Senin, 30 November 2009

Jikalau ayahanda masih ada, 1 Desember dia 76 tahun (sebuah catatan dari dina rade)

Dear sahabat Blogger,

Di masa lalu, sebelum April 23, 2008, setiap tanggal 1 Desember adalah hari yang menyenangkan bagi kami, keluarga ayahanda robert "SGT" riwu kaho dan ibunda agustine "tin" riwu kaho-soerdarjat. Mengapa demikian? Ya, hari begitu tanggal begitu adalah hari baik di bulan baik. Bulan Desember adalah bulan spesial. Bulan di mana ada hari Natal dan tahun baru...dan ahaaaaa...kami bakal punya baju baru dan sepatu baru. Bekal untuk bergaya lenggak lenggok. Asyik punya wuaaaaahhh. Sekali waktu kami bersorak-sorai menertawakan saudara sulung kami yang bergaya menggunakan sepatu baru, tebal dan tinggi ala tahun 1970-an. Tak lama dia pergi, eh balik lagi ke rumah...wueee...apa gerangan? Hak sepatu tingginya copot sebelah....waaaaa....ha ha ha ha ha...Serunya bulan Desember. Itu dulu. Dulu.

Mengawali bulan desember adalah tanggal 1. Itu adalah HUT ayahanda robert. Wuuuiiiiuuuhh...rumah kami pasti ramai dengan sanak saudara dan kerabat. Karena dia dituakan dalam suku namata-Sabu, keluarga besar lai-tallo, dan riwu kaho, dan lagi pula amat banyak sobat kenalan-nya maka selalu saja ada yang memaksa beliau untuk merayakan HUT-nya. Ya, dia adalah bunga matahari bagi kami. Lalu, ..waaaaarrr weeerrrrr woorrr wiiiiirr....sejak pagi hari, berbunyi sudah dandang, periuk, centong, gelas dan piring dan lain sebagainya. Lantas, amboi, beterbangan sudah semerbak harumnya aroma sate bakar, kuah asam ikan...hhhmmmm....sedaaapp. Lalu, malamnya ada pesta ramai. Banyak yang datang. Ada yang membawa kado. Ada yang tidak. Ya, tidak semua membawa kado tetapi semua membawa doa. Ada yang bernyanyi. Ada yang membaca sajak. Kami kenyang. Makan enak mak nyussss. Rumah ramai kedatangan tamu dan saudara. Riuh rendah kami berpesta...hurraaaaa.......Tapi itu dulu. Dulu. Sekarang tak lagi begitu. Mengapa? Sejak 2008, 1 Desember adalah hari pedih...aahhhh seandainya bapa robert masih ada..... seandainya....

Kepedihan di awal desember semakin bertambah pedih karena 1 desember 2008, dengan amat bersemangat ibunda kami berangkat ke jakarta..."mau nengok anak cucu sebulan dua" ...demikian katanya...."ludji, kamu jaga rumah baik-baik yaaa"... demikian dia berpesan ......." heeiii....saya akan pulang bulan maret atau april kalau tidak lagi banyak hujan.....demikian janjinya...tetapi janji tinggal janji....3 januari 2009 dia memang pulang tetapi cuma badan. Rohnya sudah disatukan dengan kekasih hatinya, robert "SGT"...aaaahhh bunda, saya masih di sini terus menjaga rumah tetapi engkau tak bakal kembali. Tibalah saatnya, 1 dan dua jam menjelang tanggal 1 desember....tanggal itu dan bulan itu tidak lagi sama.... Semua ceritera yang saya utarakan di awal posting adalah gambar lama dan gambar lama harus disimpan. Saya, dia, mereka dan kami - anak cucu mereka berdua - harus membuat gambar baru . Gambar kami sendiri tentang tanggal 1 di bulan desember. Cuma itu dan hanya itu yang kami bisa. Saya merenung...."bapa robert dan mama tin, ada di spektrum gelombang radiasi yang mana engkau berdua berada sekarang?"

