Rabu, 29 Februari 2012

28 atau 29 tetaplah hari tetaplah waktu

Dear Sahabat Blogger,

Ketemu lagi kita di hari Rabu tanggal 29 Februari tahun 2012. Tanggal yang tidak diketemukan saban tahun karena fenomena tahun kabisat. Tentang hal ini saya kutipkan dari wikipedia: .... "29 Februari adalah hari ekstra yang ditambahkan pada akhir bulan Februari pada setiap tahun kabisat, yang merupakan hari ke-60 pada tahun kabisat dalam kalender Gregorian. Tanggal ini hanya ada pada tahun yang angkanya habis dibagi 4 seperti 1992, 1996, 2004, 2008, 2012, serta pada tahun abad (kelipatan 100) yang angkanya habis dibagi 400 seperti 1600 dan 2000. Tahun 1800 dan 1900 bukan tahun kabisat karena walaupun angkanya habis dibagi 4 namun merupakan tahun abad yang tidak habis dibagi 400". ... Begitulah sahabat, hari ini memang unik. Tetapi sesungguhnya mana ada hari yang tidak unik? Apakah ada hari yang sama persis? Jika jawaban anda tidak ada maka memang betul setiap hari sesungguhnya memang unik. Kalau begitu bagaimana dengan tanggal 29 Fabruari? Ya kita bilang saja unik pangkat 2. Beres.

Tetapi bukan hal ini benar yang ingin saya renungkan. Saya hanya ingin bermenung tentang bagaimana seharusnya kita berdiri di hadapan waktu yang kita beri tanda dalam satuan detik, menit, jam, hari, bulan tahun dan seterusnya. Saya mau mulai dari pertanyaan ini: apakah ada pengaruh panjangng tanggalan sebulan yang 28 hari atau 29 hari atau 30 hari atau 31 hari bagi kehidupan saya, anda, mereka dan kita semua? Anda pasti punya perspektif tersendiri tetapi bagi saya koq ya tidak signifikan selain bahwa kalau bulan dengan hari makin sedikit maka tempo mendapatkan gaji makin cepat. Sebaliknya jika bulan dengan hari yang banyak maka tempo mendapat gaji terasa sangat lama. Bikin susah. Maklum orang upahan rekipliek...ha ha ha ha....Dengan demikian kerumitan hitung-hitungan waktu dalam kalender Masehi baik baik Julian maupun Gregorian atau siapa tahu akan ada sistem baru lagi di masa depan bagi saya tidak begitu penting. Bukankah tanggal seperti sekarang akan datang lagi di masa depan seperti juga dia sudah pernah ada di masa lalu? Maka, hal terpenting adalah bagaimana mengisi waktu dengan berbuat ini dan itu atau itu dan ini. Mengisi waktu?

Di sinilah persoalannya, yaitu apakah waktu bisa diisi? Kalau begitu, apakah waktu itu? Benda apa itu: padat, cair ataukah gas? Pengertian umum memberi petunjuk bahwa waktu memilik 3 dimensi, yaitu masa lalu, masa sekarang dan masa yang akan datang. Akan tetapi perhatikan defenisi waktu menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia yang menyatakan bahwa waktu adalah seluruh rangkaian saat ketika proses perbuatan atau keadaan berlangsung atau berada. Menurut defenisi tersebut, waktu adalah masa sekarang dan tidak berkaitan dengan masa lalu atau masa yang akan datang. Hal ini cocok dengan pendalapat fisikawan Australia, Paul Davies, bahwa waktu adalah keadaan sekarang. Kemarin dan besok hanyalah perspektif. Perasaan kita. Besok adalah sekarang yang belum terjadi. Kemarin adalah sekarang yang sudah terjadi. Jika waktu bagi kalangan awam adalah fenomena siklik yang bergerak dan berulang maka dalam konsep fisika, waktu sebenarnya statis. Ya, waktu tak pernah berubah dan kitalah yang berputar-putar mengelilingi waktu yang tetap itu. Tiap kali berputar mengelilingi waktu kita akan mengitung 1, 2, ..12...24, .. 28, 29 dan seterusnya. Bukan waktu yang baru melainkan kitalah. Bingung? Ya, antara ia dan tidak tetapi begitulah kebenaran menurut matematika dan fisika. Benar -benar begitu?

Ya, terserah andalah mau menerima konsep fisika waktu seperti itu atau tidak. Bagi kita, malam adalah waktu tidur. Besok pagi adalah saatnya untuk bangun dan bekerja. Telat masuk kantor maka hukuman atasan menunggu kita. Telat pulang rumah, isteri anda sudah menanti dengan wajah hitam merah ungu tak karuan. Kemarin dan hari ini Angelina Sondakh (kita duga) adalah "saksi dusta" siapa tahu besok dia kembali menjadi malaikat persis seperti namanya. Siapa yang perduli tentang filsafat waktu? Tak usah pusing bahwa 28 hari + 1 = hari ke - 29. Yang terpenting adalah bagaimana bersikap terhadap kenyataan waktu. Yang paling penting adalah teruslah bekerja di hadapan waktu. Bekerjalah sekarang agar bahagia hidupmu. Berbuatlah sesuatu supaya besok tidak perlu akan ada penyesalan dan kemarin adalah ceritera yang membanggakan. Bagaimana Boeng en Zoes?????


Tabe Puan Tabe Tuan

103 komentar:

mikerk mengatakan...

"Hari-Hari"

by New Rollies

Yang t'lah berlalu
biar berlalu
nikmatilah hari ini

Hari-hari datang dan pergi
hari esok bukan hari ini
Yang akan datang
biarlah datang
nikmatilah hari ini

Hari ini
tak pernah akan kembali
Dan nikmati
hingga kemarin
takkan kau sesali lagi

Hari ini punya hari ini
hari esok itu soal nanti
Bergembiralah
berbahagialah
nikmatilah hari ini

mikerk mengatakan...

Dear All,

Mohon maaf agak telat posting karena kesibukan di kantor. Posting ini belum diedit dan masih apa adanya. nanti ketika ada lowong, saya buatkan editingnya. Semoga tidak mengganggu. GBU

mikerk mengatakan...

oh, ya saya juga membangun sebuah blog untuk forum DAS NTT. Jika ada yang ingin mengetahui apa itu DAS dan aneka kronikannya, dapat mengakses http://www.blogfordasntt.blogspot.com

mikerk mengatakan...

Dear All,

saya telah membuat sedikit editing. Semoga makin mudah dibaca. Selamat membaca. GBU

Anonim mengatakan...

