi hi hi hi

Anonim mengatakan...

@ Bigmike,

Dulu saya menemukan tulisan BM dicopy paste di mana-mana. Sekarang saya liat ada bebeapa blog baru dan mentautkan blog BM dalam blog mereka. Maka saya setuju tuh sama mas Suto bahwa BM sukses menginspirasi munculnya blog-blog baru. Itu bukti bahwa mimpi BM untuk berbagi kebaikan mulai menunjukan hasil. Hebat euuyyyyy....(Ryan)

Anonim mengatakan...

@ Bigmike,

Gw kembali nih.....

Saya ingin meneruskan percakapan tentang kebaikan masyarakat, society, Amerika. Saya memebatsai diri untuk nggak membahas politik karena menurut gw politik itu di mana-mana sama saja. Selalu ada hidder agendanya. Gw mau ngebahas aspek sosial budaya yang menunjukan bahwa betapa Amerika bisa hebat, dan seharusnya Indonesia juga bisa.

Gw mau pake cara di blog ini untuk membagi-bagi pembahasan ke dalam beberapa bagian biar nggak kepanjangan (salah satu keunikan blog ini). Kia mulai ya..(Elizahayu)

Anonim mengatakan...

Mengapa Amerika maju? Dalam bidang teknologi misalnya, banyak penemuan baru di dunia berasal dari Amerika. Bahkan kalau mau dikhususkan di bidang software dan Internet, mungkin di atas 90% perusahaannya berasal dari Amerika ! Coba perhatikan nama-nama ini: Microsoft, IBM, Google, Yahoo, YouTube, MySpace, Netscape, Oracle … semuanya adalah perusahaan Amerika. Untuk perusahaan software yang besar di luar Amerika gw hanya bisa memikirkan SAP dan Corel sebab udah kebanyakan deh. Nggak kehitung.

Secara intelektual gw pikir Amerika tidak unggul. Paling kurang tidak bisa dikatakan jauh-jauh lebih hebat dari yang lain. Dalam olimpiade ilmiah misalnya, tidak terdengar mereka menjadi juara dunia. Yang merajai adalah Cina atau negara-negara Eropa Timur. Belakangan Indonesia juga jagoan dalam olimpiade-olimpiade lmu pengetahuan (Nah, betulkan? Indonesia nggak selamanya ada di belakang)

Dalam buku The World is Flat banyak ditulis bagaimana anak-anak di Amerika pendidikannya tertinggal dibandingkan banyak negara lain. Orang-orang Asia bekerja lebih keras dan seringkali mempunyai prestasi lebih tinggi dari orang Amerika. Dengan keadaan seperti itu bagaimana USA bisa begitu menonjol di dunia ?

Jawaban untuk ini tersirat di dalam The World is Flat. Menurut gw, inilah kuncinya:

Anonim mengatakan...

Jawaban untuk pertanyaan di atas adalah:

Amerika adalah mesin mimpi terbesar di dunia.

Apa yang dimaksudkan dengan mesin mimpi itu?

1. Setiap orang bebas memiliki mimpinya sendiri-sendiri
Ini adalah keunggulan dari negara yang bebas seperti Amerika. Setiap orang bisa memiliki mimpinya sendiri-sendiri tanpa dibatasi oleh sistem politik, sosial, dan lain-lain. Di banyak negara lain hal ini tidak terjadi. Ada saja peraturan yang membatasi mimpi mereka. Inilah salah satu keunggulan Amerika dari Cina yang menerapkan sistem komunis. Di Cina masih banyak peraturan yang membatasi, khususnya kalau bersentuhan dengan politik. Terus terang saja, gw, meski masih tergolong chinese, sama sekali nggak percaya Cina akan bisa menjadi kekuatan ekonomi terbesar dunia selama mereka masih menerapkan sistem komunis seperti sekarang.

Anonim mengatakan...

2. Setiap orang didorong untuk mewujudkan mimpinya.

Mungkin semua orang bisa mempunyai mimpinya sendiri-sendiri, tapi untuk mewujudkan mimpi pasti tidak mudah mengingat risiko yang diambil. Nah, di Amerika orang-orang didorong untuk mewujudkan mimpinya. Dengan cara apa ? Yaitu dengan tersedianya insentif finansial yang sangat besar kalau mereka berhasil mewujudkan mimpinya. Insentif ini terutama dalam bentuk IPO (initial public offering) di pasar saham dan akuisisi dari perusahaan yang lebih besar. Insentif IPO inilah yang menjadikan Sergey Brin dan Larry Page dari Google masuk daftar orang terkaya dunia dalam usia masih 30-an tahun. Dan insentif akuisisilah yang membuat orang-orang YouTube kebanjiran uang setelah dibeli Google.
Satu hal lagi yang juga membantu adalah kenyataan bahwa di Amerika setiap orang menerima imbalan sesuai dengan kemampuan dan kontribusi masing-masing (sistem meritokrasi). Ini berbeda dengan keadaan di kerajaan-kerajaan kaya minyak di mana para bangsawannya menjadi kaya raya semata-mata karena faktor keturunan

Anonim mengatakan...

3. Setiap orang dibantu untuk mewujudkan mimpinya.

Amerika memiliki sistem yang bagus untuk membantu orang mewujudkan mimpi mereka menjadi kenyataan. Yang pertama adalah dari segi hukum, di mana sangat mudah untuk mendirikan maupun menutup perusahaan. Akibatnya orang-orang tidak bimbang untuk memulai perusahaan baru. Yang kedua - dan ini mungkin paling menentukan - adalah tersedianya dana secara besar-besaran bagi orang-orang “gila” melalui venture capital (VC). Karena banyak mimpi membutuhkan dana tidak sedikit untuk diwujudkan, VC inilah yang memungkinkan mimpi-mimpi tersebut menjadi kenyataan. Para venture capitalist di Amerika memiliki sistem yang sangat handal untuk memilih dan memoles ide yang berprospek untuk didukung.

Anonim mengatakan...

@ Bigmike and all,

Degan semua yang udah gw uraikan tentang cara orang Amerika maka apakah kita heran kao USA hebat? Kuncinya adalah impian. Dan impian ini dikerjakan. Lantas anda tidak dibairkan sendiri mewujudkan impian adan. Negara membantu. Tidak heran kalau banyak ide gila muncul dan berkembang di Amerika dan bukannya di negara lain.

