Minggu, 06 September 2009

renungan Kristiani: haleluya atau

Dear Sahabat Blogger,

Karena hari ini adalah hari minggu maka ucapan yang paling tepat adalah "selamat hari minggu" dan bukan selamat hari selasa. Tak cocoklah itu. Tagal ini hari adalah hari minggu maka saya mohon ijin untuk sejenak "beristirahat" dari serial posting "saudaraku sebangsa dan setanah air" guna menyapa sahabat-sahabat saya yang Kristiani. Bagi kami, umat Kristiani, hari Minggu adalah hari beribadah dan karenanya saya ingin sekali menyapa dengan pertanyaan ini: "sudahkah hari ini anda melakukan HALELUYA?

Kata “haleluya” umumnya diterjemahkan orang sebagai “puji TUHAN”. Di sebagian kalangan Kristiani kata haleluya menjadi semaca "aforisme wajib" dalam saling menyapa.....

+ hoooiiii michael, apa kabarmu hari ini???
- baik,
+ Halleluya, .... amin michael????
+ Amin sudaraku. Amin....

Maka penuhlah bibir dan mulut orang-orang Kristen dengan kata ini....haleluya...haleluya...haleluya....begitu berulang-ulang. Jika tidak diucapkan rasanya belum afdol. Belum genap sebagai orang Kristen. Apakah ada masalah bagi saya dalam hal ini? TIDAK. Normal dan biasa saja. Sayapun acap kali demikian. Hal ini baru terasa menjadi masalah ketika saya terpaksa harus terbata-bata menjelaskan arti kata haleluja kepada salah seorang sahabat yang bertanya. Mengapa demikian? Bukankah kata haleluya berarti "puji Tuhan"? Oh ya memang itu dan itulah yang saya tahu sejauh ini. Namun saya terpaksa pontang-panting menjelaskan mengapa dari 1 buah kata "haleluya" terjemahannya menjadi "puji Tuhan"? Mana kata yang berpadanan dengan kata "Puji" dan "Tuhan" yang ada di dalam kata "haleluya?." So, carilah saya beberapa referensi dan saya memperoleh 3 macam pengertian yang lebih memadai tentang kata "haleluja. Inilah yang ingin saya bagi di hari ini. Hari Minggu. Harinya Tuhan.

Kata “haleluya” umumnya memang diterjemahkan sebagai “puji Tuhan". Alkitab terjemahan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) tahun 1974 yang dicetak ulang pada tahun 2007 juga menterjemahkannya sebagai “puji Tuhan”. Hal ini amat wajar karena kata haleluja merupakan pengbungan dari 2 kata ibrani, yaitu "hallel" yaitu memuji (praise) dan "Ya-H" (Yahwe atau Tuhan). Jadi, "haleluya" adalah "Puji Tuhan". Penelusuran lebih jauh memberikan informasi tambahan bahwa "haleluya" berasal dari gabungan verb "halal" (+u), yaitu "bersinar" (to shine) dan "Ya-H". Jadi, "haleluya" artinya "shine with god". Bersinar bersama Tuhan. Indah bukan? Tapi sabarlah barang sedikit karena dari hasil penelusuran terhadap akar kata memberikan tambahan informasi yang amat berharga tentang makna kata "haleluya".

Dalam bahasa aslinya, yaitu bahasa Ibrani, kata “haleluya” sebenarnya terdiri atas 2 kata, yaitu “halelu” dan “yah”. Kata “yah” menunjuk kepada YHWH atau TUHAN. Sedangkan kata “halelu” berasal dari akar kata yang terdiri dari dua huruf “he” dan “lamed”. Huruf “he” pada awalnya adalah gambar seorang laki-laki dengan tangan yang terangkat ke atas melihat ke arah suatu vision yang menakjubkan. Sedangkan huruf “lamed” merujuk kepada gambaran sebuah tongkat gembala yang biasa dipakai seorang gembala guna menggerakkan kawanan ternak menuju suatu arah tertentu. Dengan demikian penggabungan dua huruf “he” dan “lamed” itu berarti “melihat ke arah”.