@ BM,

Posting yang ringan renyah tetapi punya makna yang dalam. Saya selalu suka postinganmu. Welldone (Nana, Jakarta)

Anonim mengatakan...

eh iya lagu "hari-hari" nya the rollirs mengingatkan masa-masa SMA saya...iiihhhh asyik dech...thanx ya (Nana)

Anonim mengatakan...

@ Nana,

SAYA SETUJU DENGAN ANDA. BM KALI INI BIKIN TULISAN YANG RINGAN DAN SINGKAT TETAPI TETAP MEMILIKI MAKNA YANG DALAM. WAKTU BIKIN BINGUNG DIBAHAS TETAPI BIKIN PUSING DIJALANI (JULIUS)

Anonim mengatakan...

@ Bigmike,

Nice blog with very smart posting. I like it (Mark)

Anonim mengatakan...

@ Pak Mike,

Beta setuju sama beberapa kawan yang terdahulu bahwa posting ini memang singkat, ringan dan tidak banyak kembang-kembang tapi tetap bergizi tinggi. Pesan yang beta tangkap adalah, dari pada sibuk hitung-hitung sesuatu yang pasti akan datang lebih baik kitong bekerja keras. SAYA SETUJU BOSS (Sonny)

Anonim mengatakan...

eh satu lagi boss, lagu hari-hari dari gito rollies cocok sekali. sedaaaapppp. Salam dari Kefa (Sonny)

Anonim mengatakan...

betul Pak Mike, maitua dong kalo kitong pulang telat ko tidak bawa uang pasti muka itam ungu ke Pak pung bilang....HA HA HA HA HA...200x (Sonny)

Anonim mengatakan...

Lagunya enak, sayang penyanyinya uda ga tau kemana, Bangun Sugito, Terakhir Jadi Da'i kondang juga, dah lama ga terdengar lagi!.

(Budhi Sutho)

Anonim mengatakan...

Firman Tuhan dalam Mazmur 23 berbunyi "aku akan tinggal dalam rumah TUHAN sepanjang masa". Saya ingin mengingatkan itu saja. Jangan bertentangan dengan Firman Tuhan (Merry)

Anonim mengatakan...

Tapi kita semua setuju bahwa Mengisi waktu merupakan hal penting. NKB 211 "Pakailah Waktu Anugrah Tuhanmu" ayat 1, berbunyi....

Pakailah waktu anug’rah Tuhanmu,
hidupmu singkat bagaikan kembang.
Mana benda yang kekal di hidupmu?
Hanyalah kasih tak akan lekang.

Anonim mengatakan...

di atas itu saya, (Merry)

mikerk mengatakan...

Dear All,

Terima kasih bagi sahabat yang sudah berkunjung ke blog dan berkomentar. GBU

Anonim mengatakan...

Thank's Pak Mike untuk postingannya,terimakasih telah memberi pengertian tentang waktu bagi kami.
Kalau boleh saya ikut sumbang koment sedikit tentang ini.
Memang untuk memahami konsep tentang waktu apalagi disaat-saat sekarang ini rada-rada sulit, kata seorang sahabat diatas ...membingungkan dan bikin pusing. Namun apapun itu kita sementara berurusan dan akan tetap berhadapan dengan waktu terus-terusan selama kita masih hidup.

Anonim mengatakan...

Banyak kita sekarang ini tidak lagi memahami konsep waktu dengan benar. Akhirnya kita sering terjebak dalam pandangan-pandangan yg keliru tentang waktu. Misal orang sering berprinsip waktu adalah uang, akibatnya ya...seluruh hari-harinya dihabiskan untuk kerja keras ngumpulin uang, tiada hari tanpa duit, tidak punya waktu untuk keluarga,lalu jadi kaya, duit segudang namun akhirnya keluarga kita hancur berantakan : Kita menempatkan nilai waktu sama dengan nilai uang.
Karena prinsip time is money ini pula maka gaya hiduppun berubah,hidup menjadi tidak seimbang, kesehatan terganggu, kita menjadi sakit, dan lalu uang berkoper-koper ludes untuk membayar RS,syukur-syukur bisa sembuh, bila tidak maka... .... apalah artinya kita memperoleh seisi dunia bila kita akhirnya kehilangan nyawa.... : Kita menempatkan nilai uang lebih tinggi dari nilai nyawa.

Anonim mengatakan...

Karena itu Nabi Musa seorang pemimpin masyarakat, pemimpin Agama, Politik dan Militer pada masanya pernah berkata “ Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana”. Kalau kita melihat dalam Mazmur 90 dimana kata-kata ini ada, disitu memberikan kita penjelasan secara ringkas tentang arti hidup dan makna eksistensi manusia dalam menjalani waktu-waktu hidupnya didunia.
.....Tuhan, Engkaulah tempat perteduhan kami turun temurun. Sebelum gunung-gunung dilahirkan dan bumi dan dunia diperanakan, bahkan dari selama-lamanya sampai selama-lamanya Engkaulah Allah. Engkau mengembalikan manusia kepada debu...sebab dimataMu seribu tahun sama seperti hari kemarin.....Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kami kuat, delapan puluh tahun....Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian,hingga kami beroleh hati yang bijaksana...Kenyangkanlah kami diwaktu pagi dengan kasih setiaMu, supaya kami bersorak-sorai dan bersukacita semasa hari-hari kami.

Anonim mengatakan...

Demikianlah seharusnya waktu adalah kesempatan untuk menjadikan kita menjadi manusia yg lebih bijaksana.
• Orang bijak adalah orang yang mengenal Tuhannya dan menaatiNya.
• Orang yang bijaksana adalah seorang yang menghargai dan mencintai waktu hidupnya, itu berarti dia akan menggunakan waktu ( hidupnya ) dengan etika yang sesuai sengan sifat-sifat Ilahi, bukan sebaliknya.
• Orang yang bijaksana adalah orang yg mengetahui bahwa waktu-waktu hidupnya yg sementara ini akan dipertanggungjawabkannya kelak dihadapan Tuhan Allah yang kekal
Karena itu seharusnya waktu hidup ini mengajarkan kita bagaimana menyimpan kekekalan dalam kesementaraan dan bagaimana membawa kesementaraan kedalam kekekalan.
Sekali lagi, terimakasih Pemilik Blog !
(NN)

Anonim mengatakan...

@ Bapak atau Ibu NN (yang posting di atas)

Terima kasih atas komennya. Saya kira komen anda tersebut luar biasa. Anda memberikan sudut pandang religius bagi posting BM.