Meskipun begitu, siapa tahu Indonesia suatu saat juga bisa menjadi mesin mimpi. Bagaimana, mungkin tidak Indonesia menjadi mesin mimpi ? (Elizahayu)

Anonim mengatakan...

Nah, lantas gw juga harus obyektif dalam menilai, di mana kelemahan Amerika? Kelemahan terbesar Amreika justru terletak pada keuatannya, yaitu karena besar, mereka kadang-kdang lupa diri. Terlalu sibuk mematut diri sendiri. Narsis. Gw liat, salah satu sahabat blogger, kalo nggak salah mas Wied, udah mengulas kelemahan USA dengan amat baik, yaitu arogan. Narsism dan Arogansi inilah yang belakangan menyeret USA ke dalam krisis finansial global. Tapi gw masih percaya, USA nggak bakalan kiamat, dia memiliki daya tahan yang kuat terhadap bahaya-bahaya semacam itu. Anda tahu berapa jumlah duit talanagn dari The Fed untuk krisis sekarang ini? 22.000 trilyun USD, Kebayang banyaknya nggak?

BTW, narsis dan arogansi jangan ditiru (Elizahayu)

Anonim mengatakan...

@ Khusus bwt bigmike,

Apa mimpi bigmike dengan menyatakan, bersukur menjadi rumput?

Seharusnya jangan takut untuk bermimpi menjadi pohon. BTW, anda adalah salah satu blogger favorit saya sekarang (Elizahayu)

Anonim mengatakan...

@ElizahCantik

Wah! Tambah wawasan nih kite2! Rupanya 1 lagi ualasan tentang i have a dream! salamat datang neng! disini kita tdak beda2kan sara! mau amrik kek papua kek jawa kek timor ya sama2 bercanda disini!

cuma neng! sobat2 disini kalau bertengkar kadang2 agak keras, jangan kaget ya neng! disini boleh bertengkar keras asal jangan memaki! klo memaki nanti di hapus sama si gendut mike!!

Gitu aja dulu!!

(Suto)

Anonim mengatakan...

Oh bigmike,

supaya jangan salah duga, gw nggak bermaksud mengatakan posting "bersukur jadi rumput" itu buruk. Sebaliknya, posting itu merupakan salah satu posting terbaik di samping serial KASIH. GW bahkan mengutip beberapa kalimat dari situ ke dalam file saya untuk the matter of motivation. Murni gw nanya untuk mengetahui persis, apa yang ada dipikiran BM? (Eizahayu)

Anonim mengatakan...

Ohh ya neng eliz!!

Bagi saya adlagi 1 hal yang tidak perlu ditiru dari amerika! yaitu

S E R A K A H

Orang boleh bermimpi macam yang dikonversikan jadi tujuan, tapi serakah ! amit2 deh!

Obama, waktu ditanya kenapa amerika kena kisis, dia menjawab

karena kita serakah!

(Suto sinting)

Anonim mengatakan...

Halo mas Suto,

Salam kenal ya. Thanx infonya tapi GW sebenarnya udah lama ngebaca blog ini tapi masih sambil lewat. Meski begitu gw tau bahwa orang-orang kalo diskusi kadang-kadang kekencengan ha ha ha ha. GW malah kadang-kadang ngebacain pertengkaran itu sambil ketawa karena kalo udah marah, sahabat-sahabat itu nggak terjaga tutur bahasanya. Sering kali kita susah nangkap maksud mereka mungkin karena udah keburu emosi ha ha ha ha. Untungnya pemliik blog ini sigap melerai.

Yup, kita ketemu lagi besok ya mas....(Elizahayu)

Anonim mengatakan...

@ Bigmike,

Ha ha ha ha ha pulang tapaleuk langsung sakit ya????? Cepat sembuh boss. Ini posting bagus sekali. Menyentuh ketika berbicara tentang mimpi. Tapi sedikit ironis. Ama mimpi bermain bersama-sama tapi dalam faktanya malah ada yang "pergi" bermain di taman yang baru. Ya, tidak apa-apa. Beta setuju dengan Suto bahwa salah satu jasa terbesar BM adalah menginspirasikan orang untuk membuat blog sendiri. Wish them luck.

Komentar-komentar juga bagus sekali terutama komen Wied dan kawan baru, Eliza. Cuma beta mau tambah bahwa di Kupang Yusuf bukan hanya jadi Ose tapi juga USUUUUUU ha ha ha ha ha ha ha. GBU (Aust)

Anonim mengatakan...

eh ketularan Yulius....salah ketik nama. Maklum baru sampe rumah dan belom makan. Lapar ha ha ha ha (A9ust)

Anonim mengatakan...

@ Bigmike,

Berapa kali orang boleh bermimpi? Berapa lama orang boleh berharap?
Berapa kali mimpi boleh tidak jadi kenyataan sehingga orang enggan untuk bermimpi lagi? Berapa lama orang boleh terus berharap meski kenyataan tida pernah datang?
Berapa?
Berapa?

Tnpa limitasi, semua impian adalah kegilaan dan yang kita perlu adalah bangun dari tidur. Mimpi sudah berakhir. Yang kita punya hanya 1 celana kotor. 1 baju rusak. Makan di meja hanya angin.

Apakah ada yang bermimpi makan angin? (13)

Anonim mengatakan...

he he he he he, si @ 13 baru habis minum JR trus bikin komen. Sonde tau dia mau omong apa? Puisi juga tidak enak ha ha ha ha

Mimpi kok dikasi batas. Liat tuh, di USA tiap orang oleh bermim[i berapa banyaknya juga terserah ha ha ha (Sony)

Bigmike mengatakan...

Howdy, selamat sore sahabat blogger. Senang bisa menyapa sahabat-sahabat yang sudi berkunjung dan memberikan komentar-komentar yang bernas.

