Selasa, 29 Juli 2008

Selamat hAri RaYa bagi yang merayakannya. Selamat sONta-SaNte bagi yang enggak

Dear sahabat blogger,

Besok adalah hari Rabu tanggal 30 Juli 2008. Satu hari terakhir di bulan Juli. Ada yang istimewa? Ya, ada dong. Yaaapppp, besok.....,,,,,,,besssooookkkkkkkk....... adalah HARI LIBUR di Indonesia. Hari libur bagi banyak orang, termasuk saya......wwwwwwuiihhhhhhhhffffhhhhhh.....setelah 2 hari ini rumah hanya sekedar tempat singgah tidur dan mandi maka besok seharian, rumah adalah kembali menjadi istana. Istana malas-malasan. Tidak ada janji yang saya buat untuk besok hari. Just istirahat. Titik. Lusa..weh...weeeehhhh...weeeehhhhhh...baru kerja kembali. Mengapa demikian? Ya, karena para sahabat Muslim sedang merayakan salah satu hari besarnya. Sahabat-sahabat Muslim saya yang amat banyak: Paman Siamin, Bayu Adrian, Mas Kusnadi, Sumardi, Siswanto, MR. Juwan, Syamsudin, MR. JIMI, Mbak CW, Kakak kedua Edo WWF, Fazheda, Nana Firman Aceh, Akin Aceh, Edo "tamil" Aceh, Bang Azhar Aceh, ...siapa lagi yaaaaa....oh iya, ada "Sam" Edi Djoko van Malang, Proxy73, Mang IHIN, "Wan" Mad Saleh, Pak Kuneng M Arsjad, Kang Suryana, DR. Mad Pua Upa, Bang Ridwan Thalib (an), Mas Sentot Dephut, Mbak Titiek Dephut....waaaahahhhhh...syyyuuuussssyaaaaaaahhhhhh mengingat satu per satu. Pokoknya semua sahabat saya di dunia nyata maupun di dunia maya: saya mau mengucapkan SELAMAT HARI RAYA. Dapatkan hikmahnya. Dan, jadilah manusia religius yang gemar mengerjakan kebaikan. Jadilah sahabat INDONESIA yang baik.

Berikut ini saya kutipkan riwayat peristiwa Isra Mi'raj yang saya kutip dari www.Wikipedia.org. Anggaplah hal ini sebagai hadiah hari raya dari saya.

Isra dan Mi'raj

Seringkali masyarakat menggabungkan Isra Mi'raj menjadi satu peristiwa yang sama. Padahal sebenarnya Isra dan Mi'raj merupakan dua peristiwa yang berbeda, Peristiwa Isra dan Mi'raj Nabi Muhammad s.a.w. yang menurut catatan sejarah terjadi pada tanggal 27 Rejab tahun kesebelas dari masa kenabian beliau, merupakan peristiwa penting yang selalu dirayakan setiap tahun oleh seluruh umat Islam.

Dikatakan penting kerana peristiwa bersejarah tersebut merupakan sebuah peristiwa luar biasa, sebuah mukjizat dari Allah S.W.T bagi Nabi Muhammad s.a.w. yang tidak pernah dilakukan oleh rasul dan nabi sebelumnya. Hanya Nabi Muhammad s.a.w. sajalah yang diberikan anugerah dan kehormatan oleh Allah S.W.T untuk melakukannya sebagai petanda betapa tingginya penghargaan Allah S.W.T kepada Nabi Muhammad s.a.w.

Dalam perjalanan Isra' mahupun Mikraj seperti tecantum dalam buku 'Muhammad Beraudiensi dengan Tuhan karya Moch. Abdai Rathomy (1983: 53), Nabi Muhammad didampingi Malaikat Jibril dan Mikail menunggang seekor haiwan yang disebut 'Buraq'. Beberapa peristiwa yang terjadi selama Isra' berlangsung memberikan hikmah dan pelajaran yang sangat mendalam bagi Nabi Muhammad s.a.w. serta menjadi cermin bagi umat yang menjadi pengikutnya.