Saya terperanjat dari termenung. Handphone saya berbunyi dan sebuah sms masuk ... "kakak, tolong muatkan isi hati saya tentang bapa robert"...ohhh...sebuh pesan dari dina rade. Si bungsu dalam urutan kelahiran di antara kami ber-12 tetapi sulung di dalam hal berhemat. ...."beta terkenang bapa".....baiklah adik-ku sayang....berikut saya muat pesan isi hati-mu dan biarkan saya tetap di pojok ruang kerja bapa almarhum...menyendiri...mengetik...dan menangis...

Sahabat blogger yang terkasih, mohon maaf jika posting kali ini agak subyektif. Ijinkan saya menikmati kesedihan hati saya melalui posting ini. Toh, perasaan sedih ada karena ada kerterarahan hati. Dan siapa lagi yang bisa menciptaan keterarahan hati jika bukan Tuhan Seru Semesta Alam itu. Inilah ungkapan hati dina rade...

Nov 30 2009 4:29pm

Besok….. Kalo memang masih di ijinkan oleh Tuhan Yesus pastilah merupakan hal yang sangat berbahagia bagi kita semua karena itu adalah tanggal "keramat" atau hari ulang tahun dari bapa kita tercinta, bapa Robert Riwu Kaho. Kalo dijinkan oleh Tuhan Yesus, pastilah besok hari ulang tahun bapa yang ke 76, hmmmm suatu perjalanan hidup yang panjang buat kita sebagai manusia. Tapi kenyataannya, sejak tanggal 23 April 2008 yang lalu, bapa sudah kembali ke Surga kembali pada Sang Khalik yang sangat mengasihi bapa lebih daripada istri, anak-anaknya, saudara-suadaranya dan juga, semua handai-tolannya.

Saat ini, aku sebagai anak yang paling bungsu hanya bisa merenung ke masa-masa yang telah lewat bersama dengan bapa. Suka,senang duka, kesal, kagum, bangga menjadi salah seorang ank dari bapa. Suka,senang? Pasti!!!, karena setiap hari natal aku mendapat baju dan sepatu baju ^_^, kesal? Pasti!!!, karena tidak lepas dari habokan bapa, kagum & bangga? Pasti!!! karena siapa tidak kagum dan bangga akan hasil kerja dan prestasi yang dia buat.

Di hari yang tinggal menghitung jam untuk menuju hari ulangtahunnya, saya hanya bisa membayangkan betapa senangnya bapa saat ini bersama istri tersayang, bersama orangtua yang menghasihinya dirumah Bapa di Surga. Menjelang ulang tahunnya, saya hanya bisa berterimakasih pada Tuhan Yesus diberikan bapa yang baik, bapa yang sangat menghargai kejujuran, bapa yang sangat menghargai waktu dan yang pasti bapa yang sangat mengasihi anak-anaknya menurut cara dan jalannya sendiri. Menjelang ulang tahunnya saya hanya bisa berkata dan berdoa dalam hati, selamat ulang tahun bapaku tersayang……selamat merayakan bersama Bapa di Surga dan menikmati tuaiannya yang sudah engkau tabur selama bersama kami yang masih harus menyelesaikan tugas kami.

Tabe Tuan Tabe Puan

43 komentar:

mikerk mengatakan...

"Tears In Heaven"
by eric clapton

Would you know my name
if I saw you in heaven?
Would it be the same
if I saw you in heaven?
I must be strong and carry on
'Cause I know I don't belong here in heaven...

Would you hold my hand
if I saw you in heaven?
Would you help me stand
if I saw you in heaven?
I'll find my way through night and day
'Cause I know I just can't stay here in heaven...

Time can bring you down, time can bend your knees
Time can break your heart, have you begging please...begging please

Beyond the door there's peace I'm sure
And I know there'll be no more tears in heaven...

Would you know my name
if I saw you in heaven?
Would YOU be the same
if I saw you in heaven?
I must be strong and carry on
'Cause I know I don't belong here in heaven...

mikerk mengatakan...