Saya mencatat mas Wied yang menjelaskan tentang the american drema. Wah, pencerahan yang amat bermanfaat sehingga diskusi bisa lebih terarah. Thanx

Aha, ada sahabat baru Elizahayu, kayaknya diajak PM deh, selamat bergabung. Blog ini cuma blog standard yang sederhana. Datang dari Kampung kecil di Kupang. Ada yang ditanyakan tentang rumput. Saya sudah menguraikan di beberapa komen tetapi saya tidak berkebertan untuk mengulang kemali, yaitu bahwa saya menyadari bahwa diri saya cuma rumput tetapi saya bermimpi, dan berusaha keras meraih mimpi, agar dapat menjadi rumput yang berguna. Kawan-kawan yang menjadi pohon atau bunga mawar ya harus punya mimpi ntuk menjadi pohon atau mawar yang baik. Bukanlah narsis jika saya mengatakan bahwa,saya bangga menjadi diri sendiri. Apapaun, saya mau berterima kasih atas ulasannya tentang kekuatan dan kelemahan Amerika. Sungguh mencerahkan. Thanx

Bigmike mengatakan...

YR dan adek, saya tetap berharap anda berdua berbagi dengan kami di sini pikiran-pikiran cerdas yang ada pada anda berdua. Sekarang belum tetapi sapa tahu 1-2 waktu ke depan.

Yulius, Thanx atas dukungannya. Saya setuju, friend in need is friend indeed. Saa memang memerlukan dukungan kawan-kawan. GBU.

Prtha, Proxy73, Nana, Ryan, Salmon sDragon (Sinaga? he he he) selamat datang salam kenal, tuak1, poempuisi, bung Eman, Bung 13 (domi ko? he he he he), dan.....nah ini mengejutkan, pak Syam,....saya jadi berdebar-debar, jangan-janagan sekian lama saya besahabat dengan manta petingi atau mungiin masih petinggi dari gedung dpr nih....thanx pak Tua...pengalaman yang anda bagi beberapa di antaranya baru saya dengar hari ini...luar biasa dan saya mohon maaf tidak bisa mengenali pak Syam (tapi biar saja tetap anonim karena idnetitas tidak prioritas karena yg terpenting adalah gagasan). Thanx pak.....mungkin yang lain yang saya lupa sebut....

Untuk semuanya, saya ucap terima kasih yang paling banyak. Kehadiran anda semua sungguh menguatkan saya. Friend forever. GBU

Bigmike mengatakan...

Akhirnya, untuk Bang Suto....

Salah satu kebanggaan seorang guru adalah ketika dia bisa menyaksikan "murid-muridnya" berhasil mengembangkan dirinya.

Itulah kebangaan saya terhadap adik-adik karena sudah menemukan kesenangan dengan facebook hasil kreasi mereka sendiri. Memang itu pilihan terbaik mereka karena di sana mereka bebas mengekspresikan apa saja yang ada dalam pikiran mereka karena yang berlaku adalah rulesnya mereka. Bukan rules orang lain. Analogi dar Bang Suto tentang masa-masa di perdtam memang cock sekali. Benar sudah begitu. Menyaksikan mereka senang kitapun seyogyanya senang. Saya mendoakan mereka dan domain mereka.

Bang Suto sering-seringlah mengunjungi domain mereka, sampaikan salam saya. Saya agak sulit ke sana karena ada gaya tertentu yang sudah lama saya tinggalkan dan saya sudah tidak nyaman lagi dengan gaya seperti itu. Saya sudah terlalu tua dan kuno mengikuti "gelora" seperti itu. Horizon berpikir saya juga melulu apa yang ada di kampung halaman yang kering tandus ini ha ha ha ha. No hard feeling. Salam buat semua yang di rumah. Sorry, kemarin itu kurang maksimal mengurus leles karena ada sedikit "hambatan emosional" ha ha ha ha

Urusan administrasi perbankan untuk Ibunda agak berbelit tetapi Uli akan mengurusnya dengan sebaik-baiknya. Beliau agak demam karena kelamaan kena AC di Bank ha ha ha ha. Shalom

Anonim mengatakan...

@ Julius,

Saya akan mencatat baik-baik ucapan sahabat Julius karean sangat menarik......Menjewer Indonesia tidak berarti selalu membuang ludah kepadanya.......

Memang sudah seharusnya begitu tapi ngomong-ngomong perkembangan baru dari mana tuh karen kayaknya bung Juli pernah amat marah an mengancam NTT keluar saja dari NKRI ha ha ha ha

Tapi tidak apa-apa karena jika mengikuti logika Opa Syam, it harus dicatat sebagai kemajuan...(Ghentenx)

Anonim mengatakan...

@ Mbah Syam,

Saya terperangah dengan pegelaman anda yang sangat detil tentang kejadian tahun 1999. Ada yang saya mau tanya, menurut mbah Syam, GD itu kompeten enggak ya jadi presiden? (Ghentenx, sydn)

Anonim mengatakan...

@ Bigmike,

Apa impian saya? Saya bermimpi pendidikan di Indonesia dikelola sebaik-baiknya supaya tidak menghasilkan sarjana, master, dan doktor yang pandai enggak tapi berotak kotor. Itu aja deh impian kulo he he he he (Ghentenx)

Anonim mengatakan...

@ Bigmike,

Heii ketemu lagi nih. Kemaren sibuk di Mataram yach. Gw dijasi tau ma si dedi bahwa die ketemu orang dengan ciri-ciri gini-gitu bla bla bla...eh, kagak salah it's must be you mike ha ha ha ha

Kemarin kita rame banget senang ketika Obama terpilih tapi lalu saya tercenung. Apa ia, Obama bisa mengubah AS, Jangan-jangan dia yang nanti diubah AS. Ingat ketka Obama terpaksa harus mengubah persepsinya yenyamh Israel karena begitu juatnya tekanan lobi Israel yang secara tradisional merupakan pendukung demokrat. Apa Impian kita tentang USA dan Obama? Apakah mereka memimpikan kita. Optimis dan senang dengan USA boleh-bolesh saja tapi membuat Indonesia yang lebih kuat mungkin lebih penting dari itu semua (Yuwono -Yewe)

Anonim mengatakan...

kirain lagunya abba, keknya baru postingan ini yg bisa bikin gw semriwing.. wiiing...

ga inget kalo diimimpiin bokap, paling2 tuh pak harto, che, sultan hb 9, ... yaah gitu2lah, ga ada romantis2nya dee higs..

~JM

tuaksatu mengatakan...