  1. Nabi memperoleh pelajaran tentang keadaan masa lalu dan masa yang akan datang yakni saat Jibril menyuruh beliau melakukan solat di Kota Thaibah (Madinah) dimana kelak Nabi akan berhijrah ke kota ini, di Thur Saina (Bukit Thursina), tempat Allah berfirman kepada Nabi Musa, serta di Betlehem, tempat lahirnya Isa putera Maryam.
  2. Jibril juga mengajari Nabi bagaimana menghadapi Ifrit dari golongan jin yang mengganggunya dengan memberinya sebuah doa yang harus dibaca Nabi.
  3. Mengambil hikmah dari perjuangan seorang Muslimah sejati Siti Masyitoh dalam berjihad mempertahankan keyakinannya akan keesaan Allah.
  4. Mendapat pelajaran bagaimana akibatnya bagi orang-orang yang enggan solat, enggan berzakat, pemakan riba dan suka berbuat zina. Pengganggu jalan umum, pemimpin yang suka menumpuk-numpuk jabatan dan suka menjelek-jelekan orang lain.
  5. Gambaran umat yang terjebaknya dalam kemewahan dunia, perumpamaan umur dunia yang sudah tua, tamsil bermacam-macam minuman yang boleh dan tidak boleh (haram) diminum umat Nabi serta adanya pengakuan para nabi akan keberadaan Nabi Muhammad s.a.w. sebagai pemimpin utama.

Dalam perjalanan Mikraj banyak pula hal yang dialami oleh Nabi Muhammad s.a.w. Namun yang paling penting adalah baginda mendapat keringanan solat fardu dari lima puluh kali menjadi lima kali sehari semalam, sebuah kewajiban yang harus dikerjakan umatnya sampai kelak akhir zaman.

Nah, Selamat Bung. Selamat Sus. Bagi yang merayakan. Juga, bagi mereka yang tidak merayakan hi hi hi. Tuhan Memberkati.

22 komentar:

Anonim mengatakan...

wooiiiii bigmike, Thanx ya atas ucapan selamatnya di postingnya. Begitulah seharusnya orang Indonesia. Kok namaku enggak disebut? takut dikira temennya si Ryan jagal itu yaaahhh...ha ha ha nasib nama sama. Nggak apalah, kan BM udah bilang bahwa bagis semua sahabat. Beres (Ryan)

Anonim mengatakan...

Arsyad Salam berkata,

Juli 30, 2008 @ 1:53 am

selamat isra mi’raj yaa.. :) :)

Anonim mengatakan...

Terima kasih atas ucapan selamatnya. Saya setuju, jadilah kita sahabat INDONESIA yang baik dan gemar menebar kebaikan (Sulis)

Anonim mengatakan...

@ Bigmike,

Thanx atas ucapan selamatnya. Hei, Murdani, malu gw nih karena gw warga jakarta nihhhh, baca blog ini biar ente punya otax dicerahkan. Selamat berlibur...oleeeee ...oleeeeee....libuuurrrr....(Proxy73)

Anonim mengatakan...

@ Bigmike,

Terima kasih atas ucapan selamatnya. Ah, ada gambaran ketulusan INDONESIA di situ. Terima Kasih. Selamat juga bagi semua sahabat blogger yang merayakannya.

Tapi, ada yang lucu nih, menurut hikayat menang betul Nabi ketika itu didampingi oleh 2 Malaikat. Satu bermnama Jibril dan yang satunya lagi adalah Mikail. Nah, itu sama dengan nama sahabat kita bersama inikan? ha ha ha (Syamsudin, blogger tua)

Anonim mengatakan...

Terima kasih ucapan selamatnya. Selamat berlibur (Ghentenx, SYDN)

Anonim mengatakan...

Tararengkyu Bigmike. sok...sakitu we heula Kang. Hatur nuhun (Mang IHIN)

Anonim mengatakan...

Ah beta jg mo gunakan kesempatan ini utk mengucapkan selamat merenungkan kembali kekayaan hikmah Allah melalui peristiwa isra mikraj buat kawan-kawan muslim. Semoga selalu mjd muslim sejati. Amin!

-bonggo-

Anonim mengatakan...

Selamat Hari Raya untuk semua sahabat blogger yang merayakan. Selamat bersenang-senang bagi yang tidak merayakannya tapi bisa menikmati istirahat dari pekerjaan yang melelahkan seperti yang dilakukan oleh bigmike. Terima kasih sudah saling memperhatikan. Damai di bumi. Damai di Indonesia //Pritha//

Anonim mengatakan...

eleuh eleuh neng Pritha and all,

tadi malam dalam khotah yang saya hadiri pak uztad mengutip begini:

“Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” [QS. 17:1]

Salah satu buturi mutiara yang bisa kita petik dari peristiwa yang dirayakan umta muslim ini adalah hamba sejati Allah, Nabi Muhammad saw, dan kita semua pengikutnya agar memulai berperilaku akhlaq yang sempurna dan tak bercacat (‘ismat), meninggalkan semua yang terlarang, meninggalkan kecintaan atas kehidupan duniawi ini (al-haraam) dan bergerak dari situ menuju maqam terjauh, yaitu kebenaran yang sebenar-benarnya. Kedamaian yang sedamai-damainya. Kalau begitu maka memang kita sebagai umta Muslim harus membawa damai-sedamai-damainya bagi dunia, termasuk Indonesia.