Anda benar sekali karena sekarang semua hal dihargai menurut waktu. Maka, ada tarif taxi jam-jaman, hotel jam-jaman, layanan hiburan jam-jaman. Bahkan kami panitia di Gereja harus membayar seorang pengkhotbah ternama berdasarkan hitungan jam bicara.

Maka, seperti kata BM, waktu itu apa? Rasanya waktu = uang = kejahatan. Bagaimana NN????? BTW, thanx (13)

Anonim mengatakan...

@ Bigmike a.k.a Pak Mike,

Rasanya saya kehabisan kata untuk memuji anda. Posting anda kadang-kadang ringan kadang-kadang berat. Topik yang anda angkat kadang-kadang menyerempet bahaya. Tidak heran sebagian orang menganggap anda itu kafir, atesi dlsb. Tetapi semuanya anda kemas begitu api sehingga pada akhrinya semua pembaca blog harus mengakui kebenaran substansi posting kendati bisa saja mereka (kadang-kadang saya juga)tidak setuju.

Lewat posting ini BM mengingatkan kita bahwa waktu sebenarnya misteri tetapi jangan terpaku pada waktu karena yang terpenting apa kerja kita mengisi waktu. Mantap (13)

Anonim mengatakan...

@ Bigmike,

Ia juga tuh, di alam semesta sebenarnya ga ada waktu yg lain selain sekarang. Detik, menit, jam, hari dst adalah "kesepakatan" untuk menanadai waktu. Karna itu emang ga usah pusing-pusing ttg defenisi waktu. Yang penting bekerja produktif. Iya ga? (Ryan)

Anonim mengatakan...

Lagu hari-hari emang milik the rollies. Group band asal kota gue, kota kembang. Grup ini bercorak musik rock brass mengikuti aliran grup asal kanada chicago yang ngetop dengan vocalisnya peter cetera. nah bicara vocalis maka vocalis utama the rollies adalah bangun sugito alias gito rollies. Dia sudah kembali ke pangkuan Allah SWT. The rollies selalu akan dikenang sebagai salah satu grup band besar di Indonesia. Viva Rollies. Viva Bandung (Ryan)

Anonim mengatakan...

eh ya, thanx BM dah milih lagu the rollies "hari-hari". Enak dan cocok dengan tema posting (Ryan)

Anonim mengatakan...

@ Bos Mike,


ha ha ha ha....emangnya BM pernah dikasi wajah hitam ungu merah sama isteri?......pengalaman pribadi dibawa-bawa ......wkwkwkwkwk.....

Sorry boss, sibuk ngurus ujian skripsi. Ngenetnya dikurangi nyaris ga disentuh kecuali email. Ntar lagi ane mo kasi say good bye untuk salatuga tercinta nih....

tuaksatu mengatakan...

@ Bos Mike,


ha ha ha ha....emangnya BM pernah dikasi wajah hitam ungu merah sama isteri?......pengalaman pribadi dibawa-bawa ......wkwkwkwkwk.....

Sorry boss, sibuk ngurus ujian skripsi. Ngenetnya dikurangi nyaris ga disentuh kecuali email. Ntar lagi ane mo kasi say good bye untuk salatuga tercinta nih....

tuaksatu mengatakan...

soriiiii....sala tiga tercinta....

tuaksatu mengatakan...

Soal fenomena tahun kabisat, nih saya kutipkan artikel dari Vivanews.com ....

"Lahir 1924, Berusia 22 Tahun
Meski menurut penanggalan berusia dua puluhan, kondisi fisiknya adalah wanita lanjut usia"

VIVAnews - Tepat 29 Februari 2012, Betty Flemming merayakan ulang tahunnya yang ke-22. Tapi, penampilannya sesungguhya adalah seorang wanita lanjut usia.
Kondisinya bukanlah karena alasan medis, tapi lebih karena penanggalan. Flemming yang lahir pada 1924 hanya merayakan ulang tahun empat tahun sekali. Karena itulah, ia secara resmi dinyatakan dewasa pada 2008. Tapi itu bila melihat penanggalan di kalender.

tuaksatu mengatakan...

Usia Flemming yang sebenarnya adalah 88 tahun. Sejak kelahirannya, warga komunitas pensiunan di Springfield, Amerika Serikat, mengaku selalu merayakan ulang tahun yang unik. "Pada ulang tahun yang ke-8, ibu mengadakan sebuah pesta kejutan untuk saya tepat pada 29 Februari," ujarnya kepada Huffingtonpost.

"Saya kemudian menyadari arti khusus itu pada tahun-tahun berikutnya. Kami selalu merayakan ulang tahun saya pada 1 Maret karena menurut ibu ulang tahun pada 28 Februari sehari terlalu cepat," katanya.

tuaksatu mengatakan...

Meski harus menunggu selama empat tahun untuk merayakan ulang tahunnya, Flemming melihatnya sebagai sebuah keberuntungan. "Saya mendengar dan berbicara dengan orang-orang bahwa hari ini adalah hari yang tak terlupakan. Jadi, teman-teman dekat dan keluarga selalu ingat untuk merayakan," katanya.

Walaupun tak merayakannya tiap tahun, penuaan tetap membekas pada fisiknya. Diperkirakan, empat juta orang memiliki ulang tahun yang sama dengan Flemming, termasuk selebritas seperti rapper Ja Rule, dan aktor Antonio Sabato Jr, yang mengatakan berulang tahun ke-8 pada 2003.

tuaksatu mengatakan...

"Saya baik-baik saja karena berbagi hari ulang tahun yang sama dengan kakek saya. Plus saya memperoleh hadiah yang sesuai setiap 29 Februari," ujarnya.
Namun dibalik keistimewaan ulang tahun di tahun kabisat, ada juga kelemahan berulang tahun empat tahun sekali. Lisa Barr, seorang humas di New York, yang genap berusia "12 tahun" berujar, "Saya tak pernah berpikir saya berbeda. Sampai seorang teman mengatakan saya tak benar-benar merayakan ulang tahun karena ulang tahun saya melompat beberapa tahun. Saya ingat dan tidak mengerti apa artinya."
Masalah lainnya, si empu yang punya hajat bisa saja lupa hari ulang tahunnya sendiri. "Karena jarang merayakan, Anda seringkali lupa ulang tahun sendiri. Meskipun ulang tahun sesuatu yang tak nyata, Anda tetap tua." (hp).

tuaksatu mengatakan...