@ Bigmike and all,

Wah, secara jujur dugaan beberapa sahabat blogger emang benar. gw petualang ke ruang komen di mana-mana. Memaki dan bertengkar, udah hobiii....hi hi hi

Tapi sejak ketemu blog ini, saya belajar bahwa bersikap santun bisa sangat positif. BM telah mempengaruhi cara berpikir gw. Psotingnya tentang filsafat manusia sangat menyejukkan dan mencerahkan. Gw seering bangte ngasi koman di sini (he he he he silakan nebak gw yang mana he he he - sekarang juga masih sering muncul anonim ha aha ha), akhirnya gw beraniin diri juga tuk bikin blog sendiri. Ngumpulin berita artikel yg gw suka. Kemarahan dl komen-koen gw tumpahin dengan cara ngumpulin berita yang terkait kedongkolan gw. Ternyata asik.

BTW, gw jujur, keberanian bikin blog amat dipengaruhi BM. Tapi, seperti candu, gw susah ngilangin hobi berkunjung ke blog BM. Teteeeeeeppppp boszzzzz.....susah pindah ke laen hati dech ha ha ha ha ha

tuaksatu mengatakan...

Nah, skarang gw mo ngomentarin soal Indonesia VS Amrik. Kebetulan gw baru posting tentang beta diskriminasinya bangsa Indonesia, ato lebih pas pemerintah Indonesia (itu berarti elit indonesia - menurut opa Syam) terhadap etnik chinese. Sampe sekarang belon ada 1 bijipun etnik china yang jadi pahlawan padahla orang seperti Laksamana Muda John Lie amat sangat berjasa bagi Indonesia. Gw sih datang dari etnik Jawa tapi kasian juga lho ngelian yang ginian

Anonim mengatakan...

Proxy
Selamat deh punya maenan baru tapi sayangnya jiwa kalian bedua nggak sebesar mulut gede kalian. Ingat nggak ketika kalian gebukin bareng si A9ust ampe si grogi tih si A9ust?????

Alhamdulillah, seperti biasa, pagi-pagi mampir di sini ternyata ada yg menghina.. Saya cuma ucap selamat buat sang Jiwa Besar Proxy37.. Anda layak dapat bintang... :-)

Sy mmg baru balik dr tugas luar kota selama bbrp hari. Dan memang sejak komen terakhir tgl 4 November 2008, sy off dg alasan menunggu posting baru. Sayangnya posting baru tanggal 8 November 2008, sy ada urusan keluarga di rumh @budi dan sorenya ke luar kota.

So, sekali lagi sy sampaikan apresiasi yg setinggi-tingginya buat para pengamat sepak terjang sy di sini plus segala bentuk hinaannya. Di bilang jiwa kerdil, OK-lah. Dibilang kabur dr sini, hayooo ajaah... Dg rendah hati sy mohon maaf jk sengaja ato tdk sengaja bikin jengel pr blogger shg 'diam2' ada yg 'simpan hati'.

Kemarin sy byk SMS-an dg bigmike mengenai situasi blog ini. Kami saling kritik dan ahirnya ada komitmen baru. Apa itu? Wah ini rahasia, ato lbh tepat hak bigmike utk mo kasi tau pr blogger di sini.

Ok, sy pamit dulu. Buat para Pengamat Wilmana, tolong dicatat yaa hr ini 12 November 2008 saya sdh isi absen blog. :)

(Wilmana)

Anonim mengatakan...

@ Bigmike,

Saya mantan petinggi????? ha ha ha ha

@ Suto,

Saya bukan blogger sembarangan? ha ha ha ha tapi Suto benar bahwa salah satu penyakit elit kita, dan ini juga jangan tiru USA, JANGAN SERAKAH.

@ Tuak1,

Saya sudah mengintip blogmu. Dan dari gaya berbicaramu, saya hampir bisa menebak siapa nama alias anda di BM he he he. Saran saya, coba eluarkan pikiranmu sendiri. Tapi kalau memang pola sekarang adalah cara untuk menghilangkan kebiasaan mengumpat, yah teruskan saja

@ Yulius,

Saya suka statement mu: ...menjewer Indonesia tidak usah sambil meludahi Indonesia terus....semoga sahabat muda tergolong orang Indonesia yang berpandangan optimis.

@ Wilmana,

Saya rasa sahabat mudalaha yang pertama menyarankan saya untuk menggunakan nama opa syam. Sekarang hampir semua sahabat di sini memanggil saya sebagai opa. Cucu saya di rumah akhirnya ikut-ikutan memanggil opa ha ha ha

Anonim mengatakan...

Mengapa mas Suto dan juga saya meminta agar kita jangan serakah meniru USA? Hal ini karena ekonomi kapitasil di AS memaksa perusahaan-perusahaan harus selalu memiliki laba yang besar. Apapun caranya. Jika sudah untung maka para CEO berhak mendapat gaji puluhan kali lebih besar dari presiden AS. Meeka menikmati betul cara-cara itu. Dari mana asal uang untuk kenikmatan USA itu? ya dari pasar global yang dikuasai USA. Begituah serakahnya USA. Oleh karena itu, meski kita boleh belajar dari american dream tapi tidak semua hal AS patut diteladani. Soal serakah, ini saya agak berbeda dari saudari muda Eliza, yang bermasalah bukan cuma pemerintah USA tapi juga masyarakat USA yang memiliki lifestyle glamour itu yang harus juga ikut bertanggungjawab (Syamsudin, bloggertua)

Anonim mengatakan...

Eeeeehhhhh....MR Wilmana.....maaaaaap.....maaaaaaappppp.....
...marah yaaaaaa ...wakakakkkekkikiki...

mumpung lebaran belon jaoh-jaoh amat gw minta maap deh....kan kata BM kebenaran manusia cuma setengah....ente jiwa kerdil....mungkin cuma benar setengahnya...setengah lagi ente berjiwa besar....

ane berjiwa besar....benarnya 1/2.....kebenaran 1/2 nya is ane berjiwa kerdiiiilll...itu ilmunya BM yg gw liat di blog kuliah ternyata dosen statistika jugaaaaa.....hhhueeeehhhhh.....

OK bro, nyante aja lageeeeee....gitu ajah kok repoootttt....oleeeee....oleeee reffffooooootttttt......ha ha ha ha ha (Proxy73)

Anonim mengatakan...

@ Mas Suto,

ane ada hati ama Pritha????? mungkin benar 1/2.....1/2nya salah.....Pritha mau beneren ke gw, benernua 1/2.....1/2nya mungkin dia mau muntah ha ha ha ha....tampang gw leceeeeekkkkkk...wakakakakak....