Lantas, apa maksudnya frasa “melihat ke arah”? Di jaman dahulu, aforisme ini merujuk kepada keharusan bagi setiap pejalan kaki atau peziarah untuk melihat kepada tanda-tanda tertentu yang dijadikan sebagai pedoman orientasi arah dan tujuan. DI jaman sekarang tanda-tanda itu sudah digantikan oleh alat-alat seperti kompas, GPS dan lain sebagainya. Peziarah zaman doeloe, umpamanya, biasa menggunakan bintang utara, karena letaknya di atas kutub utara, sebagai pemandu. Bintang itu berbeda dengan bintang yang lain. Bintang lain terus beredar karena rotasi bumi. Bintang utara terus berada di tempatnya dan menjadi titik pusat dari gerakan bintang-bintang yang lain. Karenanya, bintang itu bisa menjadi penentu arah bagi kaum peziarah.

Dari penejelasan di atas dapatlah ditarik kesimpulan bahwa secara etimologis kata "haleluya" dapat diartikan sebagai pedoman atau petunjuk atau kompas ke arah Yahwe. Haleluya adalah pentunjuk ke arah Tuhan. Haleluya berarti melihat ke arah Tuhan. Dan inilah yang saya tanyakan kepada semua sahabat Kristiani di awal posting ini. ....Sudahkah di hari ini, sampai hari ini, dan juga nanti besok perjalanan hidup anda "haleluya" dan akan terus "haleluya"?..... Pertanyaan ini sesungguhnya adalah juga pertanyaan kepada diri saya sendiri...heeeeiii michael riwu kaho...sudah-kah hidupmu "haleluya"????? Mudah-mudahan jawaban anda, dan saya, tidak keliru. Mudah-mudahan kita masih ingat apa tujuan hidup kita. Mudah-mudahan kita semua tidak lupa: kepada siapa hidup kita seharusnya diarahkan dan dilabuhkan. Mudah-mudahan "haleluya" dan bukan "halelupa". Kedua kata ini dibedakan hanya oleh 1 huruf tetapi memiliki arti yang ekstrim berbeda.

Pada tahun 1741 seorang komposer terkenal, George Fredrich Handel, menulis sebuah oratorium yang amat sangat tersohor, yaitu "messiah". Pada bagian chorusnya, terdapat penggalan oratorium yang paling terkenal dari "messiah", yaitu "haleluja". Kepada anda, baik yang "haleluya" maupun "halelupa", saya persembahkan chorus dahsyat itu. Tuhan Memberkati.



Tabe Tuan Tabe Puan

44 komentar:

mikerk mengatakan...

"Handel's Messiah (The Hallelujah Chorus)"

Hallelujah, Hallelujah,
Hallelujah Hallelujah Hallelujah [3x]

For the Lord God omnipotent reigneth
Hallelujah Hallelujah Hallelujah Hallelujah [2x]

For the Lord God omnipotent reigneth [3x]

mikerk mengatakan...

SELAMA HARI MINGGU TUHAN MEMBERKATI

Anonim mengatakan...

halelupa...waaaa ha ha ha ha haaaaaa.....wkwkwkwkw...met hari minggu...met libur...(Proxy73)

Anonim mengatakan...

@ Pak Mike,

SELAMAT HARI MINGGU. TUHAN YESUS MEMBERKATI.

Mazmur 106:48 "Terpujilah TUHAN, Allah Israel, dari selama-lamanya sampai selama-lamanya, dan biarlah seluruh umat mengatakan: 'Amin!' Haleluya!

(Sonny)

Anonim mengatakan...

oh ya pak Mike, lagu Haleluya versi ini luar biasa bagusnya. Hebat. Terima kasih sudah mencari dan memasukan lagu ini (Sonny)

Anonim mengatakan...

Iya juga yach...qt emang mudah ngucapin haleluya tapi malah kelakuan kita halelupa...waaahhhh...(Benyamin Keluanan)

Anonim mengatakan...

@ Ludji,

Beta su lama ikutin lu pung Blog....hebat eee....enak dibaca...sapa sangka kawan SD model pamokol bisa berkembang jadi mantap begini. Lu ingat beta ko sonde???? Ingat adu keogn pola ko sonde...ingat lu lari fuit gara-gara kitong kas talu lu deng setan kali pola ha ha ha ha ha....

Beta Beny, cari makan di jakarta-bandung...kuli sa....su amper 15 taon sonde bale Kupang....(Benny)

Anonim mengatakan...

dulu ada 2 orang yagn badan paling kecil di kelas...lu dengan hani louis...dia di mana eee??? (Benny)

Anonim mengatakan...