Dear sahabat blogger, mohon maaf posting kali ini memang amat personal. Ijinkan saya menikmati kesenduan hati dan pikiran saya mengenak ayahanda dan ibunda saya. SO, help me GOD

Anonim mengatakan...

Malam bae Pak Mike,

Membaca tulisan Pak Mike, tanpa terasa air mata saya ikut jatuh...saya ikut terkenang mama saya....dia sudah di Surga melihat saya dan bapa saya....

(Yes, BTN)

Anonim mengatakan...

Ini kiriman lagu dari saya untuk Pak Mike dan keluarga

Tinggal Sertaku

Tinggal serta- ku hari t'lah senja
G'lap ma- kin tu-run Tuhan tinggallah
Lain perto-lo- ngan tiada kutemu
Ma- ha Pe-no-long tinggal serta-ku

Hidupku surut ajal mendekat
nikmat duniaw hanyut melenyap
Tiada yang tahan tiada yang teguh
Kau yang abadi tinggal sertaku

Aku perlukan Dikau tiap jam
dalam cobaan Kaulah ku pegang
Siapa penuntun yang setaraMu?
Siang dan malam tinggal sertaku

Aku tak takut jika Kau dekat
susah tak pahit duka tak berat
Kubur dan maut dimana jayamu?
Tuhan yang bangkit tinggal sertaku

B'rilah salibMu nyata didepan
tunjukkan jalan yang menuju t'rang
Fajar menghalau kabut dan mendung
Tuhan, kekal. Kau tinggal sertaku

mikerk mengatakan...

Waduh maaf Bung Yes, saya tidak bermaksud membuat sedih siapa-siapa. Saya cuma ingin mengenang ayahanda dan ibunda saya.

Terima kasih lagunya. Pas betul. Ya, itulah doa kita...Tuhan tinggallah bersama kami

Anonim mengatakan...

Salamat Ulang Tahun Opa Robert(lebih tepatnya opa oyang robert)yang ada di surga. Kitong samua kangen robert deng opa. Samua di rumah sering baomong kalau sa opa masih ada trus liat Rocky. Pasti opa su gendong sambil bilang "Ini opa punya, ini opa punya"... Hehehe....

Hmmmm.... masih mau banya komentar tapi jadi inga opa sering bilang "lebe bae banya kerja daripada banya baomong"... Jadi singkat kata, beta kangen opa. deng itu kalimat sapotong su bisa cerita banya hal.

(norman)

nb. maunya pake nama NER singkatan dari Norman Ega Rocky tapi eh biar sa sudah beta su terlanjur "tenar" di bapa pung blog deng nama Norman na. Hehehehehe (beta curiga pasti om kana ada baca beta pung komen sambil geleng-geleng kepala dan omong ini ana kurang ajar ne masih sempat-sempatnya play crazy lai)

Anonim mengatakan...

katii jg mau ucpkan"selamat ulang tahun opa robert bersama Tuhan Yesus,,oma tin di surga...Love you my grandpa..."terima kasih opa robert dan oma tin atas bimbingan opa dan oma untuk kati dari kati kecil sampai besar bgn.....GBU

(kati)

Anonim mengatakan...