@ Mas Suto en Babe Syam,

Amerika serakah?????? C7...mangkanye kualat dieee...pasar finansialnya ambur bruk bruk...sialnya...Indonesia ikut ketimpa tembok runtuh....huuueeecchhhh....kacau nih tatanan dunia. Kerja yang seharsunya is beruuf malah jadi seperti beruuukkkk...mawas....kera kalmantan ....dst...dst....that's raison d'etrenya buruknya kapitalisme USA....GW malah jadi keingat BK. Ketuka doski jatoh, hutang Indonesia = 0. Harga diri kita melambung tinggi. Nah sekarang Malaysia ajah berani mau ngerebut Blok Ambalat....kacau dechh.....yohhaaaaaaa....gw cabut dulu nich...(Proxy73)

Anonim mengatakan...

@Opa Syam

Kayaknya OPa belon beri pencerahan atas pertanyaan si genthenx deh please!!


(suto)

Anonim mengatakan...

ikutan @wilmana, saya juga mau absen hari ini, hi hi.

membaca bbrp komentar para blogger disini perihal "kepergian" (saya pakai tanda kutip karena sebagai adik saya akan ada tetapi disini) saya hanya ingin sampaikan tuturan kata org inggris. "blood is thicker than water." darah lebih kental dari air. artinya kalau ada apa-apa dengan saya, @bm pasti "goes heaven and hell" untuk menolong saya. begitu pula sebaliknya. saya rasa prinsip hidup ini berlaku juga dalam budaya timur.

diantara kami, hubungan kekerabatan dekat itu akan kami jaga baik-baik sesuai pesan ayahanda (almarhum) saban saat semasa hidupnya.

begitu saja dan tuhan allah memberkati para blogger semua.

-nk-

Anonim mengatakan...

bung a9ust,

bung pung tuturan "wish them luck' beta hargai tinggi-tinggi. terima kasih paling banyak.

tuhan yesus berkati bung dan keluarga selalu.

-nk-

Anonim mengatakan...

@ All,

Eh, kenapa cuma USA dan Indonesia yang disoroti terus? Bagaimana dengan china yang amat sangat licik itu?.

Setelah mereka membanjiri psar dunia, termasuk Indonesia, dengan barang-barang murah dan rongsokan karena praktek dumpingnya, terakhir ini terkuak bahwa makanan untuk kitapun dibanjiri dan digelontori dengan racun boraks, melamin, dan entah apa lagi?

Ingat ngggak dulu sebelum ketangkap basah, atlet-atlet renang china merajai kolam renang duni dengan..... doping......Jangan coba-coab ada yang bilang...eh....sapa suruh beli.....itu sama saja dengan kelakuan syhech puji yang nggak terpuji itu......lho kenapa si ulfa sama ortunya mau???? etika bung etika (Suryana)

Anonim mengatakan...

@ Bigmike,

Posting yang menyentuh dan membawa pencerahan tersendiri. Keep on posting bro...(Suryana)

Anonim mengatakan...

Proxy73
OK bro, nyante aja lageeeeee....gitu ajah kok repoootttt....oleeeee....oleeee reffffooooootttttt......ha ha ha ha ha

Melayani filsuf 'gila' spt anda ini, mmg gak perlu repot. Cukup dimaklumi saja dan rela stok maaf berkurang banyak. :)

(Wilmana)

Anonim mengatakan...

bosz @wil... kira-kira sikap proxy73 ini ada dasar filsafatnya?

Anonim mengatakan...

@ Suryana,

Memang perlu diulas tentang perilaku bisnis negara China. Saya punya peengalaman buru, beli TV bikinan cina baru pake satu bulan sudah rusak. Di layar muncul garis-garis. Beli HP buatan China yang ada TV nya, pake belum 6 bulan sudah padam dan tidak bisa dibikin baik. Saya jengkel betul. Si Kupang ada tempat di Mall Folbamora yang jual alat serbu, serba 5 ribu atau 10 ribu. Saya beli hamar ada cap made ini china, pake ketok-ketok 2 kali, besinya loncat ke kodok. Aduh, kita orang pas-pasan ini cilaka terus (Savunesse)

Anonim mengatakan...

@ A.a Tana Ludji,

Sabu sudah siap jadi Kabupaten. Kita sudah berwacana, dan ini kita punya mimpi: A'a Bupatinya. Kalo bilang cinta Sabu, buktikan dengan tidak menolak, Minami A'a? (Savunesse)

Anonim mengatakan...

Savunese
Sabu sudah siap jadi Kabupaten. Kita sudah berwacana, dan ini kita punya mimpi: A'a Bupatinya. Kalo bilang cinta Sabu, buktikan dengan tidak menolak, Minami A'a?

Bosong yg punya ambisi politik kekuasaan, kok bigmike yg musti pikol tanggung jawabnya?

Beta tanya:
Apa bosong su pi fasilitasi Mone Ama di 5 ato 6 wilayah di Sabu-Raijua sana supaya mereka bikin upacara tanya Deo. Apakah Sabu mmg layak jd daerah mandiri berotonomi (Kabupaten)?

Beta liat, maintain bosong punya nilai-nilai budaya yg luhus sj, dilupakan. Tp demi mengejar ambisi politik-kekuasaan, bosong lupa Deo. Ada B pung sepupu yg Pekerja di Sekretariat DPP PDIP nampaknya berminat, tuh. Coba hubungi dia via @Budi.

(Wilmana)

Anonim mengatakan...

@ Mas Suto dan Mas Ghentenx,

Ia kemarin saya nggak memperhatikan pertanyaan tentang kompetensi GD sebagai sebagai presiden. Kalau anda mengenal GD pada tahun 80-an pasti akan terkesan. Siapa saja. Dia mampu mnenyihir semua yang mendengarnya utuk kagum padanya. Gagasan-gagasannya tentang demokrasi di Indonesia dan demokratisasi jauh melampaui tokoh-tokoh lain. Kami pernah hadir dalam salah satu diskusi di CSIS, Tanah Abang, orang seperti Harry Tjan Silalalahi dan Jusuf Wanandi, dibuat mati kutu dengan gagasannya. Jangan tanya lagi gagasannya tentang pencerahan yang diperlukan oleh kalangan Islam. Luar biasa. Tanpa takut dan secara cemerlang, GD menuarakan tentang perlunya membumikan Islam di Indonesia. Pernah dengan toh gagasannya tentang mengganti ucapan assalamalaikum dengan selamat pagi, siang, sore atau malam saja. Kita semua terperanganh.