Nah, lucu kan ceritera di atas? itulah keunikan. Sama seperti kata BM bahwa di dunia tiaap hal sebenarnya unik. Kesamaan antara 2 obyek bahkan akan dilihat sebagai sebuah keunikan tersendiri. Waktu juga unik justur karena, BM juga betul tuh, di dalam alam semesta waktu sifatnya statis. Kitalah yang akan membuat waktu menjadi dinamis. Jika waktu tidak dinamis..aaaaahhhh...alangkah membosankannya dunia....

mikerk mengatakan...

@ NN, Selamat bergabung. Thanx atas kunjungan dan komen-nya. GBU

mikerk mengatakan...

@ 13, terima kasih atas apresiasinya. Saya sendiri berpikirbahwa tulisan saya biasa-biasa saja. Artinya, sesuai dengan kebiasaan. Apakah dibaca dengan baik atau malah mendongkol saya persilakan sahabat-sahabat menilai. BTW, thanx komennya

mikerk mengatakan...

@ Ryan,

saya terkesan dengan pengetahuan anda tentang the rollies. Mereka memang salah satu grup indonesia yang sayaa suka. Bimbi, kemarau, dan masih banyak lagi pernah menjadi kawan saya dalam berlatih gitar. Viva Ryan....

mikerk mengatakan...

@ Tuak satu,

Wah congratulation atas ujian sarjana anda. Mantap boss. Bangku kuliah akan ditinggalkan tetapi ruang kulaih yang real justru baru akan anda masuki, yaitu kehidupan nyata. Praktekan ilmu anda di situ. Berilah warna pada waktu yang anda arungi. Besok akan menjadi kemarin adalah kebanggan. Viva Tuak satu

Anonim mengatakan...

@ Bigmike a.k.a Beneran Mabuk...wkwkwk....

Good morning selamat pagi. Pa kabar neh. Baik? harap begitu bro..

Ane liat di status FB, kliatannya ente lagi gembira nih...RPP pengelolaan das nya udah jadi PP. Ya, congratz deh. Seperti yang ente bilang,bahwa telah membuat sejarah maka emang di situlah fungsi waktu. Ada saat berjunag dan ada saat berhasil. Seluruh rekam jejak dalam skala ruang dan waktu inilah yang dikatakan sebagai sejarah. Viva BM......horeeeeeeeee....wkwkwkwk (Proxy73)

Anonim mengatakan...

Ane suka simplenya posting kali ini. Dan justru karena simpelnya itu maka sesungguhnya substansi posting enggak mendalam. Menurut hemat ane, BM hanya "menumpang" tema waktu guna men-sinisi si angelina sondakh....ia kan bos????

Tapi sudahlah ane ga mo berburuk sangka...su'udzon, ..masak udah buruk rupa masih buruk sangka...he he he...Ane pikir, pesan utama BM adalah jangan terjebak soal waktu...kendati dalam kerjaan gue, kalo kena deadline....mampusssss....hlang deh rejeki..ha ha ha....

kalo begitu maka ane ingin urun rembug ne..boleh ga....ah, ane bolehin aja ndiri...wkwkwkwk....(Proxy73)

Anonim mengatakan...

Bergson menyatakan bahwa kita harus menarik perbedaan yang jelas antara waktu dalam ilmu fisika dengan waktu dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut ajaran Newton ruang dan waktu adalah objektif, mutlak dan bersifat universal. Ruang mempunyai tiga matra, yaitu atas-bawah, depan belakang, kiri kanan. Sedangkan waktu hanya bermatra depan belakang. Di dalam ruang kita dapat pergi ke setiap arah; di dalam waktu kita hanya dapat pergi ke depan. Untuk dapat menjelaskan bahwa ruang dan waktu bersifat mutlak, maka Newton mengemukakan hukum gerakan yang hakiki dari fisika kuno sebagai berikut :”Suatu benda terus berada dalam keadaan diam atau bergerak, kecuali apabila mendapat pengaruh dari suatu keadaan yang terdapat di luar dirinya. Jika sesuatu benda dalam keadaan bergerak, maka ia akan tetap bergerak, kecuali jika ada sesuatu – sesuatu kekuatan – yang mengubah gerakan tersebut. Gerakan merupakan akibat suatu kekuatan yang mempengaruhi massa”. Jadi di sini gerakan bersifat mutlak yang terjadi di dalam ruang dan waktu; dengan demikian ruang dan waktu juga bersifat mutlak (Proxy73)

Anonim mengatakan...

Pendapat ini disanggah oleh pendapat Einstein yang mengajarkan bahwa ruang dan waktu bersifat relatif. Ruang tergantung pada pengamatnya. Ruang merupakan semacam hubungan antara benda-benda yang diukur dengan cara-cara tertentu. Dengan demikian apabila pengukurannya dilakukan dengan cara yang berbeda, maka hasilnyapun akan berbeda. Waktu juga bersifat relatif karena hasil pengukuran terhadap hubungan-hubungan yang menyangkut waktu tergantung pada pengertian keserampakan (simultaneity); karena apabila sesuatu terjadi, misalnya ledakan, maka kuatnya bunyi ledakan akan berbeda di berbagai tempat (Proxy73)

Anonim mengatakan...

Situasi contradictio in terminis juga terjadi ketika ternyata waktu tidak selalu harus diasimilasika dengan ruang. Dalam ruang kita bisa pergi ke banyak arah tetapi dalam waktu kita cuma punya 1 pilihan, yaitu ke depan. Maka, tidak bisa tidak secara filosofi waktu memang realitas sekaligus hanya merupakan konsep.

Lalntas bagaimana? ya BM kayaknya akan memerlukan 1 buka untuk mengatakan ini dan itu. Dan itu menyulitkan si BM yang sibuk. Ok, maka disimpelkan saja, ketimbang bingung-bingung dan ga ngapa-ngapai, lebih kerja yok kerja....bener bigitu mister M? ...wkwkwkwkwkw....tabe for this time ....(Proxy73)

mikerk mengatakan...

waaaahhhh Mr. Proxy73 menuduh nih...ha ha ha ha....yo wis, suka-suka tuan aja dech....yang penting udah nulis...beres kan?...wkwkwk....BTW, thanx sudah berkunjung dan berkomentar. GBU bro...

Anonim mengatakan...