malam ini, sudah malam kesekian kali saya mencoba untuk menutup perasaan yang belum pernah saya rasakan. perasaan yang membuat saya tak bisa melupakan hari itu. saat itu bersama istri sementara berada diperjalanan menuju ke tempat pengiriman barang (tiki jne). selama diperjalanan sudah terasa hati ini gundah... dan tiba2 HP saya berdering. saya menjawab telpo dan diseberang sana ada suara seorang perempuan yaa seorang perempuan yg terasa begitu khawatir, terasa cemas sambil berkata "uly, cepat liat bapakmu... cepat liat bapamu.... saya menjawab " kenapa ma..bapa kenapa... diseberang sana menjawab sambil menangis" liat bapamu sakit dan sementara dibawa ke UGD!!" mendengar itu hati, jiwa san tubuh say gemetar.... dan saat itu saya segera ke Rumah sakit...
setibanya, hati saya cemas... amat cemas, hancur, bingung dan tak terasa airmataku membasahi pipi... bapa robert sudah terbaring lemas.... kupanggil panggil.. bapa bapa bapa...sambil kupijit jempol kaki dan tangannya yang dingin..
ooohh hari itu saya baru melihat kuasa Tuhan terjadi atas bapa Robert. kuarang lebih 24 jam kemudian bapa robert sudah menyelesaikan perjuangannya, menyelesaikan pertandingannya di dunia ini...
airmata tumpah,hati remuk dan hancur terlebih tak karuan perasaan saat melihat mama harus menerima kondisi ini... saya hanya berpikir..mereka telah hidup hampir setengah abad pasti ketika salah satu dari mereka dipanggil Bapa di sorga pasti sangatlah sulit dan berat melupakan banyaaaak kenangan diantara mereka berdua....terucap seorang kakak (bung Kana) mengatakan bahwa setiap jengkal dari rumah atas penuh dengan kenangan mereka berdua..
Bapa robert, selamat Hari jadimu... selamat berbahagia lebe bahiagia karena sudah dinegeri penuh susu dan madu tanpa ada lagi kertakan gigi...selamat berkumpul dengan mama, dengan kaka oli dan lomi, dengan ba'i deng nene, bakumpul deng semua yang sudah ada disorga... selamat merayakan bersama Tuhan Allah disorga...
doakan selalu buat kai anak-anakmu
kami selalu merindukanmu...
selamat bapa robert... selamat
saya hanya teringat kado yang bapa robert berikan bg kami anak-anaknya justru di uang taunnya ke 70 thn. yah hadiah sebuah buku Autobiogrfi yg didalamnya sarat makna dan nasihat yg sudah dia curahkan lewat tulisan khusus buat kami anak2nya.. kami merasa kami sanagt berhutang kado buatmu dan biarlah hutang kado itu kami bayar kepada anak cucu kami nantinya agar menanmkan nilai2 yg sudah bapa dan mama berikan bagi kami..

DTN=

Anonim mengatakan...

happy birthday opa..
happy birthday opa..
happy birthday..
happy birthday..
happy birhday opa..

"opa mau liat opa pg cucu pg penyuluhan pada masyarakat yg pertama kalinya"
Kata-kata itu opa blg kira2 sbulan sblm opa meninggal saat wenyi sdg praktek belajar lapangan di baumata barat. Waktu opa blg bgtu... adiiihhh... wenyi pg senang lai tapi skaligus gugup mamati krn nanti pasti akan dapat kritikan dari opa... (hehe... maen panakut)

tapi.. sn sangka ternyata opa pergi sblm wenyi sempat bikin penyuluhan. Bulan mei.. saat wenyi melakukan penyuluhan di baumata tanpa sadar wenyi meneteskan air mata..
malamnya wenyi cuhat di apin kenapa opa begitu jahat sn tepati opa pg janji u/ dtg di wenyi pg penyuluhan.. di bawah t4 tidur oma (saat itu oma msh ada dan wenyi tidur di kasur di bawah oma pg kaki) wenyi menangis diam2 spy sn ketauan oma...

hmmphhhh... i miss you...
i love you full opa...

(wenyi)

Anonim mengatakan...

Selamat Ulang Tahun Opa Robert..!!ini ucapan dari cucu opa yang sering opa panggil "CELURUT" & sering dapat "KABOAK" pake sapu lidi..Hehehe..:)
Even though you've left all of us but 4 me u're still alive in my heart..thanks 4 your kindness, thanks 4 every single upbringing that you've given to me,thanks 4 teaching me how to love, help, respect and appreciate each other. i'll never forget all of your messages 4 me. i hope one day i can meet and gather with you and my lovely Oma Tin along with our heavenly father. (iby)

Fakhry mengatakan...

wueee he he he he...arisan keluargaaa....wkwkwkw,,hicks...hicks...hicks...lho kok gw ikutan sendu???? ...yaaa,,,mister BM siiihhh.... ngepostingnya kadang menggemaskan kadang menyeihkan dan sekarang gw ikutan sedih deh...asli sedih...hicks...hicks...jempol untuk BM (Proxy73)

Fakhry mengatakan...