Gara-gara gagasannya tentang Pribumisasi Islam, GD sempat digandeng Orba, Soeharto, bersekutu menekan kempok-kelompok Islam garus keras. GD di persilakan menjadi ketua umum Tanfidz PB NU tapi dengan 2 arah: bagi Orba, ini kesempatan menggembosi PPP karena Program GD adalah kembali ke khittah, Tidak berpolitik. Betul, suara PPP gembos pada pemilu 1987. Di lain pihak GD sendiri mempunyai agenda untuk merealisasikan gagasannya guna melakukan pencerahan dalam Islam. Diam-diam GD itu mengagumi gagasan gerakan reformasi gereja di Eropa yang menghasilkan etos kerja baru dan seterusnya (Syamsudin)

Anonim mengatakan...

Ternyata di belakang hari situasi berubah. Bagi pemerintah gagasan GD dianggap kebablasan karena mulai keras berteriak tentang demokrasi dan Seharto harus berhenti. GD dimusuhi dan secara kasar dipaksa turun dari kursinya di NU, Pemerintah mencoba membentuk NU tandingan. Soeharto memusuhinya. Di dalam NU, tokoh-tokoh tua terkaget-kaget dengan gagasan GD untuk mencerahkan ISlam. Situasi menjadi, GD dikepung 2 pihak, Internal dan eksternak. Lalu, DI SINILAH TERJADI TITIK BALIK PERUBAHAN SIKAP GD.

Untuk melawan semua kritikan dan tekanan yang ada GD mengembangkan kharismanya untuk melawan. Dikumpulkannya orang-orang sepikiran dengannya. Mulai ada pemberian batas antara kita dan mereka. Lama kelamaan GD menemukan keadaran bahwa dirinya adalah elit yang dikepung oleh musuh. GD lalu berada dalam situasi emergency terus menerus. Anda tahu apa imlikasinya. Secara perlahan GD mulai kehilanangan semangat egaliternya. Semangat berbeda pendapat perlahan-lahan meluntur.

Nah, bagi saya sosok GD harus dibedakan atas periode-periode di atas. GD awal adalah GD yang demokratis. GD belakangan adalah GD yang meluntur semangat egaliternya. Itulah GD yang terpilih sebagai Presiden tahun 1999.

Akibat sifat elitnya, maka GD tidak mau lagi belajar mengelola negara. Dipikirnya mengelola negara sama dengan menegelola pengikut-pengikut setianya. GD tidak mudah percaya dengan gagasan baru. GD sangat menyukai pendapat orang yang "menghibur dirinya".

Jadi, apakah GD memiliki kompetensi sebagai Preisden? Saya hanya bisa menjawab bahwa tahu 1999, tidak. Sekarang? semakin tidak kompeten. Biarkan GD dengan gagasan-gagasannya menjadi guru bngsa saja karena sebenarnya masih banyak gagasan-gagasannya yang amat baik dan sehat bagi Indonesia. Lagian, berapa umu GD? Biarkan Indonesia dipimpin leh mereka yang muda-muda. Kami yang tua-tua cukup memberi dorongan dan semangat dari belakang saja. Begitulah Mas Suto dan mas Ghentenx. Maaf kalau kepanjangan (Syam)

Anonim mengatakan...

@ Wilmana,

DPR sudah putuskan. Kesalahan di mana? Kasi tunjuk juga, di mana kesalahannya kalo kami minta kakak kami sendiri untuk jadi pemimpin. Dia pintar sekali. Dia mampu. Punya karakter. Rela berkorban demi orang lain. Di mana salahnya? Yang ama tawarkan orang yang kerja di Jakarta. Tau apa mereka? Duduk makan enak di jakarta baru mau urus-urus Sabu. Minami? (Savunesse)

Anonim mengatakan...

A.a Ma Kati,

Kami tagih komitmen (Savunesse)

Anonim mengatakan...

heeeiiii Savunesse....hareeeeee geneeeeeee ngeributin calon bupati? Ributin Presiden doooooonggggggg...kagak ade kerjaan emang??????......wakakakekekek.....(Proxy73)

Anonim mengatakan...

Savunese
DPR sudah putuskan. Kesalahan di mana?

Yaa DPR putuskan krn ada yg mengusulkan, toh? Ini kan bisa ditelusuri dari DPR sampe ke individu manusia Sabu yg punya aspirasi Sabu mjd Kabupaten. Aspirasi itulah yg beta bilang 'ambisi'. Apa tdk boleh punya ambisi? Boleh saja, tp sapa yg punya ambisi (aspirasi) spy sabu jd Kabupaten, dialah yg hrs membuktikan dg lgsg terjun membangun. Jgn sampe ngotot Sabu jd Kabupaten lalu goso org laen utk kerja bangun itu kabupaten baru.

Kasi tunjuk juga, di mana kesalahannya kalo kami minta kakak kami sendiri untuk jadi pemimpin. Dia pintar sekali. Dia mampu. Punya karakter. Rela berkorban demi orang lain. Di mana salahnya?

Ama jgn pura2 bodo, beking beta mo katawa sinis. Kesalahannya bs ditelusuri. Pertama, apa Kakakmu itu punya ambisi (aspirasi) yg sama dg kalian? Kedua, bicara keberhasilan itu hrs didukung dua hal, mampu dan mau. So, apakah dia bersedia?

Yang ama tawarkan orang yang kerja di Jakarta. Tau apa mereka? Duduk makan enak di jakarta baru mau urus-urus Sabu. Minami?

Ah, beta tdk menawarkan siapa2... Hanya memberi informasi saja. Kalian yg justru menawarkan kursi panas kpd bigmike. Petu we a'do ama tana?

Terakhir, beta merasa Ama setuju dg kata2 beta bhw kalian di sabu sana, urus harta warisan leluhur (nilai2 budaya, adat, dan properti) bagi para anak suku saja tidak mampu, apalagi mau urus kabupaten?

(Wilmana)

Bigmike mengatakan...