@ Dear BM,

Seperti biasa, posting yang asik. Enak dibaca dan biar ada kesan ringan tetapi tetap tajam. Cuma ada 1 bias gender nih Pak dan saya mau komplain. Kenapa dikatakan isteri berwajah hitam ungu waktu suami pulang telat? Seandainya dibalik bagaimana? Dalam pengalaman saya, suami-suami akan berwajah biru belau jika isterinya pulang telat. DI NTT kebanyakan suami adalah suami yang tidak suka isteri bekerja padahal mereka sendiri tidak mampu mendapatkan penghasilan yang cukup. Perempuan diberi stigma hanya sebagai "membantu mencari uang". Jadi, saya protes BM nih tapi jangan kasi masuk di hati ya karena saya tetap penggemar setia blog BM. Bukan cuma menggemari tetapi kecanduan. JBU (Neni)

Anonim mengatakan...

Oh ya tentang Angelina Sondakh, maaf ya, saya juga berbeda pendapat sama orang lain. Menurut saya si Angelina itu korban para laki-laki rekan politisinya yang pimpinan partainya. Dia dijadikan umpan. Lebih sadis, ketika dia dipaksa berbohong untuk melindungi para boss nya dan dihujat malah para laki-laki itu tiarap semua. laki-laki yang katanya jagoan malah bersembunyi di belakangnya Angelina. Kasihan dia. Kesimpulannya, Angelina adalah korban. Boleh marah tetapi hendaknya tidak menghujat (Neni)

Anonim mengatakan...

@ All,


"Yesterday is not ours to recover, but
tomorrow is ours to win or to lose."

++Lyndon B. Johnson++

(Yuyun)

Anonim mengatakan...

he he he....BM, tuh mbak Neni ngamuk karena BM bias gender...haha haha....(Yuyun)

Anonim mengatakan...

ha ha ha...jangan terlalu sensi mbak Neni. Tuan Mike cuma memberikan contoh. Coba perhatikan posting tentang sendal. Pak Mike sudah memberikan perspektif bahwa laki dan perempuan seperti sepasang sendal. Sama hanya berbeda dalam fungsi (13)

Anonim mengatakan...

@ Bigmike,

Pa kabar nih bro', semoga baik. Lama nih gak ngasih komen walaupun setia membaca postingan mu. Rasanya makin lama makin dewasa dan matang. sifat "pecicilan" kamu di awal-awal ngeblog rasanya jauh berkurang. Menurut saya, yang sekarang lebih bagus. Lebih kalem walaupun esensinya tetep aja mantap.
Ok deh, itung-itung ngisi waktu seperti mau mu, saya pengen nanggapi mbak Neni deh tetang gender. Kalo ke kamu sih, ga usah ditanggepin, bikin kamu gr aja...ha ha ha ha. Salam (eh, kabarnya pertemuan fordas nasional tahun ini di padang ya? ah, saya sih rodho wedhi, gempa terus tuh..he he...) (Wurry)

Anonim mengatakan...

@ Mbak Neni,

Benar tidaknya BM melakukan bias gender dalam postingannya menurut saya masih bisa diperdebatkan. Anda bisa saja benar tetapi juga bisa keliru. Persoalan bagi saya "mengapa para aktivis persamaan gender cenderung marah tiap-tiap timbul persoalan bias gender". Kesannya koq ya lalu sangat berlebiha. Kata anak muda sekarang adalah lebay. Dalam hal ini saya sedikit berbeda dalam mengungkapkan bias gender yang terjadi. Sekiranya memang terjadi bias.

Selanjutnya, secara substansial, saya akan sepikiran dengan anda bahwa masalah gender tampaknya masih merupakan isu yang jauh dari terselesaikan di Indonesia.

Anonim mengatakan...

di Indonesia, pembawaan perempuan yang ramah, lemah lembut, penurut dan kebiasaan mereka mengurusi pekerjaan rumahan mengakibatkan perempuan dianggap sebagai orang rumah yang keberadaan mereka di nomor duakan. Tidak jarang dalam sebuah keluarga, pengambilan suatu keputusan selalu di dominasi suami. Bahkan pendapat perempuan jarang dimintai dan terkesan tidak dibutuhkan. Sehingga marginalisasi atau peminggiran menjadi buah dari perlakuan buruk tersebut

Anonim mengatakan...

Pemikiran lain bahwa posisi perempuan kurang beruntung dari pada laki-laki dalam realitas sosialnya harus segera dihilangkan, di mana dalam pemikiran tersebut laki-laki dianggap menjadi mahluk yang serba bisa. Sedangkan perempuan adalah mahluk yang kemampuannya sangat diragukan. Akibatnya, semua tugas dan peran dimainkan oleh kaum lelaki. Memang hal ini tidak terlepas dari perempuan itu sendiri yang kadang dengan ikhlasnya menerima perlakuan tersebut. Anggapan bahwa perempuan sebagai stereotipe yang lemah dan menjadi sosok pelengkap tentunya akan membuat mereka tidak berkembang. Di mana kelebihan dan kemampuan mereka tidak akan terekspos bahkan tidak produktif sampai usianya tua nanti.

Anonim mengatakan...

Misalnya lagi dalam sebuah keluarga, untuk bekerja di luar rumah, banyak kaum laki-laki/suami tidak mengijinkan istrinya dengan alasan kewajibannya sebagai perempuan akan di kesampingkan. Mereka lebih senang bila istri di rumah saja untuk mengurusi urusan rumah tangga dan urusan rumah lainnya. Di satu sisi batasan-batasan seperti itu memang bisa jadi karena rasa sayang suami itu sendiri, istri tidak diberi ruang lain selain di rumah karena suami tidak ingin istrinya capek bekerja. Akan tetapi secara sadar atau tidak, semua perlakuan tersebut adalah salah satu bentuk penjajahan yang tidak memberikan keleluasaan berkarya bagi istri yang notabenenya adalah perempuan.

Anonim mengatakan...

Sori, ada kesibukan saya berhenti. Saya nyambung dikit ya Mbak Neni...

Apa yag saya uraikan di atas adalah masalah yang disebut ketidakadilan gender.

Ketida adilan gender merupakan bentuk perbedaan perlakuan berdasarkan alasan gender, seperti pembatasan peran, penyingkiran atau pilih kasih yang mengakibatkan terjadinya pelanggaran atas pengakuan hak asasi, persamaan antara laki-laki dan perempuan, maupun hak dasar dalam bidang sosial, politik, ekonomi, budaya dan lain-lain.

Lawan dari ketidakadilan adalah kesetaraan gender, upaya menjadikan yang tidak adil menjadi setara adalah suatu proses, karena terkait dengan merubah sosio kultural yang ada.

Anonim mengatakan...