Ikutan nymbang puisi ah, biar ga keduluan mister poempuisi (hoooiii elo lama ga bikin puisi????)

"Old poem for my Dad"

Pink clouds, blue sky,
purple heather on the hillside,
I look up and try to see
your face.
Jet vapors leave two big X's
kisses in the sky
Reminds me of those parallels
I kept seeing--
vapor trails of parallels--
for a few days when
you died.

Dear father, we all miss you,
know you're here now and then
watching over our me. Your son.
We're all doing fine now,
your soul must rest easy
to see,
but someone's still missing
amongst us,
time cannot change
nor peace erase it
that's how it always will be.
So I'll keep watching for messages
as I wander my life along,
like how the moon was full when
you'd gone...
...or did you stay,
leave half yourself with us?
Our realms are just parallel
after all is said
and done.

(Proxy73)

Fakhry mengatakan...

Tapi BM, gw ikutan ketawa ngebayangin si abang sulung, pasti mas budi, sepatunya patah...wkwkwkw...waktu ketawa, ditabokin ga???? ...wkwkkwkwkwk...lucu abis dech...

Anonim mengatakan...

Ah, sejakr pertama membaca tulisan BM, kemampuannya menawan perasaan hati orang sungguh hebat. Saya ikutan berlinang air mata mengikuti posting BM. Ayo, jangan terus terpuruk...saya kutip kata-kata BM sendiri:

...lukisan lama harus disimpan dan kita gambar lukisan kita sendiri...

JBU and family

(Sherly, CN)

Anonim mengatakan...

"Jangan larut"

Jangan larut dalam kesedihan,
Jangan menghiba pada kesenduan...

Karena kasih sayang masih memancar di wajah bumi...

Tak kan hilang cerita tentang dia yang sudah tiada,
Menjadikan yang terindah di hari tentang dia

Kamu kan terjaga untuk cintamu,
Karena kuyakin...
Kasih sayangmu tak pernah usai...
dan dia melihatmua sambil tersenyum dari balik awan

(Sherly)

mikerk mengatakan...

@ Mister Proxy73 dan Sherly,

Selalu amat dibutuhkan teman ketika kita susah. Dan anda berdua ada ketika saya susah. Kita tak pernah bertemu tapi kita selalu saling mendukung.

Sebenarnya nyaris 2 tahun adalah waktu yang cukup untuk tidak lagi terlalu perduli atas kisah ayahanda dan ibunda tetapi hal tersulit adalah sayalah satu-satunya anak yang nyaris tidak pernah jauh dari beliau berdua. Anak mama dan anak bapa? jika pengertian harafiah, harus saya jawab ia. Tetapi jika pengertiannya adalah manja, jawabnya tidak. Saya hanya selalu merasa, ada hutang yang belum saya balas kepada mereka. Dan hal itu membuat sedih.

Puisi dari bung Proxy membuat saya tercenung dan puisi dan sahabat Sherli membuat saya sadar bahwa memang saya harus segera memulai membuat gambar sendiri.

Terima kasih atas simpati terima kasih atas persahabatan.

mikerk mengatakan...

Tadi pagi saya singgah sebentar di kubur dan...astaga...banyak bunga bertaburan di pusara SGT dan ibunda...tenyata saya tidak sendiri. Masih banyak yang sayang kepada mereka. Oh terima kasih Tuhan.

mikerk mengatakan...

Tante Co Bulan-Thedens, sahabat belia berpuluh tahun sebagai tetangga maupun kolega kerja menelepon saya...ludji, selamt HUT bapa robert, ini ada kue HUT untuk bapa robert....ternyata masih ada yang perduli pada ayahanda almarhum. Tuhan Yesus, terima kasih

Anonim mengatakan...

@ Pak Mike,

Orang baik akan dikenang berabad-abad karena kebaikanya. Saya amat setuju bahwa Pak Robert sudah menggambar lukisannya. Bagaimana Pak Mike dan bersaudara? Saya harus jujur, Pak Mike dan sepak terjangnya di dunia akademik dan kemasyarakatan sudah pula punya lukisan sendiri. Ayo terus menggambar.