@ Pak Mike,

Terus terang, membaca 2 posting sebelumnya, saya menahan nafas keras-keras. Saya amat sangat kuatir karena arah pembicaraan Pak Mike mulai mengarah kepada "penerimaan" terhadap teori evolusi. Sesuatu yang bertentangan dengan keyakinan penciptaan secara Kristiani. Itu sebabnya saya menahan diri untuk tidak memberi komentar.

Tetapi pada posting ini saya kembali bernafas agak lega karena Pak Mike kembali ke jalur yang seharusnya. Yang, saran saya topik itu tidak usah dilanjutkan lagi. Kalau mau dilanjutkan tidak usah menelusuri terlalu jauh. Nyatakan saja, Indonesia perlu bersatu karena bersatu kita kuat bercerai kira runtuh.

Salam dalam kasih Yesus (Yes, BTN)

Anonim mengatakan...

Ulangan 32:18:

"Gunung batu yang memperanakkan engkau, telah kaulalaikan, dan telah kaulupakan Allah yang melahirkan engkau."

Begitulah sikap umat Kristiani sekarang ini yang mirip perilaku orang-orang Israel dahulu. Ketika dalam kesusahan, nama Tuhan diseru-seru tetapi di masa senang, Tuhan di lupakan. Pak mengungkapkan dengat jenaka...halelupa...

Anonim mengatakan...

Hendaklah kita tetap ingat kepada Tuhan dengan segala kebaikan dan kasih setiaNya yang tidak pernah pudar. Ingatlah bahwa tanpa Tuhan kita bukanlah apa-apa. Mari kita menjaga hati kita untuk selalu memuliakan dan menomor satukan Tuhan di atas segalanya, seperti apa yang dikatakan Daud.

"Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!" (Mazmur 103:2).

Selamat hari Minggu. Tuhan Yesus memberkati (Yes)

Anonim mengatakan...

Great Halleluja luar biasa. Paduan suara yang dahsyat. Kapan kita di Kupang bisa begini ya???? (Yes)

mikerk mengatakan...

Saya baru saja melakukan beberapa editing. Semoga tulisan lebih dapat dibaca.

Terima kasih bagi beberapa sahabat yang sudah berkunjung dan berkomentar. GBU

@ Proxy73,

Thanx bro'. Selamat melanjutkan puasa. GBU

@ Benny,

Rasanya dulu tidak Keluanan, saya masih ingat kelompok kita antara lain mikael pena, agus pena, lans patola, amos hendrik dan lain-lain. Seingat saya beni adalah beni patola juga kan? Jika beta salah na minta maaf eee kawan. Kecuali amos yang tinggal di sebla jalan yang laen beta su sonde ketemu lagi. GBU

@ Sonny, thanx. Selamat hari minggu. GBU

mikerk mengatakan...

Khusus untuk sahabat Penatua Yeskiel,

Beta minta maaf jikalau 2 posting lalu dirasakan menganggu. Maaf betul-betul. Tapi sebenarnya, tidak ada yang perlu dikuatirkan dari isi posting itu. Beta masih tetap pada posisi "anak terang" tetapi beta juga hanya ingin membuktikan bahwa mengasihi-NYA dengan segenap akal budi itu tidak harus berarti "melupakan-NYA'.

Beta tetap "haleluya" bukan "halelupa".

Tapi, terima kasih atas "peringatannya". Selamat hari minggu. JBU

Anonim mengatakan...

Renungan yang memikat dan informasi yang mencerahkan. Terima kasih BM. JBU (Sherly, Oebufu)

Anonim mengatakan...

Ha ha ha ha....memang kita sering mudah menjadi "halelupa"....renungan yang bagus (Larry)

erick mengatakan...

iya ya, ga sadar ternyata makna halelluyah begitu kuat dan dalam. Setiap kita mengucapkannya seharusnya pikiran kita dan terutama iman kita sudah lurus mengarah hanya pada Tuhan. Bersama Tuhan kita akan ersinar dan akhirnya, pujulah Nama-NYA....wooowwwww, bagusnya....thanx for posting. GBU bro

erick mengatakan...