So, salam damai untuk semua yang merayakan. Salam persahabatan untuk bigmike dan semua. Jayalah Indonesia (Suryana)

Anonim mengatakan...

Wah, gantian saya yang surprise BM bisa memposting ucapan ini bagi saya dan semua sahabat Muslim. Thanxlah. Selamat untu semua sahabat yang merayakan. Besok kita bekerja kembali he he he (Qin)

Anonim mengatakan...

Terus terang ya, ketika membaca posting ini saya dongkol karena masih teringat ucapan Walkot Jaktim bahwa Warga minoritas hapa tahu diri. Tetapi setelah membaca baik-baik pengantar dari BM sebelum kutipan dari wikpedia saya baru sadar, orang seperti BM diperlukan Indonesia jika Indonesia tidak mau pecah belah. Ayo, boss kemaren tu berjuang bagi FREN besok-besok saya siap berjuang untuk BM. Jangan sembunyi terus dalam kampus cari makan dan biarkan keadaan bangsa terus begini seperti si Murdani di Jktim itu (Julius)

Anonim mengatakan...

Kemarin nggak sempet ngeliat blog. Libur. Pas istirahat gw liat ada posting selamat hari raya. Yah. thanx deh yaaaa (Prettymelia)

Anonim mengatakan...

Salam kenal. GW binxar. Syalom

Anonim mengatakan...

wuadooow!... aku langsung ma' gring, tau ada postingan beginian disini.

Terimakasih atas ucapannya

GBU, Salamusatubangsa
~JM~

Anonim mengatakan...

@BM
Oops!.. maaf, baru kebaca.
Terimakasih juga atas ucapan dan sarannya di blog saya:
Tetaplah berbagi kebaikan. KEBAIKAN. Tuhan Memberkati.

You too!

~JM~

Anonim mengatakan...

@para sahabat,
sy sendiri terkesima dg bagian postingan blog sy kemaren, berikut sy kopi paste:

Dan tiba-tiba, kita menjumpai diri kita bertengkar satu sama lain. Bahkan berbunuhan satu sama lain. Memusnahkan satu sama lain. Me-nidak-kan satu sama lain. Membenci satu sama lain. Kenapa?

Mudah2an kita semua yg disini terhindarkan dan dijauhkan dari hal-hal yg seperti demikian. Amin.

~JM~

Anonim mengatakan...

Woooi JiMi, anda ini manusia mabok, narsis pula, hi hi. Masak terkesima ama posting sendiri. Moralitas narsisisme spt ini yg beking indonesia jadi Indone'sial.' Tapi semoga tidak. Eh, iya ngak sih???

Peace man!

-KD Look-

Anonim mengatakan...

Alaaaammaaaaakkkk, semua blogger pada dasarnya narsis. Kalau tidak untuk apa cape'-cape' posting artikel dan komentar lantas ditengok tiap hari. Ah, jangan kura-kura dalam perahulah itu (Sibirulaut).

Anonim mengatakan...

adooohhh malah lupa, selamat hari raya. MR JIMI blognya kueerreeeennn (Sibirulaut)

jiwamusik mengatakan...

@KD Look
wkakakak, bisa jd seeh.... cuman narsisnya (baru) sebatas disini aj, belon nyampe ke SEO apalagi dunia nyata, temen2 dan sodare2 ndak ada yg tau kalo sy ini sebenernya seorang bloger hueh he he...

Anyway, sy sendiri ngerasa aneh ama blog sendiri hi hi hi..., bukan ide ato pendapat sy sendiri spt disini ato blog2 biasanya, tp fully2 kopi-paste ato contekan2 hasil karya orang2 laen doang. Ya contohnya spt yg sy kopi paste tsb. Sy sendiri juga ndak ngerti kenapa kemaren milih kopi paste kotbah Cak Nun tsb, tp stl sy pikir2 -- regardless siapa yg kotbah -- bagus juga isinya ya (hek ecgh.... lagi2 narsis lagi).

@Sibirulaut
Terimakasih. Semoga Tuhan memberkati kita semua.

Anonim mengatakan...

wakekekaakakak....MR JIMI emang sama maboknya ma MR BIMI (bigmike)....wakakakak...oleeee...oleeee maboookkk. Tapi emang blog ente top abiezzzzz (Proxy73)