Orang baik akan menurunkan orang baik berikutnya. Saya yakin itu.

Hormat,
sahabatmu
(Eman)

Anonim mengatakan...

Ya Pak Robert orang besar dan kita harapakan Pak Mike dan saudara-saudara bisa menapaki jalannya. JBU (13)

Anonim mengatakan...

@ Ama Ludji,

Lu pung tulisan kilik-kilik kitong pung rasa sedih. Hebat. Bapak Robert memang hebat tetapi angan lupa dia akan lebih bahagia kalao anak-anaknya lebih bebat dari dia. Semoga Tuhan Yesus menjaga Bapak Robert dan Mama Tin di Surga. Hormat (A9ust)

Anonim mengatakan...

Lagu Tears in Heaven luar biasa. Thanx (A9ust)

Anonim mengatakan...

KJ ini cocok sekali dengan tema posting:

KJ. 408 DI JALANKU ‘KU DIIRING

1. Di jalanku ‘ku diiring oleh Yesus Tuhanku.
Apakah yang kurang lagi, jika Dia Panduku?
Diberi damai sorgawi, asal imanku teguh.
Suka-duka dipakaiNya untuk kebaikanku;
Suka-duka dipakaiNya untuk kebaikanku.

2. Di jalanku yang berliku dihiburNya hatiku;
bila tiba pencobaan dikuatkan imanku.
Jika aku kehausan dan langkahku tak tetap,
dari cadas didepanku datang air yang sedap;
dari cadas didepanku datang air yang sedap.

3. Di jalanku nyata sangat kasih Tuhan yang mesra.
Dijanjikan perhentian di rumahNya yang baka.
Jika jiwaku membubung meninggalkan dunia,
Kunyanyikan tak hentinya kasih dan pimpinanNya;
Kunyanyikan tak hentinya kasih dan pimpinanNya.

SYALOM

Anonim mengatakan...

Saya suka membaca kembali artikel posting ini. Mengharukan. (Yes, BTN)

Anonim mengatakan...

waktu bapa robert meninggal beta sonde ada disampingnya. dolu waktu masih hidup, saban kali beta pulang rumah, dia selalu ciom beta ditesta sambil omong, "kapan lai ee lu datang lia sang ketong. mungkin ketong su mati baru lu datang." hari berpulang yg dimaksud, buat beta ketika itu, adalah hari yg, beta berharap, tidak pernah datang. tp "hari itu" datang juga, tgl 23 april 2008 yg lalu.

banyak hal yg beta belajar dari alm bapa robert tp saat ini yg paling berkesan adalah ttg "hari itu." keberpulangan kedua org tua beking beta sadar bahwa waktu berpulang adalah sebuah kepastian. lalu untuk apa beta ada disini? makang, tidor, senang-senang, lalu mati?

hari ini adalah hari ulang tahunnya dan beta ingin ucap "selamat ulang taon bapa." lebih penting beta ingin rayakan ulang taonnya dengan ingin menjadi spt dia. saban kali pikiran ini bertanya-tanya untuk apa hidup ini, seolah beta dengar bisikan bapa robert "kamu hidup untuk bekerja dan memberi buah. bukang untuk dirimu sendiri tp buat banyak org."

begitulah alm bapa robert, selalu bekerja dan berbuah bukang untuk dirinya sendiri dan keluarganya tp buat semua org. kalu saja beta sudah mampu spt dia, beta welcome "hari itu" datang hari ini, besok, kapan saja, karna sonde kuasa menahan rindu ini thd mereka. tp saat ini beta masih ingin hidup dan berbuah bagi banyak org.

sekali lagi, selamat ulang taon bapa. suatu hari ini ketorang rayakan ulang taonmu bersama-sama lagi.

salam sayang dari negeri selatang!