"THE HALLELUJAH CHORUS" versi brooklyn tabernacel choir emang keren abis....ada 1 versi yang odinyanyiin kumpulan penyanyi afro-american, juga keren. thanx dech..

Anonim mengatakan...

Shalom selamat pagi,


ha ha ha ha jangan sampe kita halelupa....GBU (A9ust)

Anonim mengatakan...

koor lagu HALELUYA mantap skali ... thanx untuk cari-cari dan posting (A9ust)

Anonim mengatakan...

@BM

Perpaduan suara2 indah yang enak didengar..Thank you BM..I cross my finger for u, good luck.

alice mengatakan...

@ Bigmike,

Selamat pagi, Syalom.

Two thumbs up ... you have done a good job with this posting. Great...

Saya pernah menyaksikan langsung PS brooklyn tabernacel choir....dada terasa bergemuruh dan semangat roh berapi-api mendengar pujian mereka. Luar biasa. Halleluja chorus versi merekapun kerennya banget-banget

alice mengatakan...

Mengapa manusia, termasuk saya, mudah jatuh ke dalam situasi "halelupa"?

DOSA

Masalahnya, bagi kebanyakan orang, dosa dianggap masalah kecil dan kurang serius. Apalagi bagi yang memamahi bahwa JESUS is LOVE. Buat saja dosa sebanyak-banyaknya toh nanti akan mendapat pengampunan. Jesus hanya sejauh doa, kata mereka.

Bagi mereka itu, cobalah dibaca firman Tuhan ini:

alice mengatakan...

“Jika tanganmu atau kakimu menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimumasuk ke dalam hidup dengan tangan kudung atau timpang daripada dengan utuh kedua tangan dan kedua kakimu dicampakkan ke dalam api yang kekal. Dan jika matamu menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu masuk ke dalam hidup dengan bermata satudaripada dicampakkanke dalam api neraka dengan bermata dua” (Matius 18:8,9)

alice mengatakan...

Apa makna ayat itu? DOSA ADALAH HAL YANG SERIUS.

DOsa adalah sebuah keanehan seperti yang dilakukan oleh seorang anak yang meludahi ibunya. Sesuatu yang rasanya tidak mungkin dilakukan, tapi itulah yang banyak dilakukan oleh orang kristen pada umumnya. Mungkin karen kita tidak menyadari, dan menganggap enteng dosa. Lalu, Halelupa.

Jauhilah dosa.
Selamat bekerja.
GBU

Anonim mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
mikerk mengatakan...

Howdy, selamat pagi sahabat blogger.

Thhnx bagi yang sudah berkunjung dan berkomentar.

Ibu Sherly, Larry, Errick, Bung A9ust, anonim, dan mbak Eliz. Thanx. GBU

ruben mengatakan...

@ Ibu Alice,

Memang, manusia mudah melakukan "halelupa" karena dosa. Dan dosa itu adalah persoalan serius. KArena seriusnya maka tidak ada satupun usaha manusi yang bis mebebakan manusia dari dosa, Hanya ada 1 yang mampu melepaskan manusia dari dosa, yaitu TUHAN YESUS.

"Tetapi jika kita hidup dalam terang sama seperti Dia ada dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Al-Masih AnakNya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa" (I Yohanes 1: 7).

Betul to Mace Alice?

ruben mengatakan...

@ Pace mikerk,

Posting ini meberikan oencerahan terutama pengertian haleluya yang lebih lengkap. Terima kasih.

Terima kasih juga karena sudah cari-cari lagu dan diposting lagu "haleluya". Megah sekali. Bikin gemetar lutut. Haleluya.

Karena kam suda baaik hati maka sa kasi hadiah 1 ceritera lucu dari Papua

ruben mengatakan...

Pace Mabok VS Mbak Jawa

Pace satu dia mabok setengah berat, trus dia jalan menuju ke warung.....
sampai di depan warung dia tanya sama mbak jawa......

pace mabok : " mbak ada ayam ..ka ?

mbak : " ada mas..."

pace mabok :" ada sapi..ka ?

mbak :" ada mas...mari mas...!

pace mabok : " kalau kambing...?

mbak : " ada mas ..mari ..silakan masuk...mas....!!

pace mabok : " eehh....bebek ada..ka ?

mbak : " iya...mas ada...monggo mas..pilih yang mana?