@ Ari tana Savunesse dan Wilmana,

Nanti kita refleksikan perkara yang satu ini melalui posting besok. Mata hudi-hudi ko....

Anonim mengatakan...

@savunesse
ama bae juga bilang sabu su pasti jadi kabupaten, tapi ama su jujur ko balom liat kondisi dan keadaan dari berbagai aspek dan daya dukung alam lingkungan dan sosbud termasuk SDM . belum ama, terlalu dipakasakan !!!! ini hanya kerakusan orang2 disini dan kerakusan orang2 dpr terima suap.
semboyan RAI HAWU, RAI DUE NGA DONAHU DI GANTI MENJADI TANAH PENUH TANGIS DAN KERTAKKAN GIGI...
MAU..????
NA bunga+

Anonim mengatakan...

beta lia be pung kaka memang pintar tp tar usa pi urus politik. itu bukang dia pung bidang. kalu dia mau politik, kanapa son dari dolo?

kalu ada voting keluarga, beta sonde setuju, paling sadiki abstein.

cuman kenapa ee 'org sabu' tagih komitmen? tagih itu artinya dolo parna ada janji. ini musti kas lurus dolo.

"@bm pun adi"

Anonim mengatakan...

@Opa Syam

Wuelehh... wuelehh....!
Mantaff banget uraian Opa!!
Cermat, detil dan mencerahkan, banyak yang kurang kenal GD sekarang jadi gamblang blang dengan membaca uraian OPa!

OPa! mungkin kalau di tarik kesimpulan dari uraian tentang kelakuan GD itu adalh:
GD adalah manusia yang sangat cerdas, humanis, prodemokrasi, pemikir pembaharu dalam islam, tapi sayang seribu sayang GD tidak terlepas dari sifat buruk manusia lainya yaitu : S E R A K A H! rupanya ini yang membuat dia berubah, serakah akan kekuasaan!

sebenarnya secara mental dia tidak siap menjadi "Pemimpin" begitukah OPa??

OPa masih ada pertanyaan lagi!

Yaitu : Sebagian orang bertanya-tanya tentang fenomena yang ada di seputar pilpress 2009 dimana paling tidak ada 4 jenderal yang telah bertekad maju, kalau menurut OPa fenomena apa ini, apakah ada agenda khusus dari ABRI atau hanya sekadar ikut-ikutan!

Opa mohon pencerahannya sekali lagi! sebelumnya trimakasih!

kalau besuk ada posting baru, mohon dijawab di postingan baru ya Opa!


(Suto)

Anonim mengatakan...

wuekekekekkakakakakak....BM jadi bupati? GW kagak setuju. Kaum intelektual, tugasnya lebih mulia dari itu.

Tugas mereka adalah menjaga nurani bangsa. BM, jangan mengotori tangan, terutama nuranimu, dengan nafsu kekuasaan. Enggak di situ engkau seharusny berada.

BM pasti tahu perisi filsafat intelektual yang diajukan oleh Roberto Michells. Kaum intelektual adalah orang-orang yang memusatkan diri untuk memikirkan ide dan masalah nonmaterial, sekali lagi NON MATERIAL, dengan kemampuan penalarannya. Intelektual
seperti BM adalah orang-orang yang memiliki pengetahuan dan mendasarkan pikirannya dan penilaiannya atas setumpuk fakta PERENUNGAN yang tidak semata-mata berasal dari persepsi inderawi dan ini membedakan kaum intelektual dibandingkan kaum nonintelektual.

Kemampuan perenungan ini yang membuat tulisan BM menjadi kuat, menyentuh hati, membongkar rasa dan.....JANGAN MAU JADI BUPATI. Savunesse dan yang lainnya, jikalau kalian menyayangi BM, jangan menyeret BM ke dunia yang bersifat sangat material itu. Kalian akan membunuh ikan karena kalian menarik dia keluar dari lautnya.

Hormat saya (Proxy73)

Anonim mengatakan...

@ Bigmike and all,

Nilai kegunaan dari perdebatan tentang BM jadi bupati = 0. Nggak layak BM di situ. Adahal lain di mana BM akan lebih berguna. Nggak usah buang mutiara kepada b....Itu saja (John, Oemasi)

Anonim mengatakan...

@ Bigmike and all sahabat dari Kupang,

Gw setuju ma si John Olmasim yaitu BM nggak perlu neko-neko deh...

GW baca di kompas ni hari, orang NTT tuh syahwatnya terhadap kekuasaan kegedean atawa dipikirnya angota legislatif adalah lapangan kerja. Nih kutipan berita nyang bikingw berkerenyit dahi....ancccccoooorrrrrrr ddaaahh...

1.086 Caleg NTT Perebutkan 55 Kursi (Kornelis Kewa Ama Khayam)

Sabtu, 15 November 2008 | 15:24 WIB

KUPANG, SABTU - Sebanyak 1.086 orang calon legislatif (caleg) Nusa Tenggara Timur (NTT) ibarat bertarung dalam perjudian. Mereka harus memperebutkan 55 kursi yang tersedia di DPR NTT, sedangkan sisa 1.030 caleg dengan lapang dada harus menerima kekalahan.

Anggota KPU NTT Djidon Dehaan di Kupang, Sabtu (15/11) mengatakan, pemilu legislatif kali ini sangat diminati para politisi dan pemerhati politik. Wilayah NTT memiliki banyak lulusan sarjana tetapi tidak ada lowongan kerja sehingga banyak sarjana mencoba mengadu nasib mencalonkan diri menjadi anggota DPR NTT.

"Tidak hanya caleg provinsi, caleg tingkat kabupaten/kota pun mencapai 10.000 orang lebih untuk 20 kabupaten/kota se-NTT. Mereka memperebutkan 650 kursi. Ini pun tidak mudah. Jumlah partai politik yang mengikuti pemilu sebanyak 38 partai, sangat sulit mendapatkan dukungan sampai 2.500 atau 25.000 orang," kata Dehaan.

Banyaknya parpol membuat masyarakat pemilih bingung. Nama parpol saja sulit diingat, apalagi memahami misi dan visi parpol bersangkutan. Saat ini, sudah cukup banyak caleg mencetak kartu nama, membuat atribut partai disertai nama caleg dan memasang iklan mempromosi diri di media massa.