Anonim mengatakan...

beta kalo dengar nama atau melihat foto opa robert beta sonde bisa tahan air mata kenapa???
1.detik2 terakhir opa dijemput tuhan yesus beta sonde datang pi rumah sakit untuk jenguk opa karna di hari yang bersamaan beta ada UAN...sebenarnya beta su kepingin pi waktu itu cuma beta juga berpikir kalo beta sonde belajar dan sonde lulus UAN maka dapat marahlah dari opa dan bikin jelek nama opa.karna hari minggu malam itu opa masih berpesan"otang belajar yang baik,jangan bikin malu nama opa dan keluarga,buktikan ke smua orang bahwa cucu opa robert pintar"beta menjawab IA OPA..tapi tepat hari rabu tanggal 23 april 2008 pas beta sedang belajar di rumah teman,beta dapa telpon dari oma fatufeto ktanya opa robert su meninggal,,beta kaget dan sonde percaya,,karna kurang percaya beta telpon di rumah dan yang angkat ibi,,dy bilang opa robert su meninggal..maka hati beta hancuuurrrrr sonde karuan beta terpaksa plang dari rumah teman dan pi rumah sakit,,sesampai di RS beta langsung masuk ICU sambil teriak OPAAAAa!!!!pas masuk kamar ICU beta langsung pingsan..beta menyesal skali,dari opa masuk RS sampe meninggal beta sonde datang liat opa..
2.setiap kali mendengar lagu YOU RAISE ME UP,,mengapa????waktu pas oma lagi sakit dan dirawat di RS bapa mengutus beta untuk tidur temani opa di rumah,,di dalam kamar beta deng opa bacarita2 sonde lama kmudian hp opa berbunyi lagu you raise me up...opa bilang begini deng beta,"otang,,opa mau dengar lu menyanyi lagu you raise me up di gereja ato dimana ko karna ini lagu opa paling senang."beta menjawab IA OPA..tapi sampe opa meninggal beta blom sempat menyanyi ini lagu di depan opa..beta ju sedikit senang bahwa beta su pernah menyanyi lagu you raise me up di depan oma tien...kata oma tien"lu pung suara bagus menyanyi ini lagu,,opa pasti dengar dan senang karna lagu kesayangan opa lu su menyanyi walaupun opa su di surga"beta langsung menjatuhkan air mata..

hmmmmm akhir kata SELAMAT ULANG TAHUN OPA ROBERT.,,otang juga minta maaf opa selama opa pung hidup otang ada bikin salah..titip salam buat tuhan yesus,oma tien dan smuanya di surga...

dari cucu yang katanya muka ke oma tien,hehehehe;JORDAN"OTANG"RIWU KAHO.

Anonim mengatakan...

SELAMAT ULANG TAHUN Bung ROBERT tersayang SELAMAT BERBAHAGIA dengan Mak tersayang di rumah Bapa surga yang besar. beta sonde bisa omong lai karna sudah tidak ada lagi kakak seperti Bung Robert yang punya karisma khusus, tegas, lugas, dan penuh kasih dan pengertian. sekali lagi Selamat Ulang Tahun Bung!!

Oma Nela

widyanto mengatakan...

@ Bigmike,

Luka di kulit ada obatnya
Luka hati ditinggalkan oleh yang terkasih susah obatnya

tetapi

obat itu ada, yaitu TUHAN

berdoalah
dalam iman, harap dan kasih

(Wied)

Anonim mengatakan...

Wellleehh! Baru Pulang dari ancol, biasa nyekar ke laut buat ngirim for Ayahanda tercinta! Kemarin Paitua datang minta teh hangat, roti panggang en capcay kuah, tartau apa maksudnya! ah SELAMAT HARI JADI BAPA!!!
(DARI ANAK CUCU DI RUMAH JAKARTA)

Anonim mengatakan...

Sebuah posting yang mengharukan dan indah,

Sudah setahun lebih saya dengan setia membaca blog ini, dan setiap posting BM tentang ayahanda atau ibundanya selalu mengharukan. Saya berusaha mencari entri robert riwu kaho lewat google dan ketemu banyak sekali. Dia memang seorang yang terkenal di NTT. Banyak jasanya. Dan patut diteladani. Mengapa bisa demikian. Sebagai Kristiani, saya yakin ada 1 kunci: Bapak Robert Riwu Kaho almarhum telah menjadi "anak terang" (PaceNoge)

Anonim mengatakan...