Langsung pace bilang sama mbak

pace mabok : " kalau begitu suruh dong smuuuuaaaaa kluuuaaaarrrr, sa mo masuk makan

mbak : " @!#*($%-% ?

Pace mikerk, ko ketawa suda

Anonim mengatakan...

ha ha ha ha di blog BM yang bikin kita "halelupa" adalah humor papua dari pace ruben...wkwkwkwkw...rusaaakkkk rusaaakkkk...ha ha ha ha....(Eman, CN, TDM)

Anonim mengatakan...

@ Bigmike,

Thanx postingnya. Memberi informasi yang berharga. Haleluya ternyata bukan barang "kacangan". Thanx (Eman)

DR. Ir. L. Michael Riwu-Kaho, M.Si mengatakan...

@ Pace Ruben,

Ko memang gila....ha ha ha hah ha ha...GBU Pace

@ Pak Eman,

Thanx atas kunjungannya. GBU

Anonim mengatakan...

“Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami … tetapi seandainya tidak … kami tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu” Daniel 3 : 17-18

Itulah ayat yang sangat menggambarkan dua situasi yang diajukan bigmike. Haleluya jika Allah "melepaskan beban" tetapi akan menjadi halelupa jika kelihatannya doa kurang berhasil.

Iman yang benar seharusnya adalah iman yang diteldankan oleh Daniel, yaitu baik dalam senang maupun susah kita tetap haleluya. Bukan halelupa.

Kali ini saya setuju dengan pemilik blog a.k.a bigmike (Daud)

Anonim mengatakan...

Saya lihat ada kecenderungan aneh para pemberi kmentar di blog ini. Jikalau postingannya bersifat sekuler wah komentarnya banya tapi kalo postingnya renungan, kok ya sepi?????? Saya menduga inilah fakta sekularisme yang melanda dunia. Waspadalah...waspadalah....(Daud)

Anonim mengatakan...

ah asda si fundamentalis satu ni....woooeeee....apa yang perlu diwaspadai????? Yang perlu diwaspadai itu adalah orang sperti lu...(13)

Anonim mengatakan...

Lagu haleluya bikin jantung tergoyang-goyang...hebat skali (13)

Anonim mengatakan...

@ Domi,

Lu tanggapi orang kayak Daud bikin cape saja. Biarkan dia omong apa yang dia mau ngomong (Julius)

Anonim mengatakan...

Dua orang tokoh besar dalam sejarah menulis tentang hal bersyukur:

“Ketika Anda merasa berterima kasih, Anda menjadi sangat baik, dan akhirnya menarik hal-hal yang sangat baik”. –PLATO-

Negarawan Romawi yang hebat Marcus Tullius Cicero berkata, “Tindakan bersyukur adalah sumber kebajikan”.

Jadi, supaya kita terus mengucapkan haleluya, di dalam hati harus selalu ada rasa syukur.

Kolose 1:3

"Kami selalu mengucap syukur kepada Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, setiap kali kami berdoa untuk kamu"

(PaceNoge)

Anonim mengatakan...

@ Pace Daud,

Tarik napas...tekan..hembuskan perlahan...ucaplah sukur bahwa masih ada orang yang menulis tentang hal baik dan dibagikan kepada banyak orang. OK???? (PaceNoge)

Anonim mengatakan...

Beta pikir paceNoge ada mau bantu daud "melahirkan" makanya Tarik napas... tekan... hembuskan perlahan.... ha..ha..ha.

Atau kalau sonde na, ini daud ada "hela step" disitu gara-gara mau cari-cari kesalahan BM tapi sonde ketemu-ketemu, malah disangka fundamentalis. ha..ha..ha

(Beta anonim sa)

Anonim mengatakan...

@daud
anda mau hidup layak disorga, tapi faktanya anda hidop di dunia. and mau semua orang ciptakan sorga di dunya tapi anda sendiri dengan perilaku anda seperti mau menciptakan neraka di blog ini... jangan asal komen dan tuduh doonk...
(maya)

Anonim mengatakan...

wooooiii BM, kagak ada posting hadiah lebaran nich?????....wkwkwkwk...(Proxy73)

johanes mengatakan...

Tidak perlu banyak komentar kecuali kata AMIN dan HALELUYA. Terpujilah Nama TUHAN