Dina Rade adalah anak bungsu dari pasangan Robert Riwu Kaho (almarhum) dan Agustin Sabartinah Soedarjat. Ya, pembaca betul karena Dina adalah adik kandung saya. Dia anak ke-12 dari 12 orang bersaudara. Jadi, orang ini hanya punya kakak. Tidak punya adik. Kacciiiiaaaannnn...Akibatnya, Dina agak manja dan juga, agak pelit (wah, gawat). Perhitungan, katanya.
Tetapi hari ini dia tidak sedang "kumat". Dina mengirimkan satu buah doa. Mula-mula hanya untuk saya. Lalu, setelah saya pikir, doa ini ada baiknya disebarkan kepada mereka yang meyakininya. Doa ini sederhana, siapakah yang bisa tampil glamorous di depan Tuhan, tetapi inilah permintaan hari ini. Ya, hari ini. Oh, ya seorang sahabat menulis dalam komentarnya begini: "mulailah hari ini dengan sebuah do'a". Wah, mungkin Roh Kudus yang membisikan kepada saya untuk memulai bekerja dengan terlebih dahulu berdoa. Lantas, Roh Kudus membisikan kepada Dina: kirimkan kakakmu sebuah do'a. Terima kasih Sahabat. Terima Kasih Dina.
DOA SATU MENIT
Tuhan Yesus,
Terima kasih Tuhan untuk cinta kasihMu bagiku.
Engkau sudah menjaga dan memelihara diriku dan
keluargaku ini hari lepas hari, kami hidup aman
dalam lindunganMu dan berkatMu berlimpah dalam
hidup kami.
Akupun bersyukur Engkau masih memberikanku pekerjaan
dan aku masih menerima gaji yang dapat kugunakan
untuk memenuhi kebutuhan diriku dan keluargaku,
dan untuk menolong sesamaku.
Di tengah situasi ekonomi yang semakin sulit ini,
aku sangat menyadari dan prihatin dengan kehidupan
di negara ini, akan semakin banyak orang miskin,
akan semakin banyak mereka yang hidupnya terlantar,
dan bahkan mungkin terancam pemutusan hubungan kerja
karena perusahaannya pailit.
Oh... Tuhan...
kepadaMulah aku memohon agar Engkau menolong
bangsa ini, Engkau memberikan kekuatan kepada kami semua
untuk mampu bertahan dalam situasi sulit ini,
dan semakin bergantung kepadaMu Tuhan.
Tolonglah sesamaku yang hidupnya susah,
yang untuk makan hari ini saja sulit,
bukakanlah jalan bagi mereka.
Gerakkanlah hatiku dan seluruh umatMu juga Tuhan,
untuk bukan hanya sekedar prihatin dengan keadaan ini,
tapi juga mengulurkan tangan membantu mereka
yang susah.
Engkau sudah memberkati kami, dan kamipun mau
menjadi berkat bagi orang lain juga.
Terima kasih Tuhan Yesus.
Di dalam namaMu, aku panjatkan doa ini
Amin