Lantas bagaimana solusinya? tidak ada jalan mudah. Tidak ada jalan pintas. PENDIDIKAN guna melakukan transformasi budaya. Jika ini yg kita lakukan maka semua pihak akan mengalami pencerahan dan dengan pencerhan itulah kesetaraan lebih mudah tercapat tanpa perlu marah-marah. Piye Mbak? Salam dari Jogja (Wurry)

Anonim mengatakan...

@ Bigmike atau Angalai Ludji,

Selamat siang Ama. Selamat atas promosinya menjadi sekertaris lemlit. Wah, koq tidak pake acara pendinginan ya? OK, keep on posting supaya tidak ditertawakan waktu (Yus)

Anonim mengatakan...

@ All,

Komentar ini sebagai pertanggungjawaban kita terhadap waktu......he he he....

Dalam sudut pandang Kristiani, sebenarnya tidak boleh ada persoalan ketidak aadilan gender seperti defenisi bang Wurry.

Alkitab mengatakan bahwa Allah menciptakan perempuan dan laki-laki menurut gambar dan rupa Allah: “Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka” (Kej.1:27).

(Yes, BTN)

Anonim mengatakan...

Maksud dari ungkapan ‘menurut gambar Allah’ dalam ayat ini tidak dalam arti bahwa manusia itu sama hakekat dengan Sang Pencipta. Ungkapan itu lebih berarti bahwa Allah menciptakan manusia sebagai makluk mulia, kudus, dan berakal budi, sehingga manusia bisa berkomunikasi dengan Allah, serta layak menerima mandat dari Allah untuk menjadi pemimpin bagi segala makluk (Kej.1:28-30). Status se-“gambar” dengan Allah dimiliki tidak hanya oleh laki-laki, tetapi juga oleh perempuan. Kedua pihak punya status yang sama. Sebab itu tidak dibenarkan adanya diskriminasi atau dominasi dalam bentuk apapun hanya karena perbedaan jenis kelamin (Yes, BTN)

Anonim mengatakan...

@ Bigmike a.k.a. Pak Mike,

Kiranya Tuhan memberkati Pak Mike yang tersu saja rajin berbagi ilmu dengan kami. Rasanya sudah 4 tahun saya ikut blog ini. Rasanya juga saya merupakan orang pertama yang kasi komentar di blog Pak Mike tetapi saya tak pernah bosan. Ini blog yang terus eksis walaupun kadang-kadang saya harus menunggu lama terlalu lama untuk sebuah posting baru. Saya selalu bilang dalam hati, pasti Pak Mike akan posting karena Pak Mike sangat sibuk. Keep on posting Pak. Jesus bless U (Yes, BTN)

Anonim mengatakan...

oh 1 lagi, lagu hari-hari dari gito rollies almarhum memang enak sekali. Cocok dengan isi posting. thanx Pak Mike (Yes)

Anonim mengatakan...

@ Bigmike,

Bias gender di Indonesia sangat memprihatinkan. Bayangkan, apa urusannya melarang rok mini di gedung DPR. Otak laki-laki di sana yang kotor tapi perempuan yg di diskriminasikan.Tolonglah BM memposting tentang kesetaraan gender supaya tidak lagi dicurigai bias gender (Neni)

Anonim mengatakan...

@ Bigmike,

Bias gender di Indonesia sangat memprihatinkan. Bayangkan, apa urusannya melarang rok mini di gedung DPR. Otak laki-laki di sana yang kotor tapi perempuan yg di diskriminasikan.Tolonglah BM memposting tentang kesetaraan gender supaya tidak lagi dicurigai bias gender (Neni)

Anonim mengatakan...

@ Bigmike,

Bias gender di Indonesia sangat memprihatinkan. Bayangkan, apa urusannya melarang rok mini di gedung DPR. Otak laki-laki di sana yang kotor tapi perempuan yg di diskriminasikan.Tolonglah BM memposting tentang kesetaraan gender supaya tidak lagi dicurigai bias gender (Neni)

Anonim mengatakan...

@ All,

Terima kasih telah menanggapi komentar saya. Terutama Mas Wurry. Sebenarnya kebanykana kalian salah mengerti terhadap maksud komentar saya. Tapi tidak apa-apa dan karenanya tidak perlu penjelasan balik dari saya. Semuanya saya anggap masukan agar dimasa depan masalah ketidak adilan gender tidak lagi terjadi. Terim kasih ya dan mari kita bergandengan tangan memperbaiki situasi sekarang (Neni)

tuaksatu mengatakan...

ia nih, Mbak Neni benar banget. Perempuan masih aja menjadi "sumber dosa'. Sedangkan die-die yg matanya jelalatan malah dianggap dewa. Aneh. Nih, kutipan berita ttg kontroversi rok mini di DPR. Menarik benget komen aktivis berikut ini

tuaksatu mengatakan...

Penertiban cara berpakaian di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dikecam oleh para tokoh perempuan. Isu tersebut hanya dianggap sebagai pengalihan berbagai kabar miring tentang anggota Dewan.

"Bagi saya persoalan itu adalah pengalihan isu saja. Menurut saya, kenapa selalu yang menjadi fokus itu mesti perempuan, padahal DPR itu banyak sekali yang harus dikerjakan," Kata anggota DPD DKI Jakarta, Gusti Kanjeng Ratu Hermas saat ditemui usai diskusi International Women's day 2012 di ruang Yustinus Atmajaya, pada Kamis (08/03). (Detiknews.com)

tuaksatu mengatakan...

Di tempat yang sama, Sekretaris Jendral Koalisi Perempuan Indonesia (KPI), Dian Kartika Sari, juga berpendapat demikian. Menurut dia, persoalan rok mini bukan masalah utama bangsa ini.

"Saya kok melihat persoalan yang kanak-kanak itu menjadi soal yang dikedepankan, apakah ini mengalihkan isu? Di tengah kasus korupsi yang serius, di tengah anggota dewan yang partainya sedang dirongrong isu korupsi," Ujarnya.

Dian lalu menambahkan, anggota Dewan tidak pada tempatnya mengeluarkan larangan rok mini itu terlebih jika itu dikaitkan dengan citra DPR. Larangan menggunakan rok mini juga dianggap melanggar kebebasan berekspresi.

tuaksatu mengatakan...

"Ya, sebenernya itu melanggar hak atas berekspresi. Mau kita pakai jilbab, pakai rok mini, atau pakai apa, itu kan sebenarnya hak orang untuk berekspresi, kecuali di situ ada peraturan misalnya pakaian seragam atau pakaian dinas, peraturan yang standar. Tapi kalau soal pakai jilbab misalnya atau pakai rok mini atau pakai apa itu kan soal hak dan itu sebenernya menjadi sesuatu yang tidak penting untuk dibahas," ujarnya.

tuaksatu mengatakan...