Pada badan sejumlah kendaraan mobil terdapat nama dan atribut partai untuk mempromosi diri dan mencari dukungan. Biaya yang telah dikeluarkan pun tidak sedikit. Ada caleg yang sudah menjual tanah, rumah, sepeda motor, mobil dan harta benda lainnya.

"Biasanya mereka yang telah banyak berkorban, tetapi gagal mendapat dukungan, paling kecewa pada pemilu nanti. Dan kondisi seperti ini sudah terjadi pada pemilu legislatif 2004 lalu," katanya.

.....yyyoooo puyeeeeng khan...wkakakekekekekikikik....(Proxy73)

Anonim mengatakan...

"...GW baca di kompas ni hari, orang NTT tuh syahwatnya terhadap kekuasaan kegedean..."

bung proxy73, jangan asal bicara. anda dicap filsuf disini tp tidak pake otak kalu omong. tdk semua kami di ntt punya syahwat besar akan kekuasaan. (anak ntt)

Anonim mengatakan...

hi hi hi hi,

yang nggak pake otak seeeehhh,,,yaaaa ente tuchhh...wakakekekek....

1. Yg namanye ngomong ya pake mulut bukannya pake otak huuaaaaaaa ha ha ha ha,,,tul nggak cing????

2. sape nyang bilang gw filsuf...gw ya gw dong....

3, ane kagak bilang all NTT's ...ane justru naynya...kalo fakta nya kayak di kompas...syahwat kekuasaaan atao perlu kerjaan? Kok kayak rebutan CPNS kayak kemaren yang test bareng-bareng di sumantri, kuningan huaaaa aha ha ha ha....

4. ach...kalo masih tersinggung juga yaaaa....maap....maaaappppp....he he he he he lebaran belon jaoh....(Proxy73)

Anonim mengatakan...

wwwwoooooooiiii BM, tengsin niich, posting baru doooonggggg.....(Proxy73)

Anonim mengatakan...

Setuju dg anak ntt. Dulu ada @nk, skrg proxy mulai lg. Bahaya, makanya bigmike posting barulah.. (Emans)

Anonim mengatakan...

Ha ha ha,serupa tapi tidak sama. Ada yang berusaha "mencuri di tikungan" menggunakan kemiripan "Eman" menjadi "Emans". Saya Eman, tidak bisa marah cuma kaishan karena yang pakai nama Emans, tidak cukup kreatif. Ya tak apalah.

Saya Eman, anak NTT asli, bapa mama adek kakak asli ntt, memberi catatan penting bahwa data dari Karolus kewa ama (kompas) menunjukkan data lanjutan tentang NTT seperti berikut:

Setelah pendidikannya berada pada urutan 32 nasional, Indeks kesejahteraan, NTT urutan paling akhir, lantas saya membaca data yang dilontarkan oleh Riwu Kaho (2008) (yang tidak lain dan tidak bukan pemilik blog ini) dalam salah satu seminar bahwa lahan kritis di NTT 91.5% dari total luas lahan daratan.

Alhasil, apa tafsiran kita terhadap data kompas?

1. kemungkinan 1: karena begitu resahnya warga NTT akan kondisi di atsa maka ramai-ramai mendaftar jadi caleg supaya bisa perbaiki kondisi.

2. kemungkinan 2: Proxy73 benar bahwa orang NTT sedang kepingin berkuasa.

3, kemungkinan 3: orang ntt kekurangan lapangan pekerjaan maka dari pada jauh-jauh jadi kuli di malaysia lebih baik daftar ikut caleg. Anggota legislatif adalah politik perut dan bukan politik urus negara dan bangsa.

Silakan pilih salah satu kemungkinan tapi, saya terima kasih banyak untuk Proxy73 yang bukan anak ntt tapi kasi jernih potret kondisi kami di ntt.

Sebaliknya untuk anak ntt, jangan-jangan ente termasuk yang 10.000 itu ha ha ha ha. Anak-anak muda yang sering maen di CN bilang, kacian deh lu....gol jadi anggota dewan, syukur, Tapi kalau tidak jadi harap jangan stress karena duit sudah telanjur keluar banyak ha ha ha (Eman, CN, Oebufu)

Anonim mengatakan...

@ Bigmike,

psotinglah yang baru. Sudah satu minggu tulisan kritis. Kami perlu bahan diskusi ha ha ha (Eman)

Anonim mengatakan...

Eman
2. kemungkinan 2: Proxy73 benar bahwa orang NTT sedang kepingin berkuasa.

Org NTT? Termasuk Pak Eman...?? :)

(Wilmana)

Anonim mengatakan...

@ Wilmana,

Secara statistik, ya. Termasuk saya dan juga wilmana JIKA kemungkinan 2 benar. Saya cuma mengajukan kemungkinan, belum tentu itu benar. Apakah Wilmana setuju dengan kemungkinan ke dua? atau mau ajukan kemungkinan lain. Silakan (Eman)

Anonim mengatakan...

Eman
Termasuk saya dan juga wilmana, ...

Kalo Pak Eman suka na maju suda... Kecuali ikatan emosional, sy skrg suda jd 'org DKI'.

Tp sy suka permainan kemungkinan Pak Eman skrg. Krn biasanya Pak eman paling tida suka kalo ada org maen sapu rata org NTT dg berbagai predikat 'miring'. Kali ini nampaknya Pak eman tak berdaya dg data Proxy... Terpaksa maen kemungkinan sajalah.. :-)

Anonim mengatakan...

@ Wilmana,

Masa lalu adalah cermin, jadi setelah mendapat pencerahan dari BM maka jangan ada yang sok dengan kebenaran mutlak. Saya belajar sesuatu dari blog ini. Saya harap sahabat lain juga mau belajar. Setuju tidak? (Eman, CN, Oebufu)

Anonim mengatakan...

Pak Eman,

OK, saya setuju.. Artinya apapun omongan Proxy, dia cuma 1/2 benar dan 1/2 salah. Tapi ada lebe baik jk kita menghargai 1/2 benarnya Proxy. Dan lebe baik lagi jika 1/2 salahnya itu bukan dicela tp diperlengkapi.

(Wilmana)

Bigmike mengatakan...

Hallo sahabat,

Bung Eman, kemajuan sahabat dalam "mengolah rasa" patut saya acungi jempoj dari dua buah tangan...Bravo (mikerk)

jabon mengatakan...

saya percaya dengan "think becomes things"