Anak-anak terang adalah manusia yang selalu mengindahkan segala perkara yang berasal dari Allah.

Anak terang selalu berusaha menjadi garam dan terang bagi seseama kita dan hidup dalam kasih seperti pada Injil Efesus 5 : 1 -2

”Sebab itu jadilah penurut-penurut Allah seperti anak-anak yang kekasih dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan ciri-Nya untuk ita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah.

(PaceNoge)

Anonim mengatakan...

Efesus 5: 8-9

8 : Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang,

9 : karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran.

Syalom,
Kaonak, salam dari Papua
JBU
(PaceNoge)

Anonim mengatakan...

Apa yang engkau tanam itulah yang akan engkau petik. Pak Robert Riwu Kaho almarhum telah menanam kebaikan dan dia memetik nama harum. Saya mengenang Pak Robert dengan terharu (Julius)

Anonim mengatakan...

Yang terbaik adalah melakukan semua yang dikerjakan oleh bapak Robert Riwu Kaho dengan cara yang lebih baik (John, Oemasi)

mikerk mengatakan...

Terimas kasih yang teramat banyak atas semua komentar yang diberikan oleh semua sahabat. Perhatian dari anda menghibur kami. GBU

mikerk mengatakan...

Untuk semua saudara terkasih dan juga anak cucu bapa robert dan mama tien riwu kaho:

Ya, bapa dan mama sudah tiada tetapi DNA dan spirit mereka masih ada dalam diri kita masing-masing. Pergunakanlah hal itu sebagai modal untuk hiup dalam persekutuan keluarga yang rukun dan produktif. Itulah semangat dan pesan dari orang tua kita. JBU all

johanes mengatakan...

Rekan sepelayanan yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus,

Syalom,

Jika saya menelusuri posting-posting BM tentang ayahandanya akan terihat adanya kecintaan dan kerinduan yang uar biasa akan sosok ayah. Apa artinya ini? Bagi saya hal ini membuktikan bahwa ayahanda BM telah melaksanakan perintah Allah, yaitu tidak menimbulkan hati yang tawar.

johanes mengatakan...

Efesus 6:4 “Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan”.

Sekarang, tugas BM adalah meneruskan teladan ini kepada anak-anak keturunan BM. Seperti yang ada di dalam Alkitab:

Ulangan 11:19,

“Kamu harus mengajarkannya kepada anak-anakmu dengan membicarakannya, apabila engkau duduk di rumahmu dan apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun.”

johanes mengatakan...

Sejarah bangsa Ibrani memperlihatkan bahwa ayah harus rajin mengajar anak-anaknya menuruti jalan dan firman Tuhan demi untuk pertumbuhan rohani dan kesejahteraan mereka.

Ayah yang taat kepada perintah-perintah dalam Firman Tuhan akan melakukan hal ini. Kepentingan utama dari ayat ini adalah anak-anak didewasakan dalam “ajaran dan nasehat Tuhan” yang adalah merupakan tanggung jawab seorang ayah dalam rumah tangga.

Dalam Amsal 22:6-11, khususnya ayat 6 yang berbunyi “Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanyapun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.”

Syalom

angin-angkasa mengatakan...

@ BM,

tirulah sikap hidup ayahanda mu almarhum tapi buatah lukisanmu sendiri yang bila perlu lebih bagus dari luisan ayahandamu. Percayalah dari ketinggian di atas sana dia akan tersenyum melihatmu.

herjuno mengatakan...

lha, saii aku melu mbrebes mili...huuuhh.....posting yang mengharukan..

herjuno mengatakan...

oh ... tears in heaven juga ga kalah mengharukannya...wwwoooowww....

Anonim mengatakan...

tetap aja mengharukan kedati posting ini udah gw baca berkali-kali,,hmmm (Ryan)