Menurutnya, larangan menggunakan rok mini bukan soal pamer tubuh. Pakaian itu merupakan penilaian setiap orang untuk bereskpresi.

"Setiap orang berhak berekspresi dalam berpakaian, setiap orang juga punya kewajiban untuk dapat menempatkan dirinya, tidak perlu mengatur kapan, dimana dan bagaimana harus berpakaian. Itulah yang menjadi soal kenapa penalaran anggota dewan tidak sampai ke sana," tukasnya.

mikerk mengatakan...

waddddoooooohhhh, jika saya salah mohon dimaafkan. Tetapiiiii....saya sama sekali tidak bermaksud membuat ketidak adilan gender di sini. Tapi itulah manusia...humano erare est....saya adalah juga tumpukan kesalahan-keasalahan. Untuk semua yang merasa terganggu dengan postingan saya, saya mohon dimaafkan. GBU

mikerk mengatakan...

Saya, meniadakan verifikasi kata. Demikian pula saya menhadirkan kembali widget chatt box. Semua karean saya percaya bahwa tidak akan ada sahabat yang tega menyakita sahabatnya sendiri. Waktu lalu, saya dimaki-maki oleh seorang sahabat di chatt box, saya mohon kali ini jangan begitu lagi. Tahanlah amarah anda dan jika susdah tak tahan, silakan mengontak saya di email michaelrk24@gmail.com. Atas pengertiana baik sahabat semua saya ucapkan limpah terima kasih. GBU

Anonim mengatakan...

@ Bigmike,

Pak eee, ini posting bikin kami merasa semakin bodoh saja. Kita yang sehari-hari hidup dengan fakta adanya hari kemarin, hari ini dan hari esok, sekarang dibikin pusing dengan pernyataan BM bahwa waktu sebenarnya tidak berubahh. Tapi saya percaya BM karena pikiran para pakar kadang-kadang di luar keseharian kita.

Tapi seperti kata BM, dari pada pusing-pusing lebih baik berkarya serta Jangan lupa berdoa. Besok hari minggu dan masih dalam peringatan minggu sengsara. Persiapkan hati ke gereja. Have a nice weekend. GBU

Anonim mengatakan...

aduuuuhh maaf, di atas itu saya, (Sherley, CN, Oebufu, Kupang)

Anonim mengatakan...

@ Sherly,

Usi, mantap (13)

Anonim mengatakan...

selamat malam adik Domi. HNW for u and fam (Sherly)

Anonim mengatakan...

@ Sherly,

Sama-sama kk nona yg baik (13)

poempuisi mengatakan...

Waktu…

by Alfan Fansyuri

Detik demi detik waktu berjalan tanpa henti
Pelan tapi pasti sang waktu mengikuti kemanapun langkah kaki – kaki kecil ini
Mengisyaratkan akan makna pentingnya arti hidup di dunia ini
Mampukah aku menghentikan sang waktu sendiri….?
Bukankah ketika waktu berhenti…
Maka kehidupan inipun berakhir sampai di sini…?

Waktu..
Mereka bilang waktu adalah Pedang, yang akan melukaimu bahkan membunuhmu jikalau engkau tidak mawas diri dan berhati hati
Ada yang bilang waktu adalah uang, yang membuat semua orang berlomba – lomba tuk meraih mimpi – mimpi di siang hari
Membuat mereka diperbudak oleh uang dan nafsu duniawi
Diri ini bilang waktu adalah “NYAWA”, karena sedetikpun kita tidak dapat mengembalikan sang waktu ini
Atau ada yang beranggapan bahwa ada yang lebih penting daripada Nyawa ini..???

poempuisi mengatakan...

Waktu

Terlalu terlambat bagi yang menunggu
terlalu cepat bagi yang takut
terlalu lama bagi yang berduka
terlalu pendek bagi yang bergembira
tetapi...
tak ada waktu bagi yang jatuh cinta

poempuisi mengatakan...

Time Poem

by

To realize the value of one year:
Ask a student who has failed a final exam.

To realize the value of one month:
Ask a mother who has given birth to a premature baby.

To realize the value of one week:
Ask an editor of a weekly newspaper.

To realize the value of one hour:
Ask the lovers who are waiting to meet.

To realize the value of one minute:
Ask the person who has missed the train, bus or
plane.

To realize the value of one-second:
Ask a person who has survived an accident.

To realize the value of one millisecond:
Ask the person who has won a silver medal in the
Olympics.

Time waits for no one. Treasure every moment you
have. You will treasure
it even more when you can share it with someone
special.

The origination of this letter is unknown, but it
brings good luck to everyone who passes it on. Do
not keep this letter. Do not send money. Just
forward it to five of your friends to whom you wish
good luck. You will see that something good happens
to you four days from now if the chain is not
broken.

poempuisi mengatakan...

Dear BM,

two thumbs up for postings. GBU Big Bro'

mikerk mengatakan...

Thanx bagi sahabat yang sudah berkunjung dan memberikan komentar. GBU

mikerk mengatakan...

@ Sherly,

Dalam posting saya mengatakan tentang 2 hal yang sama-sama eksis. Pertama, dalam konsep fisika, waktu memang tidak berbah.Kedua, dalam pengalaman nyata waktu selalu punya 3 dimensi, lampau, sekarang, dan masa depan. Itulah persepsi manusia ttg waktu. Saya cuma membuat refleksi atas 2 fakta yang sama-sama benar ttg waktu itu. Lalu, dari pada bingung apakah waktu itu realitas atau tidak mendingan bekreja.

Inilah kritik saya melalui tulisan ini (jadi ga sperti tudingan mr Paroxy73 bhw saya menyasar angelina s he he,,). Kita sebagai bangsa amat gemar meributkan semua perkara dengan alasan kebebasan berpendapat lalu lupa bahwa mutu kerja kita amat buruk. Inilah inti posting saya yg "menumpang" pada persoalan waktu. GBU

mikerk mengatakan...

@ Ibu Sherly,

waduh, saya mohon maaf jika terkesan membodoh-bodohi para sahabat wong saya sendiri tidak pintar-pintar amat.

Dalam posting saya mengatakan tentang 2 hal yang sama-sama eksis. Pertama, dalam konsep fisika, waktu memang tidak berbah.Kedua, dalam pengalaman nyata waktu selalu punya 3 dimensi, lampau, sekarang, dan masa depan. Itulah persepsi manusia ttg waktu. Saya cuma membuat refleksi atas 2 fakta yang sama-sama benar ttg waktu itu. Lalu, dari pada bingung apakah waktu itu realitas atau tidak mendingan bekerja.

Inilah kritik saya melalui tulisan ini (jadi ga sperti tudingan mr Paroxy73 bhw saya menyasar angelina s he he,,). Kita sebagai bangsa amat gemar meributkan semua perkara dengan alasan kebebasan berpendapat lalu lupa bahwa mutu kerja kita amat buruk. Inilah inti posting saya yg "menumpang" pada persoalan waktu. GBU

mikerk mengatakan...

@ Poempuisi,

Terima kasih kiriman puisinya. Bagus banget dan memberi inspirasi bagi saya. GBU

Anonim mengatakan...

: Beta tunggu Acar deng Daud saa...


-VRK-

Anonim mengatakan...

daud lagi puyeng ngurusin bini cerewet! Hahahahaha!

(Sayur Tumis Kangkung).

Anonim mengatakan...

@ VRK,

Saya tidak berpikir bahwa anda dapat mengitimidasi saya Bung karena justru anda yg belum menjawab saya tentang tuhan yang parsial. Yg menjawab malah orang-orang pendek akal sejenisnya 13 dll. bagaimana bung, bisa tidak? (Acar)

Anonim mengatakan...

@ Bigmike,


saya sangat menghargai attitide anda. Kita berbeda pikiran tetapi anda santun. Kali ini saya ingin mengatakan bahwa posting ini bagus banget. Tapi, saya ingin anda mengakui bahwa argumen anda tentang tidak perlunya meributkan waktu dikarenakan anda akan kesulitan menjelaskan mengapa tuhan anda itu alfa dan omega. Sesuatu yang temporal sudah barang tentu bersifat nisbi. Itu pasti bukan tuhan. Bagaimana Bung? (Acar)

Anonim mengatakan...

Saya kirimkan tantang terhadap BM juga terhadap VRK. Silakan jawab jika bisa tetapi jika tidak silahkan angkat tangan cuci kaki dan pergi tidur (Acar)

Anonim mengatakan...

@ wei Acar rusak basi,

Ini dia cara diskusi yang kau maksudkan dengan santun? Kalo kau memuji BM karena dia santun, saya setuju tapi kalo kau juga mengaku santun maka kau gila.

Tau darimana kau bahwa saya si pendek akal. kau pintar apa? Itukah santun? Dasar tolol, kalah berargumen masih suka menuduh. Kau gilaaaaa (13)

Anonim mengatakan...

@ BM,

ada satu orang idiot yg suka komen merendahkan org lain. bagaimana, hapus saja ko? saya harap tidak krn biar semua tahu bahwa betapa idiotnya si kafir yg satu ini. Namanya Acar rusak

Anonim mengatakan...

sori, di atas itu saya (13)

Anonim mengatakan...

walla! kang acar! kang acar! argumen anda telah dipatahkan! dan anda masih bertahan dengan dolla dalli sesat pikir, lebih parah lagi anda lantas esmosi dengan bung 13 dengan menjulukinya "Sipendek Akal"! wah! wah! kalo nanti bung domi balik menjuluki anda "Sikurang pikiran" jangan marah ya!

( Sayur Tumis Kangkung )

Anonim mengatakan...

bukan kurang pikiran...si Acar itu ...kurang waras....(13)

Anonim mengatakan...

Kang Acar yth.,

Namanya diskusi musti runut, tolong klarifikasi dolu, apakah ente akui bhw argumen awal-mu positif sdg gugur? Kalo iya, baru kita beranjak ke topik baru ttg teori konyol-mu ttg Tuhan parsial. Sy bilang konyol (absurd) krn sy jamin teori-mu ini jg mengidap fallacy (sesat logika).


-VRK-

Anonim mengatakan...

ha ha ha ha...mister domi angka sial emis berat ni koooo????? ha ha ha....kalam bos, damai...(Julius)

Anonim mengatakan...

@ Acar,

Ada sedikit masalah dalam cara anda berpikir. Bagaimana mungkin Tuhan mengeluarkan 1 pernyataan untuk semua situasi. Coba anda renungkan baik-baik jalan logika anda. Jangan keburu emosi (Julius)

Anonim mengatakan...

@ Julius,

Di mana letak salahnya? Bisa anda buktikan atau sekedar asal bicara?(Acar)

Anonim mengatakan...

@ VRK,

Akhirnya anda tidak berbeda dengan saya. Anda ingin berdiskusi sebagai penganut teistik tapi menggunakan filsafat-filsafat ateistik. Siapakah anda sebenarnya? ha ha 200x (Acar)

Anonim mengatakan...

Lompat lagi, lagi lagi lompat!

Kang acar ni kayaknya sejenis kutu loncat nih, argumennya di pukul bukannya di kontra malah lompat kelain topik, diminta balik ke topik awal malah lompat lagi ke filsafat ateistik, dududududu! awalnya menjanjikan, tapi ternyata kosong melompong kayak perut bedug! wakakakakak!

(Sayur Tumis Kangkung)

Anonim mengatakan...

@ Acar,

Saudara itu tidak tahu atau kura-kura dalam perahu, pura-pura tidak tau. Saya kasitau ya kura-kura dalam bahasa kupang adalah keaaaaa...Acar, kamu keaaaa....ha ha ha 2000 x (Julius)

Anonim mengatakan...

@ Acar,

Saudara itu tidak tahu atau kura-kura dalam perahu, pura-pura tidak tau. Saya kasitau ya kura-kura dalam bahasa kupang adalah keaaaaa...Acar, kamu keaaaa....ha ha ha 2000 x (Julius)

Anonim mengatakan...

Kang Acar yth.,

Lagi2 saya tangkap ente cuma pamer fallacious comment di sini. Jgn lupa komen2 ber-fallacy = komen absurd (konyol).

Cobalah diskusi yg runut. Ente tebar argumen ateistik dan sy gugat argumen-mu itu mengidap strawman fallacy. Ada bantahan? Tak ada bantahan, malah coba2 pasang umpan ikan merah (red herring) isu Tuhan parsial. Skrg malah lempar tuduhan beta pake filsafat ateistik.

Sabar, Boss. Kasi dulu bantahan bhw argumen awal-mu tdk mengidap strawman fallacy. Kalu tdk bisa bantah, ya akui saja toh. Apa susahnya?

Ato tiada bantahan = mengaku telah bikin argumen absurd?


-VRK-